PILPRES 2019
Airlangga dan SBY Bertemu, Jokowi Akan Duet dengan AHY?
Kamis, 12 Juli 2018 - 16:20 WIB > Dibaca 261 kali Print | Komentar
Airlangga dan SBY Bertemu, Jokowi Akan Duet dengan AHY?
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat permintaan agar mendukung Joko Widodo atau Jokowi dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Permintaan itu terlontar dalam pertemuan di kediaman SBY, Jakarta, beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Menurutnya, kala itu dia mendampingi SBY menerima kedatangan Airlangga dan politikus senior PG MS Mohamad Suleman (MS) Hidayat.

Sembari berbincang dan minum teh, mereka membicarakan pilpres, yang substansinya saling bertukar informasi, baik dari Airlangga dan SBY. Semua memahami bahwa waktu pendaftaran sudah dekat. Pada saat pertemuan itu tepat tinggal 30 hari lagi.

"Panjang sekali diskusinya. Apakah benar ada ajakan ke Pak Jokowi, itu betul," ujarnya di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

SBY, imbuhnya, sudah menyampaikan bahwa PD tidak memiliki capres. PD mempersiapkan cawapres. Nah, yang ada untuk menjadi capres adalah Jokowi, dan kemungkinan Prabowo Subianto.

"Tentu ajakan (dukung Jokowi) itu ada dan mari timbang sama-sama. Tapi kan pertemuan dengan Pak Prabowo juga berkomunikasi," tuturnya.

Di ujung pertemuan dengan Airlangga, imbuhnya, disepakati untuk bertemu lagi jelang masa pendaftaran capres dan cawapres 4 Agustus 2018.

"Salah satu yang dibahas kapan pasangan itu akan diumumkan," jelas Anggota Komisi III DPR itu.

Di sisi lain, dia pun membantah dalam pertemuan itu SBY menyatakan ke Partai Golkar bahwa Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak harus menjadi cawapres, tetapi juga menteri.

Ditegaskannya bahwa tidak ada sama sekali menawarkan posisi untuk putra SBY itu.

"Itu sama sekali tidak. Kami tidak bicara itu, kami benar-benar bicara soal politik, bagaimana perkembangannya, bagaimana posisi Mas Airlangga dan bagaimana bertukar informasi. Tapi tidak bicara orang, tidak bicara jatah," bebernya.

Lebih jauh, dia menepis anggapan bahwa dalam ajakan gabung bersama Jokowi itu, Partai Golkar dan PD juga sudah membicarakan soal bagi-bagi menteri.

"Tidak, kami tidak membicarakan menteri. Kami membicarakan bagaimana baiknya koalisi itu dibangun," bebernya.

Dia menambahkan, keputusan PD pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) lalu bahwa berkoalisi itu harus bersama-sama membicarakan program, kerja, dan lain-lain.

"Bukan syaratnya apa, tapi ayo sama-sama. Misalnya jika bersama lima tahun, tentu harus punya pikiran yang sama. Jangan lupa bahwa Demokrat punya sepuluh persen lebih (suara) juga sehingga bisa mendiskusikan banyak sekali tentang hal yang dianggap penting," tuntasnya. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dilepas Mursini, 23 Jalur Melaju
Jumat, 20 Juli 2018 - 14:00 wib
Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja

Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan saat Bekerja
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:49 wib

Gubernur Papua Kunjungi Meranti
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:20 wib
Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan

Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:19 wib
Penjualan di Riau Meningkat 30 Persen
Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Suka Fajar Duri
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:58 wib
Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara

Abdul Hamid dan Ayu Nopia Terpilih Bujang Dara
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:40 wib

Hewan Kurban Dipantau
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:17 wib
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat

Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:16 wib
IHSG Kembali Melemah

IHSG Kembali Melemah
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:11 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Rp1,165 Miliar Sitaan Kasus BLJ Diterima Pemkab Bengkalis
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Mahfud MD Cawapres, Jokowi Makin Jauh Tinggalkan Prabowo
Penyelesaian RTK Tertunda Sampai 30 Juli

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:00 WIB

Hanura Tak Persoalkan M Adil Pindah Partai

Jumat, 20 Juli 2018 - 10:59 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us