PER 1 JULI 2018

Harga Pertamax Naik Rp600 per Liter, Ini Penyebabnya Menurut Menteri BUMN

Ekonomi-Bisnis Senin, 02 Juli 2018 - 18:45 WIB

Harga Pertamax Naik Rp600 per Liter, Ini Penyebabnya Menurut Menteri BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kenaikan Pertamax Cs yang dilakukan PT Pertamina (Persero) merupakan refleksi langsung dari kenaikan harga minyak dunia saat ini. Hal itu dikatakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Dia menyatakan, hal itu disebabkan Pertamax Cs merupakan produk premium yang tidak disubsidi pemerintah.

"Ya memang kalau dihitung Pertamax ini kan sebetulnya produk premium, ya. Premium produk itu bahwa kami melihatnya tertentunya langsung melihat refleksi harga minyak dunia," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Ahad (1/7/2018).

Adapun naiknya harga Pertamax itu pun telah mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat. Diketahui, pada umumnya pengguna Pertamax adalah kendaraan mewah.

"Jadi, kami lihat ini seharusnya yang memanfaatkan (pengguna) Pertamax ini mampulah untuk membeli kenaikan harga ini," tuturnya.

Dia menyebut, kenaikan harga itu masih cukup bersaing jika dibandingkan dengan jenis produk yang sama yang dijual perusahaan minyak lain, seperti Shell dan Petronas.

"Dan kalau dilihat secara total, Shell juga jualan, Petronas juga jualan, harga kita masih lebih baik dari mereka," tuntasnya.

PT Pertamina (Persero) sebelumnya memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Dexlite mulai hari ini, 1 Juli 2018, pukul 00.00 WIB.

Hal itu dibenarkan oleh VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito.

“Iya, benar (naik),” katanya saat dikonfirmasi oleh JawaPos.com, Ahad (1/7/2018).

Adapun BBM Pertamax naik Rp600 per liter menjadi Rp9.500 per liter dari sebelumnya Rp8.900 per liter. Sementara Pertamina Dex naik sebesar Rp500 per liter menjadi Rp10.500 per liter dari sebelumnya Rp10.000 per liter.

Di sisi lain, Pertamax Turbo naik Rp600 per liter menjadi Rp10.700 per liter dari sebelumnya Rp10.100 per liter. Serta Dexlite naik Rp900 per liter menjadi Rp9.000 per liter dari sebelumnya Rp8.100 per liter.


Adapun BBM jenis lainnya, seperti Premium, Pertalite, Bio Solar, Solar NPSO, dan Pertamax racing tetap atau tidak berubah dari harga sebelumnya. (srs)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook