Usulkan Review Desain
Belum Layani Pasien Rawat Inap
Jumat, 13 Juli 2018 - 11:03 WIB > Dibaca 196 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Pemko Review Desain RSD Madani

Hanya 30 Orang Pasien Sehari



(RIAUPOS.CO) - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru masih belum dapat memberikan pelayanan dengan maksimal. Keterbatasan alat kesehatan (alkes) dan pembangunan fisik menjadi salah satu faktor penyebabnya. Pelayanan rawat inap bagi pasien sementara ini juga belum dapat dilayani.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy mengatakan, kondisi fisik bangunan yang belum tuntas 100 persen menyebabkan pelayanan di rumah sakit tersebut belum benar-benar maksimal. Namun begitu, rumah sakit yang berlokasi di Jalan Garuda Sakti ini telah melayani secara maksimal untuk pelayanan UGD serta poli umum.

“Pelayanan sekarang hanya melayani di UGD, pelayanan dokter spesialis, termasuk juga pelayanan di poli umum. Untuk rawat inap memang belum bisa kami laksanakan karena kondisi fisiknya belum selesai,” ujarnya kepada Riau Pos, Kamis (11/7).

Lanjut Zaini, dengan adanya usulan dana baik di APBD, bankeu dan usulan ke pemerintah pusat melalui DAK, ia berharap pembangunan rumah sakit atau fasilitasnya bisa selesai di tahun 2019. Saat ini pembangunan rumah sakit disebutkannya hampir mencapai 100 persen.

‘‘Kemudian kalau ditanya tentang kelanjutan pembangunannya, sama-sama kita ketahui saat ini masih belum selesai 100 persen kondisinya masih 82 persen,” ungkapnya.

Dijelaskannya, di tahun 2017 kemarin sudah mengusulkan melalui APBD sebesar Rp16 miliar untuk dilaksanakan. Juga mengusul dana DAK (pemerintah pusat) sebanyak Rp7,3 miliar.

“Harapannya dengan dana Rp23 miliar itu membantu menyelesaikan. Kalau kami melihat di perencanaan awal untuk menyesaikan fisik rumah sakit tersebut diperkirakan memerlukan dana rumah sakit dan instalasi penunjang seperti laundry, masjid dan lainnya totalnya sebesar Rp125 miliar,” terangnya.

Lanjut Zaini, seandainya yang Rp23 miliar yang tahun ini dikerjakan, berarti masih ada kekurangan sekitar Rp25 miliar lagi untuk menyelesaikan fisik bangunannya.

Untuk kelanjutan pembangunan rumah sakit ini juga mengusulkan review desain. Tujuannya untuk melihat sejauh mana yang sudah dilaksanakan dan apa yang menjadi kekurangannya.

Rumah sakit Madani selesai dibangun tahun 2016 melalui multiyears. “Kemudian di tahun 2017, kami melanjutkan pembangunan untuk kamar mayat dan laundry,” sebutnya.(gem)

Laporan JOKO SUSILO, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi

Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:40 wib

Kadiskominfops Ikuti Rapat Finalisasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
PILPRES 2019
Elite PKS Protes Manuver Prabowo, Begini Komentar Gerindra
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Tio Pakusadewo Kecewa Sidang Putusan Ditunda Pekan Depan
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:30 wib

Diskes Siagakan Tim Medis di MTQ
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:20 wib
PILPRES 2019
Prabowo Kian Sering Lakukan Manuver Politik, Tak Percaya PKS Lagi?
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:15 wib
TERKAIT PENYERANGAN BOM MOLOTOV
Gerakan #2019GantiPresiden Terus Jalan meski Mardani Diteror
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Tiga Pengedar Sabu Dibekuk

Tiga Pengedar Sabu Dibekuk
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Perbaikan dan Pengelolaan JPO Bakal Diserahkan ke Pihak Ketiga
Akhirnya, JPO Bisa Digunakan

Kamis, 19 Juli 2018 - 13:04 WIB

Telur Mahal, DPP Tak Bisa Gelar  Operasi Pasar

Kamis, 19 Juli 2018 - 12:47 WIB

Ketua RW Dilaporkan Cabuli Enam Bocah

Kamis, 19 Juli 2018 - 12:44 WIB

Tak Sempat Selamatkan Isi Rumah

Kamis, 19 Juli 2018 - 12:38 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini