TERKAIT KASUS KORUPSI 1MDB
Dibawa ke Mahkamah, Najib Razak Sudah Dimaafkan Anwar Ibrahim
Rabu, 04 Juli 2018 - 17:10 WIB > Dibaca 378 kali Print | Komentar
Dibawa ke Mahkamah, Najib Razak Sudah Dimaafkan Anwar Ibrahim
Politikus Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim (kanan) saat berkunjung ke kediaman BJ Habibie di Jakarta, Minggu (20/5). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) - Ungkapan menyejukkan datang dari mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim. Ia menyebut, dirinya sudah memaafkan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Adapun pada pagi ini, Rabu (4/7/2018), Najib diadili di Pengadilan Malaysia. Anwar mengatakan itu ketika menjadi pembicara di The ECGL Leadership Forum di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Dia pun membenarkan bahwa Najib dibawa ke mahkamah pada pagi ini.

"Najib diadili di Mahkamah pada pagi ini atas tuduhan korupsi. Saya adalah pendukung demokrasi dan mematuhi negara hukum," ucapnya.

Hukum yang benar, dalam pandangannya, tidak membedakan tokoh kecil maupun tokoh besar. Dia pun percaya bahwa yang menyatakan seseorang bersalah bukanlah presiden atau perdana menteri, melainkan hukum yang adil.

"Itu hukum yang adil, jaminan yang saya berikan pada Najib walaupun dulu saya tak dapat jaminan itu. Saya secara pribadi memaafkan beliau," katanya kepada peserta forum.

Di samping itu, dia menyebut bahwa kekuasaan merupakan amanah yang diberikan. Karena itu, korupsi atau merampok uang negara akan mempersulit suatu negara untuk melakukan pembangunan.

"Proses hukum yang adil maka rakyat akan dapat nilai berdasarkan fakta," tuntasnya.

Adapun Najib ditangkap pada Selasa (3/7/2018) pukul 15.00 sore waktu setempat. Penangkapannya sehubungan dengan transaksi yang melibatkan SRC International, bekas anak perusahaan dari investasi bermasalah 1MDB.

Dia diperkirakan akan menghadapi banyak tuduhan di bawah Undang-undang Anti-Pencucian Uang dan KUHP. (ce1/iml)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Kamis, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Kamis, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Kamis, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Kamis, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Kamis, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Kamis, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Kamis, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

Kamis, 20 September 2018 - 18:38 WIB

Ancaman Serius Plastik Mikro

Kamis, 20 September 2018 - 17:37 WIB

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Kamis, 20 September 2018 - 17:36 WIB

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Kamis, 20 September 2018 - 17:36 WIB

Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Selasa, 18 September 2018 - 16:44 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us