TERKAIT DIVESTASI
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Kamis, 12 Juli 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 3294 kali Print | Komentar
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pengumuman bahwa saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51 persen telah menjadi milik Indonesia datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun angka itu merupakan hasil kesepakatan antara Holding BUMN Tambang PT Inalum dengan PT Freeport, setelah melalui proses negosiasi yang alot. Menurut Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra, akuisisi saham raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) oleh Holding BUMN Inalum belum berhasil.

Itu karena baru tahap kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU), belum masuk tahap Memorandum of Agreement (MoA).

"Aduh kok mau ngibul lagi sih Kang Mas Joko Widodo nih terkait klaim sudah berhasil melakukan akuisisi saham Freeport sebanyak 51 persen. Belum berhasil kok saham Freeport diakuisisi oleh Holding BUMN Pertambangan Inalum, baru tahap kesepakatan. Baru tahap MoU belum masuk ke tahap MoA," katanya, seperti diberitakan JPNN, Kamis (12/7/2018).

Dia menilai, dengan adanya kesepakatan itu proses akuisisi saham PTFI masih jauh. Terlebih, di dalam dunia bisnis yang namanya tahap MoU, saham itu belum sah menjadi milik Indonesia.

"Sebab, semua kesepakatan yang ada di MoU harus disepakati dulu oleh kedua belah pihak. Itu pun kalau MoU divestasi saham Freeport sudah diteken. Ini MoU-nya saja belum diteken kok sudah klaim berhasil mengakusisi saham Freeport 51 persen. Ngerti enggak sih Joko Widodo tentang prosedur akusisi saham," jelasnya.

Di samping klausul di dalam MoU harus disepakati sebelum meningkat ke tahap MoA, dia pun meragukan keuangan Hoding BUMN Inalum mampu mengakuisisi saham perusahaan asal Amerika itu.

"Kalau pakai pendanaan pinjaman bank dari luar negeri dan dalam negeri apa saat ini perbankan mau ngucurin dana ke sektor pertambangan yang lagi meredup. Jadi, Joko Widodo jangan bohongi publik dong tentang divestasi saham Freeport," tutupnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 WIB

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 WIB

Apresiasi Komitmen Partai

Jumat, 21 September 2018 - 17:30 WIB

Jadi Timses, Ketum Pemuda Muhammadiyah Mundur dari  PNS

Jumat, 21 September 2018 - 13:55 WIB

Komitmen Tolak Politik Transaksional

Jumat, 21 September 2018 - 11:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us