Depan >> Berita >> Hukum >>
DINILAI SEBARKAN HOAX
TvOne Polisikan Akun Instagram Ini karena Hoax Argentina Vs Perancis
Senin, 02 Juli 2018 - 20:00 WIB > Print | Komentar
TvOne Polisikan Akun Instagram Ini karena Hoax Argentina Vs Perancis
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Akun Instagram bola_gila secara resmi dilaporkan ke polisi oleh stasiun televisi TvOne. Pelaporan terjadi karena akun Instagram itu telah menyebarkan berita hoax yang mengatasnamakan stasiun televisi tersebut.

Akan tetapi, dalam laporan yang dibuat, terlapor masih dalam lidik. Untuk diketahui, TvOne merasa dicemarkan citranya akibat kabar bohong alias hoax tentang tim nasional Argentina menang dalam laga melawan Perancis.

Adapun informasi menyesatkan yang disebarkan melalui foto tayangan TvOne itu dalam akun Instagram bola_gila itu jelas adalah hasil rekayasa belaka. Akun instagram itu dilaporkan atas dugaan menyebarkan informasi bohong dan ujaran kebencian seperti yang tertuang dalam Pasal 35 juncto pasal 27 ayat 3 dan pasal 36 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 (UU ITE).

Laporan sendiri bernomor LP/3427/VII/2018/PMJ/ Ditreskrimsus. Menurut General Manager News Gathering TvOne, Ecep S Yasa, proses hukum ditempuh pihaknya karena yang dilakukan terlapor bukanlah produk jurnalistik.

"Tapi ini kan sebuah berita bohong yang di-publish di sosmed yang tida bisa dipertanggungjawabkan dan memang mungkin bercandaan, tapi dampaknya sangat serius. Kepercayaan publik kepada TvOne menjadi sangat turun mungkin atau terganggu karena berita ini. Karena rata-rata yang di-posting kemudian dianggap itu benar dan dipercaya masyarakat bahwa running text itu benar dikeluarkan TvOne," katanya di Polda Metro Jaya, Senin (2/7/2018).

Kendati akun @bola_gila sudah melalukan klarifikasi dan meminta maaf, tetapi proses hukum dirasa perlu dilakukan agar kejadian serupa tak terulang ke depannya. Terlebih, yang dilakukan akun itu sudah bersifat mencemarkan, menyesatkan informasi, serta berbahaya bagi masyarakat karena infomasi hoax yang dibuat akun tersebut.

"Kami pada prinsipnya tidak ingin peristiwa yang sama terulang di kemudian hari, sehingga memang proses penegakkan hukum harus kami tempuh. Bahwa ada persoalan minta maaf, dimaafkan atau tidak itu persoalan yang tetap bisa berjalan. Tapi, ini kan persoalan hukum yang harus diselesaikan secara hukum," tuntasnya. (bin)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Inalum Pasok Bahan Baku Velg
Sabtu, 16 Februari 2019 - 14:41 wib

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Sabtu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib

SMAN 1 Ujungbatu Melaju ke Final
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:03 wib

Kampar Akan Konsentrasi Sukseskan Pemilu
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:00 wib
Miliki Paket Sabu, Seorang Nenek dan Pemuda Diamankan

Miliki Paket Sabu, Seorang Nenek dan Pemuda Diamankan
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:58 wib
Tersangka Sabu  Ditangkap Polisi

Tersangka Sabu Ditangkap Polisi
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:55 wib

Sekda Lantik 187 Pejabat Eselon III dan IV Rohul
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:53 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Plt Ketua Umum PSSI Tersangka

Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:19 WIB

Ahmad Dhani Minta Keleluasaan Bicara ke Media

Rabu, 13 Februari 2019 - 09:21 WIB

Setelah Dua Tahun, 13 Taruna Diberhentikan

Rabu, 13 Februari 2019 - 09:12 WIB

Sofyan dan Idrus Bantah Dugaan Aliran Fee Proyek

Rabu, 13 Februari 2019 - 09:05 WIB

 Umur 23 Tahun, Sudah Lincah Mencuri Motor Puluhan Kali

Selasa, 12 Februari 2019 - 20:57 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us