Depan >> Berita >> Hukum >>
KABUR KE INDONESIA
Saksi Kunci Skandal Korupsi Najib Razak Berhasil Ditangkap Polri
Selasa, 03 Juli 2018 - 16:25 WIB > Dibaca 347 kali Print | Komentar
Saksi Kunci Skandal Korupsi Najib Razak Berhasil Ditangkap Polri
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Selasa (2/7/2018), buron asal Malaysia, Ketua UMNO Bagian Sungai Besar Datuk Seri Jamal Md Yunos, berhasil diamankan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di daerah Jakarta.

"Kemarin sore sudah ditangkap DPO Diraja Malaysia. Kepala polisinya menghubungi saya, kemudian timnya memberi informasi terkait seorang DPO asal Malaysia, Jamal," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Jamal, menurutnya, diduga menjadi tersangka dan saksi kunci dalam kasus korupsi pengelolaan dana pemerintah (sovereign wealth fund) 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Adapun diduga skandal pencucian uang itu bernilai hingga USD 4,5 miliar atau setara Rp63,8 triliun.

"Jamal ini diduga terkait dengan kasus 1MDB yang diduga melibatkan mantan PM. Yang bersangkutan ini tersangka dan saksi kunci dalam kasus itu," sebutnya.

Diketahui, saat kasus tersebut merebak, Jamal meninggalkan Malaysia secara ilegal. Polri pun diminta bantuan untuk mencari sang buron yang diduga kabur ke Indonesia. Kemudian Polri melakukan investigasi.

Informasi awal Jamal berada di Medan. Selanjutnya, menuju ke Jakarta pada Ahad (1/7/2018).

"Tiga Juli ditangkap di Tebet dan diamankan di PMJ. Saya sudah sampaikan ke kepala Kepolisian Diraja Malaysia," tuturnya.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin mengucapkan terima kasih kepada Polri terkait penangkapan itu. Sementara, Tito pun mengaku mendapat telepon dari pejabat tinggi Malaysia pagi tadi bahwa Perdana Menteri Mahathir Mohamad juga menyampaikan ucapan terima kasih ke Presiden Joko Widodo.

Rencananya, Mahathir akan membuat surat resmi ke presiden karena sudah membantu menginvestigasi kasus di Malaysia. Buron itu, rencananya akan dideportasi.

"Kami akan segera deportasi kalau nggak hari ini, besok. Dan polisi Malaysia akan tiba di sini untuk melunasi teknisnya dan mungkin akan terbang pakai Malaysia Airlines," tuntasnya.(dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi

Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:40 wib

Kadiskominfops Ikuti Rapat Finalisasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
PILPRES 2019
Elite PKS Protes Manuver Prabowo, Begini Komentar Gerindra
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Tio Pakusadewo Kecewa Sidang Putusan Ditunda Pekan Depan
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:30 wib

Diskes Siagakan Tim Medis di MTQ
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:20 wib
PILPRES 2019
Prabowo Kian Sering Lakukan Manuver Politik, Tak Percaya PKS Lagi?
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:15 wib
TERKAIT PENYERANGAN BOM MOLOTOV
Gerakan #2019GantiPresiden Terus Jalan meski Mardani Diteror
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Tiga Pengedar Sabu Dibekuk

Tiga Pengedar Sabu Dibekuk
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sidang Syafruddin Temenggung, Begini Kesaksian Mantan Wapres Boediono
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Soal Proyek PLTU Riau-1, Eni Saragih Tulis Surat Klarifikasi, Isinya...
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Gerak Cepat KPK Tangani Kasus Korupsi PLTU Riau 1

Selasa, 17 Juli 2018 - 12:41 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini