VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Ternyata yang Mengusir Ratna ialah Dukun Perempuan, Bukan Luhut
Selasa, 03 Juli 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 426 kali Print | Komentar
Ternyata yang Mengusir Ratna ialah Dukun Perempuan, Bukan Luhut
Ratna Sarumpaet. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tayangan adu mulut antara aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet dengan Menteri Kordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat ini tengah viral di media sosial.

Ratna dalam video itu diusir olehh seorang wanita dari posko terpadu kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Terkait itu, Ratna memberikan klarifikasi terhadap kejadian sesungguhnya.

Dia menegaskan, yang mengusirnya dari posko itu bukan Luhut maupun warga korban kecelakaan. Ratna menduga, perempuan yang mengusirnya itu seorang paranormal.

"Saya mau luruskan aja, yang mengusir itu bukan korban atau Pak Luhut juga, tapi yang mengusir itu seseorang yang ditanam di sana sebagai dukun," katanya, sebagaimana diberitakan JawaPos.com, Selasa (3/7/2018).

Adapun dugaan itu muncul karena ketika di hadapan Ratna perempuan itu mengaku sebagai penjaga tanah leluhur. Karena itu, dia pun diusir dari lokasi oleh perempuan yang diduga dukun tersebut.

"Dia mengaku dukun penjaga tanah leluhur nusantara, makanya saya disuruh pergi karena dia sedang menjaga tanah leluhur," jelasnya.

Tak ayal, diperlakukan seperti itu membuat Ratna lantas naik pitam. Dia kemudian menyebut dengan tegas kepada si perempuan untuk menolak jika hanya diberikan ganti rugi atas kecelakaan kapal itu. Akan tetapi, omongannya itu tak digubris.

"Jadi, saya kesel, saya bilang ibu jangan mau dibayar-bayar gini. Nah dia sih nggak peduli kayak orang kesurupan gitu," papar ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu.

Tak lama usai dirinya keluar dari posko terpadu, Ratna mengaku didatangi oleh seseorang yang dianggapnya sebagai anggota pemerintahan setempat. Si petugas yang tak terima dengan kalimat yang dilontarkan Ratna kepada perempuan yang diduga sebagai dukun itu lantas juga sempat beradu argumen dengan Ratna.

"Waktu saya di luar saya dikejar sama Dinas Pariwisatanya karena dia pakai baju kepala dinas. ’Saya dari Dinas Pariwisata,’ dia bilang begitu, ’Kenapa ibu menuduh tadi ada yang dibayar?’ Saya jawab, ’Kenapa kamu yang sewot? Dia aja tenang-tenang aja’," tutupnya. (ce1/sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
KPU Riau Belum Cetak APK
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib

Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib

RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan

Senin, 12 November 2018 - 21:00 WIB

Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Senin, 12 November 2018 - 19:00 WIB

Cukai Rokok Batal Naik, Target Pajak Sulit Tercapai

Senin, 12 November 2018 - 18:00 WIB

Pemko Tolak PNS Pindahan

Senin, 12 November 2018 - 12:02 WIB

El Faraon Jadi Pembeda

Senin, 12 November 2018 - 10:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini