Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Dicecar KPK soal Proses Penganggaran, Ini Pengakuan Eks Pimpinan Banggar
Rabu, 04 Juli 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 350 kali Print | Komentar
Dicecar KPK soal Proses Penganggaran, Ini Pengakuan Eks Pimpinan Banggar
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mantan pimpinan Badan Anggaran DPR RI, Tamsil Linrung akhirnya memenuhi panggilan KPK pada hari ini, Rabu (4/7/2018). Sebelumnya, dia sudah dua kali mangkir dari panggilan.

Setelah diperiksa dua jam lamanya, Tamsil mengaku ditanyai berbagai pertanyaan oleh penyidik KPK. Dia menyatakan sama sekali tidak mengetahui mengenai proses penganggaran atau aliran dana dalam proyek pengadaan e-KTP.

"Dalam pembahasan, (Banggar DPR) hanya menyetujui atau tidak menyetujui apa yang menjadi usulan pemerintah sampaikan ke Komisi II," katanya usai pemeriksaan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Dia menambahkan, selaku pimpinan Banggar DPR pihaknya hanya mengkonfirmasi kepada komisi teknis soal proyek yang dibahas di Komisi II.

"Apakah betul telah dilakukan pembahasan secara detail dan tidak ada masalah. Kemudian dengan pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan, kami tanyakan, tidak ada masalah juga," tuturnya.

"Kalau ada masalah itu wewenangnya ada di Menteri Keuangan untuk memberikan pembintangan kalau ada masalah administrasi," sebutnya.

Di sisi lain, dia pun menyebut persetujuan anggaran e-KTP tidak sepenuhnya dipegang Banggar melainkan secara kolektif. Yang dilakukan secara teknis detail itu dengan komisi terkait.

"Setelah dengan komisi terkait menteri teknis berkordinasi dengan kemenkeu. Kalau kemenkeu sudah menyatakan dibawa ke badan anggaran. Di banggar kita memberikan persetujuan," paparnya.

Bukan itu saja, dia pun dikonfirmasi oleh penyidik KPK perihal hubungannya dengan dua tersangka kasus korupsi proyek KTP elektronik, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung.

Kepada penyidik KPK, anggota DPR dari Fraksi PKS itu mengaku tak kenal dan tak pernah bertemu dengan kedua orang tersebut.

"Saya tidak kenal, tidak pernah berinteraksi, dan tidak pernah bertemu (Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Made Oka Masagung)," tuntasnya. (ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib

Hotel Prime Park Promo Wedding Expo
Sabtu, 21 September 2018 - 16:01 wib

Kondisi Firman Makin Membaik
Sabtu, 21 September 2018 - 16:00 wib
Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru
Sabtu, 21 September 2018 - 15:58 wib

1.601 Warga Ikuti Aksi Donor Darah Eka Hospital
Sabtu, 21 September 2018 - 15:45 wib

Banjir, Pemkab Kurang Tanggap
Sabtu, 21 September 2018 - 15:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini