SAAT TERJADI PROTES
Pasukan Israel Hancurkan Desa, 35 Warga Palestina Terluka
Kamis, 05 Juli 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 592 kali Print | Komentar
Pasukan Israel Hancurkan Desa, 35 Warga Palestina Terluka
Pasukan Israel menangkap warga Palestina yang tak mau digusur dari desanya. (MOHAMAD TOROKMAN/REUTERS)
YERUSALEM (RIAUPOS.CO) - Langkah pasukan Israel yang hendak menghancurkan seluruh Desa Khan Al Ahmar di dekat Yerusalem, Kamis (5/7/2018), meluikai 35 warga Palestina.

Dilansir Al Jazeera, Kamis (5/7/2018), pasukan Israel telah menyerang puluhan warga Palestina yang memprotes pembongkaran sebuah Desa Badui di dekat Yerusalem Timur yang diduduki dan melakukan pemindahan paksa terhadap mereka.

Palang Merah Palestina menyatakan, setidaknya 35 warga Palestina terluka, termasuk empat yang dirawat di rumah sakit, selama peristiwa yang berlangsung pada hari Rabu, (4/7/2018) di Desa Khan Al Ahmar.

Adapun video yang diambil oleh para saksi dan diedarkan secara online menunjukkan pasukan Israel memukul dan berusaha menangkap laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Dalam satu video, pasukan Israel terlihat menyeret paksa seorang wanita Palestina di tanah dan menarik jilbabnya.

Diketahui, pasukan Israel tiba di lokasi dengan peralatan berat, termasuk sebuah buldoser digunakan untuk menghancurkan desa tersebut pada Rabu pagi. Penggusuran yang dilakukan pasukan Israel terjadi usai pertempuran hukum yang panjang antara warga desa Palestina dengan Mahkamah Agung Israel.

Untuk informasi, Desa Khan Al Ahmar terletak di Area C di Tepi Barat yang diduduki di bawah kendali total militer Israel. Mahkamah Agung Israel telah menyetujui pembongkaran desa karena dibangun tanpa izin.

Sebelumnya, pemerintah Israel menyetujui izin pembangunan orang Israel di Area C karena perluasan pemukiman perumahan Yahudi Israel yang ilegal di sana. Catatan PBB menunjukkan Pemerintah Israel telah menyetujui hanya 1,5 persen dari semua permintaan izin oleh Palestina antara 2010 dan 2014.

Sejak 1953, Komunitas Badui Badalin Palestina yang tinggal di Desa Khan Al Ahmar mendirikan kamp di daerah itu, jauh sebelum dua permukiman Yahudi dibangun di sekitarnya.

Warga Palestina secara paksa dipindahkan untuk memungkinkan Israel memperluas permukiman di tanah Palestina. (ina)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 WIB

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Jumat, 21 September 2018 - 15:58 WIB

Korut Segera Tutup Fasilitas Nuklir Utama Tongchang-ri

Jumat, 21 September 2018 - 14:30 WIB

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

Kamis, 20 September 2018 - 18:38 WIB

Ancaman Serius Plastik Mikro

Kamis, 20 September 2018 - 17:37 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us