TERKAIT DIVESTASI
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Kamis, 12 Juli 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 3412 kali Print | Komentar
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pengumuman bahwa saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51 persen telah menjadi milik Indonesia datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun angka itu merupakan hasil kesepakatan antara Holding BUMN Tambang PT Inalum dengan PT Freeport, setelah melalui proses negosiasi yang alot. Menurut Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra, akuisisi saham raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) oleh Holding BUMN Inalum belum berhasil.

Itu karena baru tahap kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU), belum masuk tahap Memorandum of Agreement (MoA).

"Aduh kok mau ngibul lagi sih Kang Mas Joko Widodo nih terkait klaim sudah berhasil melakukan akuisisi saham Freeport sebanyak 51 persen. Belum berhasil kok saham Freeport diakuisisi oleh Holding BUMN Pertambangan Inalum, baru tahap kesepakatan. Baru tahap MoU belum masuk ke tahap MoA," katanya, seperti diberitakan JPNN, Kamis (12/7/2018).

Dia menilai, dengan adanya kesepakatan itu proses akuisisi saham PTFI masih jauh. Terlebih, di dalam dunia bisnis yang namanya tahap MoU, saham itu belum sah menjadi milik Indonesia.

"Sebab, semua kesepakatan yang ada di MoU harus disepakati dulu oleh kedua belah pihak. Itu pun kalau MoU divestasi saham Freeport sudah diteken. Ini MoU-nya saja belum diteken kok sudah klaim berhasil mengakusisi saham Freeport 51 persen. Ngerti enggak sih Joko Widodo tentang prosedur akusisi saham," jelasnya.

Di samping klausul di dalam MoU harus disepakati sebelum meningkat ke tahap MoA, dia pun meragukan keuangan Hoding BUMN Inalum mampu mengakuisisi saham perusahaan asal Amerika itu.

"Kalau pakai pendanaan pinjaman bank dari luar negeri dan dalam negeri apa saat ini perbankan mau ngucurin dana ke sektor pertambangan yang lagi meredup. Jadi, Joko Widodo jangan bohongi publik dong tentang divestasi saham Freeport," tutupnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

PT Amanah Travel Berangkatkan 23 Jamaah Umrah
Rabu, 20 November 2018 - 21:38 wib
Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat
Rabu, 20 November 2018 - 19:30 wib
Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018

Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018
Rabu, 20 November 2018 - 18:51 wib
Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama

Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama
Rabu, 20 November 2018 - 18:25 wib
Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Surat Suara Lebih Besar dari Koran
Rabu, 20 November 2018 - 17:54 wib

Najib Razak Kembali Diperiksa KPK Malaysia
Rabu, 20 November 2018 - 17:36 wib
Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor

Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor
Rabu, 20 November 2018 - 17:32 wib

Sabu Rp4 M Disimpan dalam Tas Ransel
Rabu, 20 November 2018 - 17:22 wib
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk
Rabu, 20 November 2018 - 15:00 wib

Pemkab Komit Kelola Lahan Gambut
Rabu, 20 November 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Selasa, 20 November 2018 - 19:30 WIB

Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Selasa, 20 November 2018 - 17:54 WIB

Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor

Selasa, 20 November 2018 - 17:32 WIB

LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

Senin, 19 November 2018 - 10:36 WIB

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Minggu, 18 November 2018 - 06:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini