Cegah PKL Kembali
Kamis, 12 Juli 2018 - 12:15 WIB > Dibaca 308 kali Print | Komentar
Cegah PKL Kembali
ANGKAT LAPAK: Pedagang mengangkat lapak tempat dagangan mereka saat dilakukan penertiban oleh petugas Satpol PP Pekanbaru di jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (11/7/2018). CF1/MIRSHAL/RIAU POS
MARPOYAN DAMAI (RIAUPOS.CO) - Pedagang kaki lima (PKL) memenuhi jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno Hatta. Kendaraan bermotor milik pedagang dan pengunjung pasar parkir di sepanjang bahu jalan. Sementara, puluhan kendaraan yang ingin melewati jalan itu terjebak macet cukup panjang.

Kesemrawutan yang terjadi setiap hari itu berakhir, Rabu (11/7). Puluhan personel Satpol PP Pekanbaru diterjunkan untuk melakukan penertiban pagi itu. Untuk mencegah PKL kembali lagi,  Satpol PP menempatkan petugas jaga di lokasi.

Pedagang yang tak menyangka petugas akan datang, tak sempat kabur. Tapi, petugas hanya mengangkut meja-meja kayu yang dipakai pedagang untuk menjajakan barang dagangan. Sedangkan barang dagangan diperbolehkan dibawa pedagang.

Petugas juga mengimbau pedagang agar berpindah tempat jualan ke dalam Pasar Pagi Arengka.

Dalam hitungan jam, jalur lambat yang semula penuh oleh pedagang, menjadi steril. Kini lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Arus lalu lintaas sedikit lebih lancar.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono mengatakan, penertiban tersebut bertujuan mengurangi tingkat kemacetan selama proses pembangunan flyover. Sebab keberadaan pedagang telah menghambat kelancaran arus lalu lintas kendaraan.

“Sudah kami tertibkan, Sekarang tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sana,” ujar Agus Pramono kepada Riau Pos, Rabu (11/7).

Dijelaskan Agus, para pedagang tidak dibenarkan berjualan di jalur lambat, karena dampaknya menganggu ketertiban umum. Bahkan selama ini, pihaknya sudah kerap melakukan upaya persuasif hingga penertiban. Namun para pedagang tidak kunjung mengindahkannya.

“Tidak satupun pedagang yang dibenarkan berjualan di sana. Pedagang kami minta berjualan di tempat yang telah disediakan,” tambah mantan Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru itu.

Usai pelaksanaan penertiban ini sebut Agus, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Nantinya kata dia, pihaknya menempatkan sejumlah personel untuk melakukan penjagaan, sehingga para pedagang tidak kembali berjualan di jalur lambat tersebut.

“Kami tempatkan personel. Jika pedagang kembali berjualan, kami tertibkan. Bila perlu barang dagangannya kami sita sebagai efek jera,” tegas Agus Pramono.(rir)


KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Kamis, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Kamis, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Kamis, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Kamis, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Kamis, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Kamis, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Kamis, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Gaji Guru Bantu Kembali Tersendat

Kamis, 20 September 2018 - 11:34 WIB

Rehab Command Centre Diselidiki

Kamis, 20 September 2018 - 10:51 WIB

PDAM Harus Ditata Ulang

Kamis, 20 September 2018 - 10:38 WIB

Sambangi Panti Asuhan di Hari Lalu Lintas

Kamis, 20 September 2018 - 10:25 WIB

Berharap Tahanan Dapat Berubah

Kamis, 20 September 2018 - 10:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us