DUKUNG AGAR DIGUGURKAN
Mantan Ketua MK Ini Sesumbar Akan Kabulkan Uji Materi PT 20 Persen
Kamis, 12 Juli 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 1047 kali Print | Komentar
Mantan Ketua MK Ini Sesumbar Akan Kabulkan Uji Materi PT 20 Persen
Mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Proses uji materi terkait aturan ambang batas pencalonan Presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen masih bergulir di Mahakamah Konstitusi (MK).

Menurut mantan Ketua MK pertama, Jimly Asshiddiqie, dirinya mendukung jika PT 20 persen digugurkan dan diubah menjadi 0 persen. Langkah itu, kata dia, akan lebih baik bagi kemajuan demokrasi Indonesia.

Kendati diubah menjadi 0 persen memicu munculnya banyak figur yang maju sebagai capres, dia menilai hal itu tak perlu dipermasalahkan. Itu karena rakyat akan semakin banyak mendapat alternatif pilihan dan demokrasi secara otomatis akan semakin terbuka.

"Nggak apa-apa calonnya banyak, emang kenapa nggak ada yang salah. Sehingga 0 persen itu masuk akal, lebih baik lah. Kalau memnag ditolak oleh MK bisa diajukan untuk diturunkan saja misalnya 10 persen," katanya di Universitas Indonesia Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Diterangkannya, PT 20 persen akan menghambat seseorang maju sebagai capres, terutama jika ada capres petahana. Dengan begitu, aturan itu layak dipertimbangkan ulang.

Dia menambahkan, jika saat ini ia masih berkuasa di MK, dirinya akan dengan mudah mengabulkan permohonan judicial review tersebut.

"Kalau misal saya hakimnya bisa saja saya dikabulkan, cuma saya sudah pensiunkan," jelas Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu.

Lantas, dia pun berharap MK dapat memutus perkara itu dengan bijak kendati MK pernah dua kali menolak perkara tersebut. Dia pun berharap para hakim MK mampu melihat situasi yang terjadi sekarang.

"Mudah-mudahan diputus dengan wawasan luas, jangan sampe karena udah pernah diputus, karena baiknya menentukan perkembangan baru," tuntasnya. (sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Jumat, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Jumat, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Jumat, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Jumat, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Jumat, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Jumat, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Jumat, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Jumat, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Jumat, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Jumat, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Dipecat PAN, Andi Nurbai Tunggu Surat Gubri

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

Paripurna Pengunduran Gubri Tunggu DCT

Kamis, 20 September 2018 - 12:50 WIB

Prabowo Ingat Ibunda yang Perawat

Kamis, 20 September 2018 - 12:30 WIB

LIPI: Tidak Ada Komitmen Partai Berantas Korupsi

Kamis, 20 September 2018 - 12:20 WIB

KPU: Taati Aturan Main Kampanye

Kamis, 20 September 2018 - 12:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini