Ruang Kreatif yang Kian Diminati
Jumat, 13 Juli 2018 - 10:04 WIB > Dibaca 188 kali Print | Komentar
Ruang Kreatif yang Kian Diminati
ADEGAN: Salah satu adegan teater persembahan komunitas Home Theatre asal Kota Pekanbaru pada Panggung Seni Kreatif (PSK), Sabtu (7/7/2018) lalu di Riau Creative Center, Kompleks Bandar Serai, Pekanbaru
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Komunitas Home Theatre, Callmewak Band, dan Thanks for the Memories membuka perhelatan Panggung Seni Kreatif (PSK) pasca Idul Fitri. Ketiga komunitas tersebut tampil maksimal pada Sabtu (7/7) di panggung Riau Creative Center di salah satu pojok kompleks Bandar Serai (purna MTQ) Pekanbaru.
 
Pada perhelatan yang ditaja Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Riau setiap akhir pekan lalu, tidak hanya ada suguhan seni. Puluhan anggota komunitas Karimun Pekanbaru, ikut memeriahkan dengan menggelar hari jadi komunitas mereka. Palingtidak, PSK telah berkembang menjadi ruang baru bagi seniman dan komunitas lain untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

      ‘’Saya sangat berbangga sekali. Selain komunitas seni yang tak henti berkreasi di ruang ini, juga komunitas lain juga tertarik bergabung di sini. Kreasi dan apresiasi antar tontonan dan penonton semakin hari semakin bertumbuh di ruang ini. Kami berharap, ke depan semakin ramai orang hadir dan menjadikan helat yang ditaja sepanjang tahun ini sebagai ruang alternatif bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu luangnya,’’ ulas Kadis Pariwisata Riau Fahmizal, saat membuka acara.

Pada Sabtu malam tersebut, komunitas Home Theatre tampil dengan suguhan yang segar. Noviyanti selaku sutradara berhasil  menarik perhatian penonton yang hadir pada malam itu. Teater dengan genre komedi yang dipersembahkan nya terbilang tepat, sesuai dengan situasi dan kondisi panggung out door.

‘’Kami memilih karya komedi karena sesuai dengan kondisinya. Jadi penonton tak perlu susah-susah memahami apa yang mereka tonton, plus terhibur,’’ ungkap Novi.

Sementara itu, komunitas Callmewak Band datang dari Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti membawakan beberapa tembang lagu. Tidak hanya menggunakan alat-alat musik seperti band pada umumnya, mereka mengolaborasikan dengan alat musik tradisi, seperti gambus (alat petik), dan lainnya. ‘’Alhamdulillah, akhirnya bisa juga kami tampil di ruang kreatif ini. Memang harus diakui, ruang serupa ini harus diperbanyak sehingga para insan seni tidak kewalahan menggelar karya mereka,’’ ujar Rudy Kodon, sang vokalis Callmewak Band.(ifr)
KOMENTAR
Berita Update

Dilepas Mursini, 23 Jalur Melaju
Jumat, 20 Juli 2018 - 14:00 wib
Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja

Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:49 wib

Gubernur Papua Kunjungi Meranti
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:20 wib
Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan

Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:19 wib
Penjualan di Riau Meningkat 30 Persen
Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Suka Fajar Duri
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:58 wib
Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara

Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:40 wib

Hewan Kurban Dipantau
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:17 wib
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat

Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:16 wib
IHSG Kembali Melemah

IHSG Kembali Melemah
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:11 wib
Cari Berita
Komunitas Terbaru
Baca Buku Gratis Bagi Masyarakat

Minggu, 15 Juli 2018 - 11:28 WIB

Cinta Film Anak Negeri

Minggu, 08 Juli 2018 - 11:49 WIB

Rumah Para Instagramer

Minggu, 01 Juli 2018 - 10:26 WIB

Stand Up Indo Universitas Riau, Wadah Ukir Karya dan Prestasi
Awie Terpilih jadi Ketua Pilot Drone Riau

Sabtu, 09 Juni 2018 - 21:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us