VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Ternyata yang Mengusir Ratna ialah Dukun Perempuan, Bukan Luhut
Selasa, 03 Juli 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 334 kali Print | Komentar
Ternyata yang Mengusir Ratna ialah Dukun Perempuan, Bukan Luhut
Ratna Sarumpaet. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tayangan adu mulut antara aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet dengan Menteri Kordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat ini tengah viral di media sosial.

Ratna dalam video itu diusir olehh seorang wanita dari posko terpadu kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Terkait itu, Ratna memberikan klarifikasi terhadap kejadian sesungguhnya.

Dia menegaskan, yang mengusirnya dari posko itu bukan Luhut maupun warga korban kecelakaan. Ratna menduga, perempuan yang mengusirnya itu seorang paranormal.

"Saya mau luruskan aja, yang mengusir itu bukan korban atau Pak Luhut juga, tapi yang mengusir itu seseorang yang ditanam di sana sebagai dukun," katanya, sebagaimana diberitakan JawaPos.com, Selasa (3/7/2018).

Adapun dugaan itu muncul karena ketika di hadapan Ratna perempuan itu mengaku sebagai penjaga tanah leluhur. Karena itu, dia pun diusir dari lokasi oleh perempuan yang diduga dukun tersebut.

"Dia mengaku dukun penjaga tanah leluhur nusantara, makanya saya disuruh pergi karena dia sedang menjaga tanah leluhur," jelasnya.

Tak ayal, diperlakukan seperti itu membuat Ratna lantas naik pitam. Dia kemudian menyebut dengan tegas kepada si perempuan untuk menolak jika hanya diberikan ganti rugi atas kecelakaan kapal itu. Akan tetapi, omongannya itu tak digubris.

"Jadi, saya kesel, saya bilang ibu jangan mau dibayar-bayar gini. Nah dia sih nggak peduli kayak orang kesurupan gitu," papar ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu.

Tak lama usai dirinya keluar dari posko terpadu, Ratna mengaku didatangi oleh seseorang yang dianggapnya sebagai anggota pemerintahan setempat. Si petugas yang tak terima dengan kalimat yang dilontarkan Ratna kepada perempuan yang diduga sebagai dukun itu lantas juga sempat beradu argumen dengan Ratna.

"Waktu saya di luar saya dikejar sama Dinas Pariwisatanya karena dia pakai baju kepala dinas. ’Saya dari Dinas Pariwisata,’ dia bilang begitu, ’Kenapa ibu menuduh tadi ada yang dibayar?’ Saya jawab, ’Kenapa kamu yang sewot? Dia aja tenang-tenang aja’," tutupnya. (ce1/sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Jalan Perhentian Luas-Situgal Terancam Putus
Jumat, 21 September 2018 - 15:00 wib

Belanja Hemat hingga 50 Persen di Informa WOW Sale
Jumat, 21 September 2018 - 14:45 wib
Berkas Korupsi Kredit Fiktif Dinyatakan Lengkap

Berkas Korupsi Kredit Fiktif Dinyatakan Lengkap
Jumat, 21 September 2018 - 14:30 wib

Korut Segera Tutup Fasilitas Nuklir Utama Tongchang-ri
Jumat, 21 September 2018 - 14:30 wib

Lanud Lahirkan Tiga Penerbang Tempur
Jumat, 21 September 2018 - 14:00 wib

Harimau Mangsa Ternak Warga
Jumat, 21 September 2018 - 13:30 wib
Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak

Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak
Jumat, 21 September 2018 - 12:53 wib

Kesbangpol Gelar Penyuluhan Narkoba di Rupat
Jumat, 21 September 2018 - 12:30 wib
ASN Tersangkut Narkoba Terancam Dipecat

ASN Tersangkut Narkoba Terancam Dipecat
Jumat, 21 September 2018 - 12:00 wib

Bupati Hadiri Rakornas APKP
Jumat, 21 September 2018 - 11:40 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Tiap Anggota Dewan Terima Rp200 Juta

Selasa, 18 September 2018 - 10:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us