TERKAIT DIVESTASI
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Kamis, 12 Juli 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 3145 kali Print | Komentar
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pengumuman bahwa saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51 persen telah menjadi milik Indonesia datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun angka itu merupakan hasil kesepakatan antara Holding BUMN Tambang PT Inalum dengan PT Freeport, setelah melalui proses negosiasi yang alot. Menurut Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra, akuisisi saham raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) oleh Holding BUMN Inalum belum berhasil.

Itu karena baru tahap kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU), belum masuk tahap Memorandum of Agreement (MoA).

"Aduh kok mau ngibul lagi sih Kang Mas Joko Widodo nih terkait klaim sudah berhasil melakukan akuisisi saham Freeport sebanyak 51 persen. Belum berhasil kok saham Freeport diakuisisi oleh Holding BUMN Pertambangan Inalum, baru tahap kesepakatan. Baru tahap MoU belum masuk ke tahap MoA," katanya, seperti diberitakan JPNN, Kamis (12/7/2018).

Dia menilai, dengan adanya kesepakatan itu proses akuisisi saham PTFI masih jauh. Terlebih, di dalam dunia bisnis yang namanya tahap MoU, saham itu belum sah menjadi milik Indonesia.

"Sebab, semua kesepakatan yang ada di MoU harus disepakati dulu oleh kedua belah pihak. Itu pun kalau MoU divestasi saham Freeport sudah diteken. Ini MoU-nya saja belum diteken kok sudah klaim berhasil mengakusisi saham Freeport 51 persen. Ngerti enggak sih Joko Widodo tentang prosedur akusisi saham," jelasnya.

Di samping klausul di dalam MoU harus disepakati sebelum meningkat ke tahap MoA, dia pun meragukan keuangan Hoding BUMN Inalum mampu mengakuisisi saham perusahaan asal Amerika itu.

"Kalau pakai pendanaan pinjaman bank dari luar negeri dan dalam negeri apa saat ini perbankan mau ngucurin dana ke sektor pertambangan yang lagi meredup. Jadi, Joko Widodo jangan bohongi publik dong tentang divestasi saham Freeport," tutupnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja

Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:49 wib

Gubernur Papua Kunjungi Meranti
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:20 wib
Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan

Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:19 wib
Pembunuh Wanita Dalam Sumur Ditangkap

Pembunuh Wanita Dalam Sumur Ditangkap
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:00 wib
Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara

Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:40 wib

Hewan Kurban Dipantau
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:17 wib
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat

Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:16 wib
IHSG Kembali Melemah

IHSG Kembali Melemah
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:11 wib

Telkomsel Hadirkan Paket Haji 3 in 1
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:04 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Rp1,165 Miliar Sitaan Kasus BLJ Diterima Pemkab Bengkalis
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Mahfud MD Cawapres, Jokowi Makin Jauh Tinggalkan Prabowo
Penyelesaian RTK Tertunda Sampai 30 Juli

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:00 WIB

Hanura Tak Persoalkan M Adil Pindah Partai

Jumat, 20 Juli 2018 - 10:59 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us