SESUAI PERMEN ESDM
Arcandra Beberkan Alasan Tak Umumkan Kenaikan Harga Pertamax
Senin, 09 Juli 2018 - 17:50 WIB > Dibaca 1058 kali Print | Komentar
Arcandra Beberkan Alasan Tak Umumkan Kenaikan Harga Pertamax
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kenaikan harga BBM jenis Pertamax tak perlu diumumkan kepada khalayak. Hal itu dikatakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar.

Meski begitu, Badan Usaha yang hendak melakukan perubahan harga harus terlebih dulu melaporkan kepada pemerintah.

“Badan penyalur BBM hanya perlu melapor dan tidak perlu lagi meminta persetujuan Pemerintah sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 34 Tahun 2018 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM,” katanya, dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Menurutnya, walau tak harus meminta persetujuan, tetapi pemerintah tetap punya kuasa mengintervensi jika harga yang ditetapkan oleh Badan Usaha tidak sesuai dengan peraturan. Contohnya, harga yang melebihi marjin sebesar 10 persen.

"Kami jamin apa yang kami janjikan sampai akhir tahun bahwa BBM subsidi tetap. Tidak naik," terangnya.

Dia menyebut, Pertamax jumlahnya hanya 14 persen dari total kebutuhan BBM di Indonesia sehingga kenaikan harga pada awal Juli 2018 tak banyak berengaruh terhadap daya konsumsi masyarakat.

"Coba kami lihat data, dari 100 persen kebutuhan BBM kami, premium, pertalite, solar dan minyak tanah tidak naik. Ini mewakili 86 persen kebutuhan kami di Indonesia. Ini tidak akan terpengaruh dengan kemampuan konsumsi secara umum," sebutnya.

Adapun BBM jenis solar maupun minyak tanah yang disubsidi oleh Pemerintah harganya tidak mengalami kenaikan. Demikian halnya dengan premium yang merupakan BBM jenis Penugasan, harganya tetap.

Bahkan, Pertalite yang notabene juga merupakan BBM jenis umum yang penetapan harganya menjadi ranah Badan Usaha, harganya pun tidak mengalami kenaikan. BBM non subsidi yang pada tanggal 1 Juli 2018 harganya naik, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Dex, dan Dexlite utamanya dikonsumsi oleh masyarakat mampu yang jumlahnya tidak banyak.

"Persentase 14 persen itu adalah masyarakat yang mengkonsumsi BBM dengan kualitas RON yang lebih baik. Tentu secara ekonomi juga mampu," paparnya.

Diketahui, harga Pertamax yang ditentukan Badan Usaha tersebut, itu membertimbangkan harga minyak dunia. Apalagi, adanya fluktuasi pergerakan harga minyak dunia yang kian dinamis.

“Kalau yang RON 92 ke atas itu sudah mengikuti dekat-dekat dengan harga keekonomian dunia. Justru yang premium, solar tentu masih jauh di bawah dengan harga yang sekarang cukup tinggi di atas USD 70-an per barel," tutupnya. (uji)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Kamis, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Kamis, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Kamis, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Kamis, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Kamis, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Kamis, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Kamis, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Tiap Anggota Dewan Terima Rp200 Juta

Selasa, 18 September 2018 - 10:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us