Anies Harus Mampu Menahan Diri
Rabu, 11 Juli 2018 - 12:17 WIB > Dibaca 321 kali Print | Komentar
Anies Harus Mampu Menahan Diri
Anies Baswedan.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Banyak pihak menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tidak maju sebagai calon presiden maupun wakil presiden 2019. Anies diminta komitmen dengan janjinya menyelesaikan sengkarut persoalan Jakarta hingga akhir masa jabatannya.

“Pak Anies itu harus menahan diri, jangan terpancing oleh keinginan kelompok-kelompok yang ingin menjadikan dia sebagai tameng atau boneka untuk kepentingan pengusaha, pebisnis, atau kepentingan yang lain. Anies harus sadar itu. Jangan sampai dia diperalat oleh pemburu rente kekuasaan,” kata pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (10/7).

Pangi menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai salah satu pihak yang ingin Anies maju sebagai calon presiden. Tujuannya untuk mengamankan semua kepentingan JK dan kelompok bisnisnya.

JK, kata Pangi, tidak ingin kehilangan pengaruh di Istana, di samping keberlangsungan bisnisnya juga harus jalan.

“Yang kita khawatirkan Anies tidak sadar dia diperalat dengan kepentingan ini,” ujar dia.

Hal lain yang mendasari Anies untuk tidak maju di Pilpres mendatang adalah preseden buruk bila jabatan gubernur DKI Jakarta hanya dijadikan batu loncatan. Seperti juga pernah dilakukan Presiden Jokowi empat tahun silam.

Pangi menyarankan Anies untuk tidak mengulangi peristwa itu dan komitmen menyelesaikan masa jabatannya sebagai gubernur Ibu Kota.

“Energi yang digunakan untuk memilih Anies itu cukup besar. Baik dari biaya pemilunya, pengorbanan masyarakat, terpecah-pecahnya masyarakat. Memilih beliau bukan hal yang sepele. Berat tanggung jawabnya,” kata Pangi.

“Anies harus meninggalkan tradisi kutu loncat yang tidak menyelesaikan masa jabatan ini, karena tradisi ini tidak baik, tradisi yang tidak perlu diteruskan. Tradisi bahwa yang dilakukan Jokowi pun salah sebetulnya.”

Jika Anies ngotot maju mengikuti tradisi Jokowi, Pangi berpendapat, hal itu akan menjadi mimpi buruk bagi masyarakat DKI Jakarta ke depanya. Ada gubernur yang hanya 1,5 tahun, bahkan ada yang belum genap satu tahun sudah lompat meninggalkan jabatan.

“Sampai kapan pemimpin kita tidak amanah dengan janji-janji politik. Anies pernah berjanji bahwa tidak akan meninggalkan Jakarta, ketika janji itu masih ada sampai sekarang dan masyarakat masih pegang janji itu, ini jadi blunder, jadi bunuh diri kalau Anies memaksakan kehendak,” ujarnya.

Menurut Pangi, selain dimanfaatkan oleh kelompok kepentingan, Anies juga perlu waspada kemungkinan diperalat partai untuk memanfaatkan elektabilitasnya. Seperti terjadi saat Pilkada serentak beberapa waktu lalu, banyak partai yang memanfaatkan figur populer dan elektabilitas untuk mengangkat suara partai.(fri/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update

Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Selasa, 19 November 2018 - 19:09 wib
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Selasa, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Selasa, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Selasa, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Selasa, 19 November 2018 - 16:00 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Selasa, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Selasa, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Selasa, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Selasa, 19 November 2018 - 14:22 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

Senin, 19 November 2018 - 10:36 WIB

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Minggu, 18 November 2018 - 06:45 WIB

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Minggu, 18 November 2018 - 05:34 WIB

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Minggu, 18 November 2018 - 05:11 WIB

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Sabtu, 17 November 2018 - 19:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini