Cegah PKL Kembali
Kamis, 12 Juli 2018 - 12:15 WIB > Dibaca 394 kali Print | Komentar
Cegah PKL Kembali
ANGKAT LAPAK: Pedagang mengangkat lapak tempat dagangan mereka saat dilakukan penertiban oleh petugas Satpol PP Pekanbaru di jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (11/7/2018). CF1/MIRSHAL/RIAU POS
MARPOYAN DAMAI (RIAUPOS.CO) - Pedagang kaki lima (PKL) memenuhi jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno Hatta. Kendaraan bermotor milik pedagang dan pengunjung pasar parkir di sepanjang bahu jalan. Sementara, puluhan kendaraan yang ingin melewati jalan itu terjebak macet cukup panjang.

Kesemrawutan yang terjadi setiap hari itu berakhir, Rabu (11/7). Puluhan personel Satpol PP Pekanbaru diterjunkan untuk melakukan penertiban pagi itu. Untuk mencegah PKL kembali lagi,  Satpol PP menempatkan petugas jaga di lokasi.

Pedagang yang tak menyangka petugas akan datang, tak sempat kabur. Tapi, petugas hanya mengangkut meja-meja kayu yang dipakai pedagang untuk menjajakan barang dagangan. Sedangkan barang dagangan diperbolehkan dibawa pedagang.

Petugas juga mengimbau pedagang agar berpindah tempat jualan ke dalam Pasar Pagi Arengka.

Dalam hitungan jam, jalur lambat yang semula penuh oleh pedagang, menjadi steril. Kini lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Arus lalu lintaas sedikit lebih lancar.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono mengatakan, penertiban tersebut bertujuan mengurangi tingkat kemacetan selama proses pembangunan flyover. Sebab keberadaan pedagang telah menghambat kelancaran arus lalu lintas kendaraan.

“Sudah kami tertibkan, Sekarang tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sana,” ujar Agus Pramono kepada Riau Pos, Rabu (11/7).

Dijelaskan Agus, para pedagang tidak dibenarkan berjualan di jalur lambat, karena dampaknya menganggu ketertiban umum. Bahkan selama ini, pihaknya sudah kerap melakukan upaya persuasif hingga penertiban. Namun para pedagang tidak kunjung mengindahkannya.

“Tidak satupun pedagang yang dibenarkan berjualan di sana. Pedagang kami minta berjualan di tempat yang telah disediakan,” tambah mantan Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru itu.

Usai pelaksanaan penertiban ini sebut Agus, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Nantinya kata dia, pihaknya menempatkan sejumlah personel untuk melakukan penjagaan, sehingga para pedagang tidak kembali berjualan di jalur lambat tersebut.

“Kami tempatkan personel. Jika pedagang kembali berjualan, kami tertibkan. Bila perlu barang dagangannya kami sita sebagai efek jera,” tegas Agus Pramono.(rir)


KOMENTAR
Berita Update
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Senin, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Senin, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Senin, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Senin, 19 November 2018 - 16:00 wib

Bupati Buka Kejuaraan Panahan
Senin, 19 November 2018 - 15:30 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Senin, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Senin, 19 November 2018 - 14:22 wib
Kampanye Kurangi Penggunaan Plastik

Kampanye Kurangi Penggunaan Plastik
Senin, 19 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
HUT Ke-61, PAPDI Gelar Pengabdian Masyarakat

Senin, 19 November 2018 - 10:16 WIB

IDI Riau Gembira PN Pekanbaru Menangkan Gugatan Anggotanya
1250 Orang Antusias Ikuti Rangkaian #Hands4Diabetes

Minggu, 18 November 2018 - 14:18 WIB

Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Sagang Online
loading...
Follow Us