Jamaah Diminta Persiapkan Diri

Riau Selasa, 10 Juli 2018 - 11:45 WIB

Jamaah Diminta Persiapkan Diri
PENUTUPAN MANASIK: JCH Kota Pekanbaru mengikuti penutupan manasik haji di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (9/7/2018). (CF1/MIRSHAL/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ribuan jamaah calon haji (JCH) Pekanbaru mengikuti penutupan manasik di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, Senin (9/7). Dalam kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB itu dihadiri 1.074 jamaah.

Para jamaah diajak melakukan muhasabah yang dibimbing H Edi Azhar S Ag M Pd dan DR H Syafwi Khalil M Pd Dalam kesempatan itu, ada tiga hal yang disampaikan kepada jamaah agar bisa menjadi haji mabrur.  Yakni meluruskan niat, membekali diri dengan iman, ilmu dan salat, serta menghindari diri dari omongan yang buruk, berbuat fasik dan berdebat.

Kasi Penyuluhan Haji dan Umrah Kemenag Kota Pekanbaru H Defizon SKom mengimbau seluruh jamaah tetap mengkaji ulang materi yang diberikan pada saat manasik.

“Mereka tetap harus mempersiapkan diri, jaga kesehatan dan jangan berhenti belajar,” ujar Defizon saat ditemui usai kegiatan.

Ia juga menjelaskan, pada tanggal 18 Juli nanti jamaah akan berkumpul di halaman Masjid Raya An-Nur pada pukul 08.00 WIB. Selanjutnya seluruh jamaah asal Pekanbaru akan berangkat ke Bandara Sultan Syarif Kasim dengan menggunakan bus.

“Satu kloter itu ada sekitar 10 bus yang berangkat, sekitar 445 jamaah. Selanjutnya pada 24 Juli itu kloter enam yang akan berangkat. Hanya ada satu bus karena sedikit yang berangkat dengan jumlah 45 orang. Dan kloter 7 berangkat pada tanggal 25,” paparnya.

Dalam kesempatan, Defizon juga menyampaikan hingga kini buku manasik belum selesai dicetak.

“Ini kan ada semacam miskomunikasi, karena perjanjian antara Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau dengan pihak bank. Pihak bank berkewajiban mendiskusikan buku manasik kemudian mendistribusikan ke jamaah,” katanya lagi.

Namun ia mengatakan, jika buku manasik sudah selesai, akan segera dibagikan kepada seluruh jamaah.

“Nah sekarang saya juga nggak tahu persis apa permasalahannya. Pihak bank tetap cetak namun mendiskusikannya tidak sempat. Mungkin juga karena waktu tidak sempat, jadinya nanti Kemenag yang mendistribusikannya,” jelasnya.

Sementara itu, jika buku tersebut selesai saat jamaah sudah berangkat ke Embarkasi Batam, maka buku akan dibagikan di sana. “Yang jelas diusahakan sebelum jamaah berangkat,” katanya lagi.(cr9)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook