Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS KORUPSI KEPALA DAERAH
Kemendagri Bentuk APIP untuk Bantu Tugas KPK di Daerah
Selasa, 10 Juli 2018 - 16:20 WIB > Dibaca 340 kali Print | Komentar
Kemendagri Bentuk APIP untuk Bantu Tugas KPK di Daerah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Langkah untuk mengurangi angka korupsi di tingkat Kepala Daerah saat ini mulai dipikirkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal itu terkait maraknya Kepala Daerah tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah itu berguna agar kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Aceh Iswandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi tak terulang.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, untuk mengurangi angka korupsi kepala daerah, pihaknya berencana membuat Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Tujuannya, untuk membantu kinerja KPK dalam mengawasi maraknya kepala daerah yang terjaring kasus korupsi.

"APIP nantinya akan independen dan mandiri, sangat membantu tugas KPK," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/7/2018).

Saat ini, imbuhnya, pihaknya tengah membahas rumusan pembentukan APIP bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan juga KPK.

"Saat ini telah dibahas dengan detil dengan BPKP dan KPK, seperti apa format penguatan APIP. Bahkan, sumber daya manusianya pun telah mulai disiapkan," jelasnya.

Nantinya, APIP akan diisi oleh pengawas terbaik di masing-masing daerah. Karena itu, jika sudah mulai berjalan, KPK tidak perlu lagi mengawasi permasalahan korupsi kecil di tingkat daerah.

"APIP bukan bawahan gubernur, bukan bawahan bupati sehingga berani mengoreksi dan mengingatkan, berani memberikan sanksi kepada aparatur pemerintah," sebutnya.

Tjahjo mengatakan, saat ini proses pembentukan APIP sudah berjalan pada tahap akhir.

"Proses penguatan APIP sekarang ini telah berjalan. Tinggal tahap akhir. Personel APIP, nanti akan dilatih intensif oleh BKPP," tuntasnya. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Jumat, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Jumat, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Jumat, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Jumat, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Jumat, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Jumat, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Jumat, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Jumat, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Jumat, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Jumat, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini