PILPRES 2019
Mungkinkah PAN dan PKS Tinggalkan Prabowo? Ini Kata Gerindra
Jumat, 06 Juli 2018 - 17:00 WIB > Dibaca 406 kali Print | Komentar
Mungkinkah PAN dan PKS Tinggalkan Prabowo? Ini Kata Gerindra
Prabowo Subianto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komunikasi yang makin intens dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditunjukkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Adapun hal itu memunculkan spekulasi tentang kemungkinan PAN dan PKS yang sebelumnya menggadang-gadang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk Pemilu 2019 untuk beralih mengusung Anies.

Akan tetapi, hal itu tak membuat Partai Gerindra ketar-ketir. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria tetap meyakini PAN dan PKS tidak akan meninggalkan partai binaan Prabowo tersebut.

“PAN butuh Gerindra dan Gerindra butuh PAN. Begitu juga dengan PKS. Kami saling menjadi satu, kuat, bersinergi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/7/2018).  

Dia pun tetap optimistis bahwa tidak ada nama lain yang diusung sebagai capres dari Gerindra, PAN, dan PKS, selain Prabowo. Menurutnya, hasil survei menunjukkan popularitas nama-nama lain masih kalah jauh dibanding Prabowo.

Dalam survei itu pun terlihat bahwa hanya mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Danjen Kopassus TNI AD) itu  yang hari ini muncul sebagai penantang terkuat bagi Joko Widodo (Jokowi) selaku pertahana.

Oleh sebab itu, imbuhnya, tidak salah jika banyak kader PKS dan PAN yang pengin ikut berkoalisi dengan Gerindra mendukung Prabowo.

“Bukan kami yang memaksa tapi petanya demikian. Belum ada nama lain selain Prabowo yang bisa menantang Jokowi. Maka dari itu kami optimistis bahwa PKS dan PAN akan terus solid dan bersama dengan Gerindra,”  jelasnya.

Dia menerangkan, munculnya pendapat lain di kalangan kader PKS dan PAn soal capres merupakan hal biasa. Akan tetapi, Riza meyakini partai-partai pasti berhitung tentang yang paling menguntungkan termasuk untuk pemilihan legislatif (pileg), apakah ikut dalam barisan PDI Perjuangan sebagai penyokong utama Jokowi, atau tetap bersama Gerindra dan Prabowo.

Disebutkannya, secara kalkulasi politik pada situasi dan kondisi saat ini, bagi PAN dan PKS tentu lebih menguntungkan jika ikut koalisi Gerindra.

“Karena kue kursi yang akan dibagi lebih besar dapatnya dibanding berebut dengan koalisi pemerintah,” jelasnya.

Lebih jauh, menurutnya, untuk calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo, masih akan didiskusikan dengan partai politik (parpol) mitra koalisi. Gerindra menghormati usulan nama dari parpol lain.

Seperti PKS yang mengusulkan sembilan nama, PAN satu hingga empat tokoh, serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) maupun Partai Demokrat.

“Hubungan kami dengan PAN dan PKS itu agak khusus. Jadi memang kami terus intensif ketemu membahas terkait pilpres 2019,” tuntasnya. (boy)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Kamis, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Kamis, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Kamis, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Kamis, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Kamis, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Kamis, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Kamis, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Tiap Anggota Dewan Terima Rp200 Juta

Selasa, 18 September 2018 - 10:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us