Hilang di Gua, 12 Pemain Bola Belum Ditemukan
Selasa, 03 Juli 2018 - 11:59 WIB > Dibaca 281 kali Print | Komentar
Hilang di Gua, 12 Pemain Bola Belum Ditemukan
PENYELAM: Tim penyelam dari Angkatan Laut Thailand terus melakukan upaya penyelamatan terhadap 13 orang anak dari tim sepakbola Thailand yang terjebak di dalam gua. (INTERNET)
Berita Terkait
BANGKOK (RIAUPOS.CO) - Tim penyelamat berlomba untuk menyelamatkan tim sepakbola muda beserta pelatihnya berjumlah 13 orang. Tim sepakbola muda itu berisi anak-anak usia belasan tahun yang diyakini terperangkap di dalam kompleks Gua Tham Luang sebelum hujan turun selama dua hari.

Seperti dilansir Bangkok Post pada Senin, (2/6), Departemen Meteorologi mengatakan, hujan sepertinya akan terjadi lagi hari Rabu. Artinya, tim penyelamat bisa mendapatkan cuaca sempurna untuk pencarian hari ini, Selasa (3/7).

Mereka yang terlibat dalam operasi penyelamatan mulai memompa air keluar dari saluran banjir yang telah menghambat pencarian. Sejauh ini belum ada kontak atau tanda penemuan 12 pemain bola dan seorang pelatih mereka yang telah hilang sejak 23 Juni, tetapi kegiatan penyelamatan terus berjalan.

Penyelam sudah menuju ke gua di bagian Chamber 3. Jarak antara Chamber 3 dan Pattaya Beach diyakini 3 kilometer. Dilaporkan para penyelam telah melakukan perjalanan sejauh 600 meter menuju area target.

Para penyelam, baik dari tim Thailand maupun orang asing, maju terus mencari para korban. Namun mereka hanya bisa berenang lambat karena seluruh jaringan gua masih banjir dan airnya penuh lumpur. Ini mengurangi jarak pandang penyelam.

Raja Thailand telah menyediakan lampu LED yang bisa digunakan untuk menerangi bagian dalam gua. Raja mendesak umat Buddha untuk mempelajari Metta Sutta untuk membantu mereka mempersiapkan pikiran mereka untuk membuat harapan yang kuat bagi keselamatan orang-orang yang hilang.

Jumat lalu, Raja Thailand memimpin doa Metta Sutta untuk tim sepakbola di Royal Plaza di Bangkok. Putri Ubolratana telah menggambar Moo Pa atau babi hutan, yang diberi nama klub sepakbola, dengan gambar para pemain di punggungnya untuk memperluas dukungannya dengan hashtag ‘Bring Moo Pa home’.

Kepala Komando Pasukan Khusus Angkatan Laut Apakorn Yukongkaew mengatakan, mereka akan terus bergerak maju sampai menemukan anak-anak. Upaya penyelamatan memiliki tiga untaian utama, penyelam mencoba berenang melewati gua yang banjir untuk mencari tim yang hilang.

Tentara mencari celah yang dapat memberikan lebih banyak cara ke kompleks, dan para insinyur memompa jutaan galon air. Ada beberapa tim spesialis asing yang terlibat.

Kelompok-kelompok dari Australia, Inggris, Cina, Laos dan Myanmar juga membantu dalam operasi itu, begitu juga beberapa perusahaan Thailand. Amerika Serikat mengirim 17 spesialis penyelamat Angkatan Udara untuk membantu pencarian, bersama dengan staf pendukung tambahan. Bantuan asing terbaru adalah tim dari Australia, yang tiba di kompleks Gua Tham Luang pada hari Ahad.(ina/jpg/wws)
KOMENTAR
Berita Update
Berlari 15 Menit untuk Daya Ingat yang Baik

Berlari 15 Menit untuk Daya Ingat yang Baik
Senin, 18 November 2018 - 20:28 wib
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Senin, 18 November 2018 - 06:45 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Senin, 18 November 2018 - 05:11 wib

Alasan Jerinx SID Tak Mau Temui Via Vallen
Senin, 18 November 2018 - 03:59 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Senin, 18 November 2018 - 02:50 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Jadi Pemilik Akun Penyebar Hoax, Istri Gubernur Diselidiki Polisi
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 WIB

Irlandia Selidiki Benda Terbang di Lepas Pantai Negaranya

Selasa, 13 November 2018 - 16:16 WIB

Legislator Muslim, Antitesis Politik Ketakutan

Minggu, 11 November 2018 - 20:38 WIB

Pembunuhan Khashoggi Perparah Aliansi AS-Saudi

Sabtu, 10 November 2018 - 15:48 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini