Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS KORUPSI KEPALA DAERAH
Kemendagri Bentuk APIP untuk Bantu Tugas KPK di Daerah
Selasa, 10 Juli 2018 - 16:20 WIB > Dibaca 383 kali Print | Komentar
Kemendagri Bentuk APIP untuk Bantu Tugas KPK di Daerah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Langkah untuk mengurangi angka korupsi di tingkat Kepala Daerah saat ini mulai dipikirkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal itu terkait maraknya Kepala Daerah tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah itu berguna agar kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Aceh Iswandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi tak terulang.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, untuk mengurangi angka korupsi kepala daerah, pihaknya berencana membuat Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Tujuannya, untuk membantu kinerja KPK dalam mengawasi maraknya kepala daerah yang terjaring kasus korupsi.

"APIP nantinya akan independen dan mandiri, sangat membantu tugas KPK," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/7/2018).

Saat ini, imbuhnya, pihaknya tengah membahas rumusan pembentukan APIP bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan juga KPK.

"Saat ini telah dibahas dengan detil dengan BPKP dan KPK, seperti apa format penguatan APIP. Bahkan, sumber daya manusianya pun telah mulai disiapkan," jelasnya.

Nantinya, APIP akan diisi oleh pengawas terbaik di masing-masing daerah. Karena itu, jika sudah mulai berjalan, KPK tidak perlu lagi mengawasi permasalahan korupsi kecil di tingkat daerah.

"APIP bukan bawahan gubernur, bukan bawahan bupati sehingga berani mengoreksi dan mengingatkan, berani memberikan sanksi kepada aparatur pemerintah," sebutnya.

Tjahjo mengatakan, saat ini proses pembentukan APIP sudah berjalan pada tahap akhir.

"Proses penguatan APIP sekarang ini telah berjalan. Tinggal tahap akhir. Personel APIP, nanti akan dilatih intensif oleh BKPP," tuntasnya. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
KPU Riau Belum Cetak APK
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib

Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib

RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Eni Saragih Segera Sidang

Sabtu, 10 November 2018 - 18:55 WIB

Dua Kali Mangkir, Direktur PT SK Akhirnya Ditahan

Jumat, 09 November 2018 - 10:49 WIB

Gemetar saat Ditanya, Ternyata Bawa Sabu

Kamis, 08 November 2018 - 16:30 WIB

Sempat Ditahan, Status Hukum Rizieq Belum Jelas

Kamis, 08 November 2018 - 13:34 WIB

Istana Serahkan Kasus Novel ke Polri

Sabtu, 03 November 2018 - 11:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini