BELUM TENTUKAN SIKAP
PAN Galau Jelang Pendaftaran Capres 2019 karena Perbedaan Pandangan
Rabu, 11 Juli 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 502 kali Print | Komentar
PAN Galau Jelang Pendaftaran Capres 2019 karena Perbedaan Pandangan
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komunikasi politik dengan mitra koalisi terus dilakukan partai politik (parpol) jelang pendaftaran capres dan cawapres 2019.

Adapun sejumlah parpol sejauh ini diketahui masih galau dan belum menentukan sikapnya di pilpres 2019, di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN). Sebab, elite PAN kerap memiliki perbedaan pandangan politik.

Sebagai contoh, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo. Menurutnya, pihaknya meyakini sikap partainya itu memiliki kecenderungan untuk bergabung kepada gerbong koalisi pendukung Prabowo, dibandingkan dua gerbong koalisi lainnya, yakni tidak pada poros Jokowi ataupun poros ketiga.

"Masih ke Prabowo (cenderung dukungan PAN)," ucapnya, seperti dikutip JawaPos.com, Rabu (11/7/2018).

Lain halnya dengan elite parpol PAN Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan. Dia justru memuji kinerja Joko Widodo (Jokowi) selama 4 tahun terakhir dalam acara diskusi beberapa bulan lalu.

Bara menilai, Jokowi merupakan sosok Presiden yang memahami rakyat karena membangun berbagai infrastruktur ke pelosok daerah.

"Memang terjadi suatu perubahan, alokasi, pembangunan dari ujung ke ujung, dan dengan berbagai penampilannya ini bahwa (Jokowi) Presiden untuk semua," ujarnya.

Dia bahkan membandingkan pembangunan pada era Jokowi dengan pemerintahan sebelumnya. Adapun pada era sebelumnya ada kecenderungan pemerintah pusat kurang memperhatikan pembangunan di luar Pulau Jawa.

"Siapapun Presidennya teruskan, tapi tentu harus beri kredit pada Jokowi yang sudah bekerja keras. Yang sudah baik akan dilanjutkan, dan kami harapkan akan ada akselerasi," terangnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga justru memiliki pandangan berbeda dengan kedua koleganya itu. Menurutnya, pihaknya belum menentukan ihwal poros mana yang akan dipilih oleh PAN.

Meski begitu, dia memastikan partainya itu tak akan berada di koalisi pendukung Jokowi. Sebaliknya, saat ini pihaknya masih menunggu proses komunikasi politik dalam waktu dekat.

"PAN telah melakukan ijtihad politik untuk menempuh jalur koalisi di luar petahana. Apakah akan ada dua poros atau akan lahir poros tengah. Jadi, tunggu saja dalam beberapa pekan ini. Saat ini masih dalam proses konsolidasi pematangan pembentukan koalisi," tutupnya. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Sabtu, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Sabtu, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Sabtu, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Sabtu, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Rabu, 14 November 2018 - 13:34 WIB

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih

Rabu, 14 November 2018 - 12:32 WIB

Masukan DPRD Akan Dilaksanakan Pemko

Rabu, 14 November 2018 - 12:00 WIB

PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini