CAPAI KESEPAKATAN
Simak! Ini Kata Kemenkominfo Terkait Pencabutan Pemblokiran Tik Tok
Kamis, 12 Juli 2018 - 17:50 WIB > Dibaca 204 kali Print | Komentar
Simak! Ini Kata Kemenkominfo Terkait Pencabutan Pemblokiran Tik Tok
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aplikasi video lip sync, Tik Tok sudah kembali bisa digunakan oleh para penggemarnya sejak Selasa (10/7/2018) siang setelah pemerintah menghentikan pemblokiran.

Adapun pihak pengelola Tik Tok dan pemerintah memang telah mencapai kesepakatan tentang sistem moderasi konten. Aplikasi milik anak perusahaan Beijing Bytendance Technology itu diblokir oleh pemerintah sejak Selasa (3/7/2018) lalu.

Pemerintah berlasan, itu karena banyak konten pornografi yang tersebar dan tidak tersaring dengan baik. Menurut Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pangerapan, setelah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan pemerintah, pihak pengelola Tik Tok mendatangi kantor Kemenkominfo untuk mengajukan permohonan pembukaan blokir.

’’Mereka (Tik Tok, red) datang ke Kemenkomifo Senin (9/7/2018), Selasa kami lakukan normalisasi,” ucapnya, sebagaimana dikutip Jawa Pos, Rabu (11/7/2018).

Semmy, panggilannya, menyebut bahwa sejumlah persyaratan yang dipenuhi Tik Tok,  di antaranya membersihkan konten-konten yang dikategorikan ilegal, baik itu berupa pornografi, pornoaksi, dan penistaan agama.

Di samping itu, mereka melakukan moderasi konten dengan mempekerjakan karyawan orang Indonesia yang memahami konteks ke-Indonesia-an.

“Mereka juga sudah membuat panduan pengguna (user guidelines) dalam bahasa Indonesia,” terangnya.

Tidak kalah penting, Kemenkominfo percaya bahwa Tik Tok telah memperbaiki sistem pelaporan dan filterisasi konten yang mereka janjikan.

“Jadi, ada flagging system untuk menandai konten yang negatif,” paparnya.

Tak hanya itu, Tik Tok menyediakan saluran langsung untuk menerima pelaporan yang dilakukan oleh pemerintah. Operasional Tik Tok saat ini dapat diawasi langsung.

“Tim dari Kemenkominfo sudah melakukan klarifikasi dan meninjau langsung kantor Tik Tok di Jakarta,” bebernya.

Adapun pemerintah masih akan memberlakukan penjatuhan sanksi pemblokiran terhadap aplikasi yang dinilai menyebarluaskan konten negatif. Tidak seperti Tik Tok yang merespons cepat, sampai saat ini aplikasi Tumblr masih diblokir di Indonesia.

Hal itu karena mereka tidak merespon atas permintaan pemerintah untuk melakukan pembersihan.

“Kami tidak tahu mengapa mereka (Tumblr, red) tidak merespons. Tapi, ya, kalau tidak patuh, tetap diblokir,” tutupnya. (tau/agm)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dilepas Mursini, 23 Jalur Melaju
Jumat, 20 Juli 2018 - 14:00 wib
Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja

Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:49 wib

Gubernur Papua Kunjungi Meranti
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:20 wib
Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan

Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:19 wib
Penjualan di Riau Meningkat 30 Persen
Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Suka Fajar Duri
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:58 wib
Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara

Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:40 wib

Hewan Kurban Dipantau
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:17 wib
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat

Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:16 wib
IHSG Kembali Melemah

IHSG Kembali Melemah
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:11 wib
Cari Berita
Teknologi Terbaru
Kadiskominfops Ikuti Rapat Finalisasi

Kamis, 19 Juli 2018 - 20:00 WIB

Samsung Galaxy Note 9 Dikabarkan Meluncur 9 Agustus

Minggu, 01 Juli 2018 - 13:54 WIB

Honor Klaim Jadi Raja Smartphone di Pasar Online

Minggu, 01 Juli 2018 - 13:52 WIB

Huawei P20 Pro Andalkan Tiga Kamera Utama

Minggu, 01 Juli 2018 - 13:50 WIB

Xiaomi Mi Max 3 Tampil dengan Layar Lebar

Minggu, 24 Juni 2018 - 14:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us