VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Ternyata yang Mengusir Ratna ialah Dukun Perempuan, Bukan Luhut
Selasa, 03 Juli 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 256 kali Print | Komentar
Ternyata yang Mengusir Ratna ialah Dukun Perempuan, Bukan Luhut
Ratna Sarumpaet. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tayangan adu mulut antara aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet dengan Menteri Kordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat ini tengah viral di media sosial.

Ratna dalam video itu diusir olehh seorang wanita dari posko terpadu kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Terkait itu, Ratna memberikan klarifikasi terhadap kejadian sesungguhnya.

Dia menegaskan, yang mengusirnya dari posko itu bukan Luhut maupun warga korban kecelakaan. Ratna menduga, perempuan yang mengusirnya itu seorang paranormal.

"Saya mau luruskan aja, yang mengusir itu bukan korban atau Pak Luhut juga, tapi yang mengusir itu seseorang yang ditanam di sana sebagai dukun," katanya, sebagaimana diberitakan JawaPos.com, Selasa (3/7/2018).

Adapun dugaan itu muncul karena ketika di hadapan Ratna perempuan itu mengaku sebagai penjaga tanah leluhur. Karena itu, dia pun diusir dari lokasi oleh perempuan yang diduga dukun tersebut.

"Dia mengaku dukun penjaga tanah leluhur nusantara, makanya saya disuruh pergi karena dia sedang menjaga tanah leluhur," jelasnya.

Tak ayal, diperlakukan seperti itu membuat Ratna lantas naik pitam. Dia kemudian menyebut dengan tegas kepada si perempuan untuk menolak jika hanya diberikan ganti rugi atas kecelakaan kapal itu. Akan tetapi, omongannya itu tak digubris.

"Jadi, saya kesel, saya bilang ibu jangan mau dibayar-bayar gini. Nah dia sih nggak peduli kayak orang kesurupan gitu," papar ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu.

Tak lama usai dirinya keluar dari posko terpadu, Ratna mengaku didatangi oleh seseorang yang dianggapnya sebagai anggota pemerintahan setempat. Si petugas yang tak terima dengan kalimat yang dilontarkan Ratna kepada perempuan yang diduga sebagai dukun itu lantas juga sempat beradu argumen dengan Ratna.

"Waktu saya di luar saya dikejar sama Dinas Pariwisatanya karena dia pakai baju kepala dinas. ’Saya dari Dinas Pariwisata,’ dia bilang begitu, ’Kenapa ibu menuduh tadi ada yang dibayar?’ Saya jawab, ’Kenapa kamu yang sewot? Dia aja tenang-tenang aja’," tutupnya. (ce1/sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
PEMILU 2019
Bacaleg 2019 dari PSI Dipastikan Tak Ada Napi Korupsi
Selasa, 17 Juli 2018 - 18:00 wib
PER MARET 2018
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun, Ini Alasannya Menurut Sri Mulyani
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 wib

Satukan Suara, IKSM Gelar Halalbihalal
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 wib
PILPRES 2019
Soal Cawapres Jokowi, PDIP: Megawati Tak Pernah Mengintervensi
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:40 wib

Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:30 wib
DIHARAP LEBIH DARI SATU
Pilpres 2019 Hanya Diikuti Calon Tunggal? Simak Skenario dari KPU Ini
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:20 wib

Program Asuransi Jiwa Bantu Nelayan
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:20 wib
DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:10 wib
PILPRES 2019
Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Nasdem: Semakin Cepat Gabung Tentu...
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Innalillahi untuk PKS dari Fahri Hamzah yang Tak Akan Nyaleg Lagi
13 Jamaah Pekanbaru Gagal Berangkat

Selasa, 17 Juli 2018 - 11:32 WIB

Nusantara Mengaji, Jaga Kesatuan dan Perdamaian RI

Minggu, 15 Juli 2018 - 11:05 WIB

Keluarga Zohri Tolak Niat Pemerintah Renovasi Rumah Lama, Ini Alasannya
Ternyata, Segini Harga Rumah untuk Zohri dari Kemendagri
Sagang Online
loading...
Follow Us