13 KorbanTerjebak di Gua Berhasil Diselamatkan
Rabu, 11 Juli 2018 - 11:27 WIB > Dibaca 355 kali Print | Komentar
13 KorbanTerjebak di Gua Berhasil Diselamatkan
TIM MOO PA: Dua belas remaja tim sepakbola Moo Pa (Thailand) bersama asisten pelatihnya. Mereka terjebak dalam Gua Tham Luang lebih dari dua pekan akhirnya berhasil diselamatkan. (INTERNET)
Berita Terkait

Selamatkan Tim Sepakbola Junior Moo Pa Thailand di Gua



MAE SAI (RIAUPOS.CO) – Penderitaan 12 remaja tim sepakbola Moo Pa bersama asisten pelatih akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam gua Tham Luang. Sekitar pukul 19.00 waktu setempat, Thai Navy Seals telah memberikan konfirmasi bahwa korban yang terjebak selama 18 hari lokasi yang berjarak tiga km dari mulut gua.

Kabar gembira itu dikabarkan melalui postingan di halaman Facebook yang sederhana. ‘’Kami tidak tahu ini keajaiban, sains, atau apa. Tiga belas babi hutan liar sudah keluar dari gua,’’ begitu tulis Thai Navi Seals, Selasa (10/7).

Babi Hutan Liar sendiri merupakan arti dari Moo Pa, nama tim sepakbola mereka. Dalam keterangan tertulis tersebut, mereka juga mengatakan lima korban yang diselamatkan kemarin keluar dengan selamat tanpa luka atau cacat. Justru, seorang petugas medis dan tiga anggota Seals yang mendampingi mereka sejak operasi pertama yang saat ini belum keluar.

Menurut Associated Press, sorak-sorai semua petugas dan awak media pun terdengar melihat helikopter terakhir berada di langit kompleks gua tersebut. Mereka lega drama yang terjadi selama dua pekan lebih ini akhir­nya selesai. Jelas, misi tersebut sangat berbahaya.

Semua anggota yang terjebak tak punya ilmu berenang atau menyelam. Sedangkan, mereka sudah lama terjebak di ruang gua yang tak punya sirkulasi udara yang cukup. Relawan penyelam Saman Kunont yang meninggal pada 6 Juli lalu jadi bukti bahwa penyelaman tersebut bisa menguras kadar oksigen ke level yang ekstrem.

Sampai-sampai taipan di industri teknologi Elon Musk pun ingin turun tangan untuk menyelamatkan anak tersebut. Dia membawa prototipe kapal selam berukuran mini dari perusahaannya SpaceX. Serta, ahli bangunan dari Boring Company untuk membantu penyelamatan. Meski pada akhirnya, teknologi tersebut akhirnya nganggur karena dianggap tak praktis.

Dengan sistem buddy diving, 18 sampai 19 penyelam pun melakukan misi evakuasi selama tiga hari. Hasilnya, anak-anak bisa selamat dari marabahaya. Kemarin, lima korban terakhir dirujuk ke Rumah Sakit Chiangrai Prachanukroh. Mereka bakal bergabung dengan delapan temannya yang sudah lebih di sana.

Soal kondisi, tim penyelamat masih belum memberikan ke­terangan detil soal kesehatan. Yang diketahui, dari empat anak yang diselamatkan pada hari kedua misi evakuasi, ada dua yang mengalami demam dengan dugaan infeksi paru-paru. Sedangkan, empat orang yang diselamatkan di hari pertama sudah terlihat berlarian di halaman rumah sakit.

Meski begitu, pihak rumah sakit mengatakan bahwa semua korban bisa disembuhkan. Mereka perlu waktu sekitar tujuh hari untuk bisa kembali ke pelukan keluarga masing-masing.

‘’Mereka sudah bisa makan makanan normal meski dilarang untuk yang pedas. Kami juga masih harus memeriksa piskis mereka,’’ ujar Jedsada Chokdumrongsuk, Menteri Kesehatan Publik Thailand.

Jika tak ada aral melintang, mereka pun bisa bertatatap muka dengan keluarga. Namun, mereka dilarang bersentuhan. Mereka hanya diperbolehkan untuk bertemu dengan jarak dua meter.(bil/jpg)


KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
KPU Riau Belum Cetak APK
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib

Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib

RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Legislator Muslim, Antitesis Politik Ketakutan

Minggu, 11 November 2018 - 20:38 WIB

Pembunuhan Khashoggi Perparah Aliansi AS-Saudi

Sabtu, 10 November 2018 - 15:48 WIB

Rossi Tergelincir, Dovi Runner-up

Senin, 05 November 2018 - 12:30 WIB

Bos Red Bull Bertekad Verstappen Jadi Juara Termuda

Sabtu, 03 November 2018 - 14:30 WIB

Belum Tentu Pensiun Meski Raih 10 Gelar

Sabtu, 03 November 2018 - 14:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini