BELUM TENTUKAN SIKAP
PAN Galau Jelang Pendaftaran Capres 2019 karena Perbedaan Pandangan
Rabu, 11 Juli 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 241 kali Print | Komentar
PAN Galau Jelang Pendaftaran Capres 2019 karena Perbedaan Pandangan
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komunikasi politik dengan mitra koalisi terus dilakukan partai politik (parpol) jelang pendaftaran capres dan cawapres 2019.

Adapun sejumlah parpol sejauh ini diketahui masih galau dan belum menentukan sikapnya di pilpres 2019, di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN). Sebab, elite PAN kerap memiliki perbedaan pandangan politik.

Sebagai contoh, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo. Menurutnya, pihaknya meyakini sikap partainya itu memiliki kecenderungan untuk bergabung kepada gerbong koalisi pendukung Prabowo, dibandingkan dua gerbong koalisi lainnya, yakni tidak pada poros Jokowi ataupun poros ketiga.

"Masih ke Prabowo (cenderung dukungan PAN)," ucapnya, seperti dikutip JawaPos.com, Rabu (11/7/2018).

Lain halnya dengan elite parpol PAN Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan. Dia justru memuji kinerja Joko Widodo (Jokowi) selama 4 tahun terakhir dalam acara diskusi beberapa bulan lalu.

Bara menilai, Jokowi merupakan sosok Presiden yang memahami rakyat karena membangun berbagai infrastruktur ke pelosok daerah.

"Memang terjadi suatu perubahan, alokasi, pembangunan dari ujung ke ujung, dan dengan berbagai penampilannya ini bahwa (Jokowi) Presiden untuk semua," ujarnya.

Dia bahkan membandingkan pembangunan pada era Jokowi dengan pemerintahan sebelumnya. Adapun pada era sebelumnya ada kecenderungan pemerintah pusat kurang memperhatikan pembangunan di luar Pulau Jawa.

"Siapapun Presidennya teruskan, tapi tentu harus beri kredit pada Jokowi yang sudah bekerja keras. Yang sudah baik akan dilanjutkan, dan kami harapkan akan ada akselerasi," terangnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga justru memiliki pandangan berbeda dengan kedua koleganya itu. Menurutnya, pihaknya belum menentukan ihwal poros mana yang akan dipilih oleh PAN.

Meski begitu, dia memastikan partainya itu tak akan berada di koalisi pendukung Jokowi. Sebaliknya, saat ini pihaknya masih menunggu proses komunikasi politik dalam waktu dekat.

"PAN telah melakukan ijtihad politik untuk menempuh jalur koalisi di luar petahana. Apakah akan ada dua poros atau akan lahir poros tengah. Jadi, tunggu saja dalam beberapa pekan ini. Saat ini masih dalam proses konsolidasi pematangan pembentukan koalisi," tutupnya. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Gubernur Papua Kunjungi Meranti
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:20 wib
Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan

Perjuangkan Pembangunan Lapas di Pelalawan
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:19 wib
Pembunuh Wanita Dalam Sumur Ditangkap

Pembunuh Wanita Dalam Sumur Ditangkap
Jumat, 20 Juli 2018 - 13:00 wib
Penjualan di Riau Meningkat 30 Persen
Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Suka Fajar Duri
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:58 wib

Hewan Kurban Dipantau
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:17 wib
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat

Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:16 wib
IHSG Kembali Melemah

IHSG Kembali Melemah
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:11 wib

Telkomsel Hadirkan Paket Haji 3 in 1
Jumat, 20 Juli 2018 - 12:04 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Rp1,165 Miliar Sitaan Kasus BLJ Diterima Pemkab Bengkalis
Pembatasan Importir Membuka Persaingan Tidak Sehat
Mahfud MD Cawapres, Jokowi Makin Jauh Tinggalkan Prabowo
Penyelesaian RTK Tertunda Sampai 30 Juli

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:00 WIB

Hanura Tak Persoalkan M Adil Pindah Partai

Jumat, 20 Juli 2018 - 10:59 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us