Tunggu Panggilan BPKP Ekspos Lampu Jalan
Rabu, 11 Juli 2018 - 10:13 WIB > Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan ekspos permasalahan tagihan lampu jalan milik Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Perusahaan Listrik Negera (PLN) belum terlaksana. Pasalnya kedua instansi tersebut belum menerima panggilan dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Kendi Harahap mengatakan, pihaknya telah menyiapkan semua data yang akan diperlukan dalam pelaksanaan ekspos. Data ini mengenai seluruh yang berkaitan dengan lampu PJU milik Pemko Pekanbaru. “Semua data-data sudah kami siapkan untuk ekspos tersebut,” ungkap Kendi kepada Riau Pos, Selasa (10/7).

Disampaikan Kendi, sebelumnya pelaksanana ekspos dalam proses audit direncanakan akan digelar, Selasa (10/7). Namun hingga kini belum ada panggilan dari BPKP Perwakilan Riau. ”Kami masih menunggu, kemarin memang diagendakan Senin atau Selasa. Kemungkinan mereka masih ada agenda yang lain,” kata mantan Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru.

Ketika disinggung mengenai target audit tersebut rampung, mengingat hasil sangat diperlukan dan sebagai dasar pembayaran tagihan listrik ke PLN, Kendi mengaku, belum dapat memastikannya. Akan tetapi dirinya berharap, BPKP dapat menyelesaikan secepatnya.

 “Kami berharap secepat audit ini selesai. Hasil audit tersebut menentukan langkah-langkah dilakukan ke depannya. Terutama dalam penganggaran tagihan lampu tersebut apabila mengalami kekurangan,” ujarnya.

Audit ini dilakukan karena ada lonjakan tagihan listrik PJU milik Pemko Pekanbaru pada 2018. Di mana pada Januari sebesar Rp7.423.337.306, lalu Februari Rp7.853.589.643. Namun menariknya, pada Maret tagihan tersebut membengkak menjadi Rp13.027.036.008 dan bulan April, tagihan yang mesti dibayarkan Pemko Pekanbaru turun menjadi Rp12.688.694.522.  

Sedangkan untuk tagihan Mei sebesar Rp12.617.080.170, kemudian pada Juni menjadi Rp12.521.268.775. Sementara dana yang dianggarkan untuk pembayaran tagihan lampu PJU hanya berkisar Rp7 miliar per bulan.

Membengkaknya tagihan tersebut lantaran, pemko dibebankan untuk membayar PJU nonmeterisasi setelah dilakukan pendataan bersama oleh Dishub dan PLN. Di mana hasilnya didapati 31.749 titik PJU yang belum dimeterisasi dengan pemakaian daya sebesar 23.784.950 volt ampere (VA). Sedangkan yang telah dimeterisasi hanya 9.583 titik dengan pemakaian daya 3.812.450 VA.(ade)

Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update

BRK Serahkan CSR ke Masjid Raya An-Nur
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:14 wib

Lion Air Klarifikasi soal Dugaan Kalajengking
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:04 wib

Jalan Desa Telayap Tak Kunjung Disemenisasi
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:47 wib
Bom Bunuh Diri Serang Militer, 44 Orang Tewas

Bom Bunuh Diri Serang Militer, 44 Orang Tewas
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:45 wib

Pemilihan Ketua KPU Harus Bebas Intervensi
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:32 wib

Plt Ketua Umum PSSI Tersangka
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:19 wib

PLN Turunkan Tarif 900 VA
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:15 wib

Korban 100 Orang, Pelaku Raup Rp3 Miliar
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:06 wib

Lokasi Debat Mulai Ditata
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:00 wib

Syamsuar Boyong Keluarga ke Jakarta
Sabtu, 16 Februari 2019 - 09:47 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Hari Ini Rekam KTP-el di Rumbai Pesisir

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:35 WIB

KBIH Harus Laksanakan Simulasi Manasik

Jumat, 15 Februari 2019 - 15:21 WIB

Rapat Paripurna Sering Batal

Jumat, 15 Februari 2019 - 10:15 WIB

Perpanjangan SIUPMB Tetap Diakomodir

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:40 WIB

Pemko Akan Akomodir Transportasi ke Sekolah

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us