HUT BHAYANGKARA
Pesan Jokowi ke Polri: Buang Budaya Koruptif, Tingkatkan Kepercayaan Publik
Rabu, 11 Juli 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 261 kali Print | Komentar
Pesan Jokowi ke Polri: Buang Budaya Koruptif, Tingkatkan Kepercayaan Publik
Upacara HUT Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta Pusat. (DESYINTA NURAINI/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Capaian Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini selayaknya tidak membuat korps Bhayangkara lekas berpuas diri. Hal itu dikatakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebab, kata mantan gubernur DKI Jakarta itu,  sejumlah hal perlu ditingkatkan. Pertama, dengan memantapkan soliditas internal dan profesionalisme Polri agar menumbuhkan dan memperkokoh semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks.

Dia menerangkan,  kedua, melakukan perbaikan terhadap kelemahan-kelemahan yang ada.

"Terutama dalam penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan," katanya saat menyampaikan amanat upacara syukuran HUT Bhayangkara di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Yang ketiga, sambungnya, menghindar dari korupsi.

"Buang budaya koruptif dan hindari tindakan yang berlebihan serta tingkatkan kepercayaan publik kepada Polri," tegasnya.

Adapun keempat, mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan tindakan humanis dalam menangani setiap permasalahan sosial yang timbul. Terakhir, meningkatkan sinergi, koordinasi, dan komunikasi dengan TNI, serta semua elemen pemerintah hingga masyarakat dalam menjalankan tugas.

Mantan walikota Surakarta itu yakin, dengan ikhtiar untuk melakukan perbaikan-perbaikan meningkatkan soliditas dan profesionalisme, Polri akan menjadi institusi yang semakin dipercaya dalam menjaga stabilitas, kamtibmas, dan penegakan hukum.

"Serta sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tutupnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam kegiatan itu juga membeberkan bahwa lembaganya semakin dipercaya publik. Hal itu ditunjukkan dari sejumlah haail survei, baik dari lembaga dalam negeri maupun luar negeri. (dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Alamaaak!
Tak Mau Kalah
Selasa, 25 September 2018 - 12:11 wib

Pekanbaru Magnet Pariwisata Halal
Selasa, 25 September 2018 - 12:03 wib
Andalkan Yusril, OSO Melawan Putusan

Andalkan Yusril, OSO Melawan Putusan
Selasa, 25 September 2018 - 11:47 wib
Debat Capres Boleh Dilakukan Lembaga di Luar KPU

Debat Capres Boleh Dilakukan Lembaga di Luar KPU
Selasa, 25 September 2018 - 11:34 wib
OPD Jangan Hanya Pandai Habiskan Anggaran
Pemko Harus Gencar Lobi Pusat
Selasa, 25 September 2018 - 11:24 wib

DPRD Kebut Bahas RAPBD-P 2018
Selasa, 25 September 2018 - 11:02 wib
Nama Imam, Jadi Imam Sejak Mulai Masuk
Pengedar Narkoba Menyesal di Sel Tahanan
Selasa, 25 September 2018 - 10:57 wib
Rusunawa Terkendala Transportasi

Rusunawa Terkendala Transportasi
Selasa, 25 September 2018 - 10:46 wib
Teknologi Masaro jadi Solusi Sampah Pasar
UPS Bakal Diambil Alih Pemko
Selasa, 25 September 2018 - 10:40 wib

Sambut HUT Rohil, Angkat Potensi Kerang
Selasa, 25 September 2018 - 10:24 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us