TERKAIT AKTIVITAS RADIKALISME
Soal Larangan Khatib Berceramah Politik, Ini Penjelasan Dewan Masjid
Kamis, 05 Juli 2018 - 16:10 WIB > Dibaca 265 kali Print | Komentar
Soal Larangan Khatib Berceramah Politik, Ini Penjelasan Dewan Masjid
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pelarangan terhadap para khatib menyampaikan ceramah bermuatan politik tak bisa dilakukan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI). Hal itu dikatakan Wakil Ketua DMI Komjen Syafruddin.

Dia menegaskan, pihaknya tak memiliki kewenangan untuk melarang hal tersebut.

"Kami tak ada kewenangan untuk mengatur orang. DMI mengurus benda, mengurus masjid," katanya di Kantor Pusat DMI, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Dia lantas menyerahkan soal materi khotbah kepada masing-masing khatib. Yang penting, imbuh tokoh asal Makassar itu, siapa saja yang datang ke masjid untuk menyucikan hati.

"Kami datang ke rumah Allah tempat suci yang kami sucikan untuk beribadah, mari kami sama-sama menyucikan hati. Begitu saja. Tapi untuk mengatur atau melarang tidak ada, jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini di Indonesia terdapat sekitar sejuta masjid. Akan tetapi, sudah 800 ribu masjid yang terdaftar dan dipastikan bukan sebagai sarang kegiatan radikal.

Lebih jauh, dia pun menampik dugaan bahwa aktivitas radikal dilakukan di dalam masjid. Dia meyakini masjid tetap sebagai tempat kegiatan ibadah.

"Saya tekankan tidak ada kegiatan radikal di masjid, masjid itu suci, tidak ada. Yang seperti disinyalir dikatakan seperti itu tidak ada. Saya bantah," tutupnya. (mg1)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
PEMILU 2019
Bacaleg 2019 dari PSI Dipastikan Tak Ada Napi Korupsi
Selasa, 17 Juli 2018 - 18:00 wib
PER MARET 2018
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun, Ini Alasannya Menurut Sri Mulyani
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 wib

Satukan Suara, IKSM Gelar Halalbihalal
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 wib
PILPRES 2019
Soal Cawapres Jokowi, PDIP: Megawati Tak Pernah Mengintervensi
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:40 wib

Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:30 wib
DIHARAP LEBIH DARI SATU
Pilpres 2019 Hanya Diikuti Calon Tunggal? Simak Skenario dari KPU Ini
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:20 wib

Program Asuransi Jiwa Bantu Nelayan
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:20 wib
DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:10 wib
PILPRES 2019
Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Nasdem: Semakin Cepat Gabung Tentu...
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Innalillahi untuk PKS dari Fahri Hamzah yang Tak Akan Nyaleg Lagi
13 Jamaah Pekanbaru Gagal Berangkat

Selasa, 17 Juli 2018 - 11:32 WIB

Nusantara Mengaji, Jaga Kesatuan dan Perdamaian RI

Minggu, 15 Juli 2018 - 11:05 WIB

Keluarga Zohri Tolak Niat Pemerintah Renovasi Rumah Lama, Ini Alasannya
Ternyata, Segini Harga Rumah untuk Zohri dari Kemendagri
Sagang Online
loading...
Follow Us