JALANI PROSES PENGADILAN
Dituntut Uang Jamiman Rp14 M, Najib Razak Tak Mampu Bayar
Kamis, 05 Juli 2018 - 15:30 WIB > Dibaca 297 kali Print | Komentar
Dituntut Uang Jamiman Rp14 M, Najib Razak Tak Mampu Bayar
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) - Rabu (4/7/2018), pukul 08.20 waktu Malaysia, Najib Razak yang merupakan mantan perdana menteri negeri jiran tampak masih tersenyum saat memasuki kompleks Pengadilan Kuala Lumpur.

Begitu pula saat dia melenggang pulang. Adapun Najib masih sempat melayani pertanyaan puluhan jurnalis yang menunggunya dalam sesi konferensi pers dan menyapa para pendukungnya.

Kondisi itu berbeda ketika Najib berada di dalam pengadilan. Dia tampak lelah saat mendengarkan dakwaan yang dibacakan jaksa. Setelah empat dakwaan dibacakan, Najib langsung menyatakan bahwa dirinya tak bersalah dan meminta proses peradilan dilakukan.

Setidaknya 200 petugas keamanan dikerahkan untuk menjaga jalannya pendakwaan kemarin.

”Jika ini adalah harga yang harus saya bayar setelah melayani penduduk Malaysia selama 42 tahun, saya rela,” katanya saat konferensi pers.

Demikian halnya dengan di dalam pengadilan, Najib kepada media bersikukuh menyatakan tak bersalah sedikit pun atas semua dakwaan. Dia berharap proses hukum berjalan seadil-adilnya agar bisa membersihkan namanya.

Mantan perdana menteri itu memang tak langsung dipenjara. Najib memilih membayar uang jaminan agar bisa bebas sembari menunggu proses peradilan dimulai pada 18 Februari tahun depan.

Dibutuhkan sekitar satu jam untuk menentukan besaran uang jaminan Najib itu. Awalnya pengadilan memutuskan uang jaminan yang harus diserahkan adalah MYR (ringgit) 4 juta atau setara dengan Rp14,17 miliar.

Menurut Tan Sri Shafee Abdullah, pengacara Najib, kliennya tak mampu membayar sebesar itu. Dia lantas menawarkan dua properti Najib sebagai gantinya, tetapi pengadilan menolak.

Begitu pula saat dia meminta agar jaminan diturunkan menjadi seperdelapannya. Shafee berdalih Najib tak lagi punya banyak uang karena rekeningnya telah dibekukan. Pengadilan akhirnya memutuskan jumlah uang jaminan seperempat besaran awal.

Di samping itu, Najib diminta menyerahkan paspornya. Suami Rosmah Mansor itu punya dua paspor, yakni paspor biasa dan diplomatik. (sha/c10/dos)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Kamis, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Kamis, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Kamis, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Kamis, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Kamis, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Kamis, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Kamis, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

Kamis, 20 September 2018 - 18:38 WIB

Ancaman Serius Plastik Mikro

Kamis, 20 September 2018 - 17:37 WIB

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Kamis, 20 September 2018 - 17:36 WIB

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Kamis, 20 September 2018 - 17:36 WIB

Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Selasa, 18 September 2018 - 16:44 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us