Depan >> Berita >> Hukum >>
DINILAI SEBARKAN HOAX
TvOne Polisikan Akun Instagram Ini karena Hoax Argentina Vs Perancis
Senin, 02 Juli 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 361 kali Print | Komentar
TvOne Polisikan Akun Instagram Ini karena Hoax Argentina Vs Perancis
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Akun Instagram bola_gila secara resmi dilaporkan ke polisi oleh stasiun televisi TvOne. Pelaporan terjadi karena akun Instagram itu telah menyebarkan berita hoax yang mengatasnamakan stasiun televisi tersebut.

Akan tetapi, dalam laporan yang dibuat, terlapor masih dalam lidik. Untuk diketahui, TvOne merasa dicemarkan citranya akibat kabar bohong alias hoax tentang tim nasional Argentina menang dalam laga melawan Perancis.

Adapun informasi menyesatkan yang disebarkan melalui foto tayangan TvOne itu dalam akun Instagram bola_gila itu jelas adalah hasil rekayasa belaka. Akun instagram itu dilaporkan atas dugaan menyebarkan informasi bohong dan ujaran kebencian seperti yang tertuang dalam Pasal 35 juncto pasal 27 ayat 3 dan pasal 36 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 (UU ITE).

Laporan sendiri bernomor LP/3427/VII/2018/PMJ/ Ditreskrimsus. Menurut General Manager News Gathering TvOne, Ecep S Yasa, proses hukum ditempuh pihaknya karena yang dilakukan terlapor bukanlah produk jurnalistik.

"Tapi ini kan sebuah berita bohong yang di-publish di sosmed yang tida bisa dipertanggungjawabkan dan memang mungkin bercandaan, tapi dampaknya sangat serius. Kepercayaan publik kepada TvOne menjadi sangat turun mungkin atau terganggu karena berita ini. Karena rata-rata yang di-posting kemudian dianggap itu benar dan dipercaya masyarakat bahwa running text itu benar dikeluarkan TvOne," katanya di Polda Metro Jaya, Senin (2/7/2018).

Kendati akun @bola_gila sudah melalukan klarifikasi dan meminta maaf, tetapi proses hukum dirasa perlu dilakukan agar kejadian serupa tak terulang ke depannya. Terlebih, yang dilakukan akun itu sudah bersifat mencemarkan, menyesatkan informasi, serta berbahaya bagi masyarakat karena infomasi hoax yang dibuat akun tersebut.

"Kami pada prinsipnya tidak ingin peristiwa yang sama terulang di kemudian hari, sehingga memang proses penegakkan hukum harus kami tempuh. Bahwa ada persoalan minta maaf, dimaafkan atau tidak itu persoalan yang tetap bisa berjalan. Tapi, ini kan persoalan hukum yang harus diselesaikan secara hukum," tuntasnya. (bin)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi

Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:40 wib

Kadiskominfops Ikuti Rapat Finalisasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
PILPRES 2019
Elite PKS Protes Manuver Prabowo, Begini Komentar Gerindra
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib
KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Tio Pakusadewo Kecewa Sidang Putusan Ditunda Pekan Depan
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:30 wib

Diskes Siagakan Tim Medis di MTQ
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:20 wib
PILPRES 2019
Prabowo Kian Sering Lakukan Manuver Politik, Tak Percaya PKS Lagi?
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:15 wib
TERKAIT PENYERANGAN BOM MOLOTOV
Gerakan #2019GantiPresiden Terus Jalan meski Mardani Diteror
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Tiga Pengedar Sabu Dibekuk

Tiga Pengedar Sabu Dibekuk
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sidang Syafruddin Temenggung, Begini Kesaksian Mantan Wapres Boediono
Tingkat Stres Tinggi, Anggota Brimob Nekat Tembak Kepala Sendiri
Soal Proyek PLTU Riau-1, Eni Saragih Tulis Surat Klarifikasi, Isinya...
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Gerak Cepat KPK Tangani Kasus Korupsi PLTU Riau 1

Selasa, 17 Juli 2018 - 12:41 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini