Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Dicecar KPK soal Proses Penganggaran, Ini Pengakuan Eks Pimpinan Banggar
Rabu, 04 Juli 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 276 kali Print | Komentar
Dicecar KPK soal Proses Penganggaran, Ini Pengakuan Eks Pimpinan Banggar
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mantan pimpinan Badan Anggaran DPR RI, Tamsil Linrung akhirnya memenuhi panggilan KPK pada hari ini, Rabu (4/7/2018). Sebelumnya, dia sudah dua kali mangkir dari panggilan.

Setelah diperiksa dua jam lamanya, Tamsil mengaku ditanyai berbagai pertanyaan oleh penyidik KPK. Dia menyatakan sama sekali tidak mengetahui mengenai proses penganggaran atau aliran dana dalam proyek pengadaan e-KTP.

"Dalam pembahasan, (Banggar DPR) hanya menyetujui atau tidak menyetujui apa yang menjadi usulan pemerintah sampaikan ke Komisi II," katanya usai pemeriksaan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Dia menambahkan, selaku pimpinan Banggar DPR pihaknya hanya mengkonfirmasi kepada komisi teknis soal proyek yang dibahas di Komisi II.

"Apakah betul telah dilakukan pembahasan secara detail dan tidak ada masalah. Kemudian dengan pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan, kami tanyakan, tidak ada masalah juga," tuturnya.

"Kalau ada masalah itu wewenangnya ada di Menteri Keuangan untuk memberikan pembintangan kalau ada masalah administrasi," sebutnya.

Di sisi lain, dia pun menyebut persetujuan anggaran e-KTP tidak sepenuhnya dipegang Banggar melainkan secara kolektif. Yang dilakukan secara teknis detail itu dengan komisi terkait.

"Setelah dengan komisi terkait menteri teknis berkordinasi dengan kemenkeu. Kalau kemenkeu sudah menyatakan dibawa ke badan anggaran. Di banggar kita memberikan persetujuan," paparnya.

Bukan itu saja, dia pun dikonfirmasi oleh penyidik KPK perihal hubungannya dengan dua tersangka kasus korupsi proyek KTP elektronik, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung.

Kepada penyidik KPK, anggota DPR dari Fraksi PKS itu mengaku tak kenal dan tak pernah bertemu dengan kedua orang tersebut.

"Saya tidak kenal, tidak pernah berinteraksi, dan tidak pernah bertemu (Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Made Oka Masagung)," tuntasnya. (ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi

Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi
Kamis, 19 Juli 2018 - 20:40 wib

Kadiskominfops Ikuti Rapat Finalisasi
Kamis, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
PILPRES 2019
Elite PKS Protes Manuver Prabowo, Begini Komentar Gerindra
Kamis, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Tio Pakusadewo Kecewa Sidang Putusan Ditunda Pekan Depan
Kamis, 19 Juli 2018 - 19:30 wib

Diskes Siagakan Tim Medis di MTQ
Kamis, 19 Juli 2018 - 19:20 wib
PILPRES 2019
Prabowo Kian Sering Lakukan Manuver Politik, Tak Percaya PKS Lagi?
Kamis, 19 Juli 2018 - 19:15 wib
TERKAIT PENYERANGAN BOM MOLOTOV
Gerakan #2019GantiPresiden Terus Jalan meski Mardani Diteror
Kamis, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Tiga Pengedar Sabu Dibekuk

Tiga Pengedar Sabu Dibekuk
Kamis, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sidang Syafruddin Temenggung, Begini Kesaksian Mantan Wapres Boediono
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Soal Proyek PLTU Riau-1, Eni Saragih Tulis Surat Klarifikasi, Isinya...
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Gerak Cepat KPK Tangani Kasus Korupsi PLTU Riau 1

Selasa, 17 Juli 2018 - 12:41 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us