Tim PKM Polygon Teknik Sipil UR, Inovasi Atasi Erosi Sungai
Minggu, 08 Juli 2018 - 15:04 WIB > Dibaca 355 kali Print | Komentar
Tim PKM Polygon Teknik Sipil UR, Inovasi Atasi Erosi Sungai
Foto Bersama: Tim PKM Polygon Teknik Sipil UR, foto bersama masyarakat dan perangkat Desa Teratak Buluh, Askarmi, Selasa (3/7/2018).
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - PADA Selasa (3/7) Tim PKM Teknik Sipil Universitas Riau (Unri) melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat Desa Teratak Buluh, Kampar. Kegiatan ini berusaha mencari solusi untuk mengatasi permasalahan erosi sungai yang menyebabkan tergerusnya daratan. Sehingga memperlebar areal sungai. Menurut Tim PKM dengan singkatan POLYGON (Portable and Eco-friendly of Gabion), Kombinasi Limbah Cangkang Kerang dan Batu Sungai sebagai Pengendalian Erosi di Aliran Anak Sungai Kampar Kiri, merupakan salah satu upaya untuk mengatasi erosi sungai bahkan penurunan tanah dan longsor.

Sejalan dengan itu, mereka yang merupakan mahasiswa tersebut menegaskan pentingnya menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) pada masyarakat. Dimulai dengan tahap penyuluhan kader, lalu tahap pelaksanaan penyuluhan program. Ada pula tahap pre test. Kemudian penyampaian materi edukasi dengan power point, pemutaran video tentang pembuatan gabion portable eco-friendly dan pembagian brosur mengenai cara pengendalian erosi sungai.

‘’Selanjutnya, kita simulasi menggunakan prototipe gabion portable eco-friendly dengan kombinasi penggunaan limbah cangkang kerang dan batu sungai yang telah disiapkan, Guna edukasi bagi masyarakat dan kader. Tahap akhir berupa tahap post test. Yakni memberikan pertanyaan tentang materi yang telah disampaikan untuk mengetahui pemahaman masyarakat dan kader,’’ ujar Miguel Felix sebagai Ketua Tim PKM.

Tahapan ditutup dengan  praktek pemasangan prototipe gabion portable eco-friendly dengan kombinasi penggunaan limbah cangkang kerang dan batu sungai di Sungai Lubuk Lande.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak terkait, seperti Sekretaris Desa Tratak Buluh, Askarmi. ‘‘Kegiatan ini sangat bermanfaat dan sangat membantu kami sebagai warga desa dalam menanggulangi permasalahan erosi yang ada di Desa Teratak Buluh,’’ tutupnya. (azr/ifr)

KOMENTAR
Berita Update
MENGAKU BERTANGGUNG JAWAB
Ketika Final Piala Dunia 2018 Terganggu Protes Pussy Riot Terhadap Putin
Senin, 16 Juli 2018 - 17:40 wib
JELANG PENDAFTARAN KE KPU
Pilpres 2019, Ini Alasan Demokrat Masih Belum Tentukan Arah Koalisi
Senin, 16 Juli 2018 - 17:30 wib
PILPRES 2019
Termasuk TGB, Nama-nama Ini Akan Jadi Calon Cawapres Jokowi
Senin, 16 Juli 2018 - 17:00 wib
PIALA DUNIA 2018
Mbappe yang Kian Dekat dengan Pele usai Jadi Pemain Muda Terbaik FIFA
Senin, 16 Juli 2018 - 16:50 wib
KASUS DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Vonis Tiga Tahun Penjara Dijatuhkan Terhadap Dokter Bimanesh
Senin, 16 Juli 2018 - 16:40 wib
ASIAN GAMES 2018
Sepaktakraw Optimis Raih Emas
Senin, 16 Juli 2018 - 16:36 wib
BERBEDA DENGAN JARINGAN YOGYAKARTA
Kata Kapolri, OTK yang Menyerang Mapolres Indramayu Terduga Teroris JAD
Senin, 16 Juli 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Sekko Belum Tahu Masalah PPDB SMPN 21

Sabtu, 14 Juli 2018 - 11:20 WIB

Infrastruktur Unri Jadi PR Calon Rektor

Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:49 WIB

Kepala SMAN 7 Pekanbaru Ikuti SEAMEO QITEP

Kamis, 12 Juli 2018 - 09:54 WIB

Murid Stella Gracia School Raih Medali Emas Olimpiade Sains Kuark
Warga Kritik Keras Sistem Zonasi PPDB

Rabu, 11 Juli 2018 - 12:18 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us