Terdakwa Prostitusi Online Dicambuk 40 Kali
Senin, 02 Juli 2018 - 12:18 WIB > Dibaca 248 kali Print | Komentar
Terdakwa Prostitusi Online Dicambuk 40 Kali
DIGELANDANG: Pelaku yang terlibat dalam prostitusi online di Lhokseumawe digelandang polisi usai pemeriksaan. Rencananya, mereka akan dieksekusi cambuk, Selasa (3/7/2018) besok di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe. (ARMIADI/JPG)
Berita Terkait



LHOKSEUMAWE (RIAUPOS.CO) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe bersama Satpol PP dan WH Lhokseumawe, segera mengeksekusi cambuk enam terdakwa perkara prostitusi online, Selasa (3/7). Eksekusi akan dilakukan di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe pukul 14.00 WIB.

Dilaksanakannya hukum cambuk tersebut, untuk menindaklanjuti  putusan persidangan Majelis Hakim Mahkamah Syariah Lhokseumawe. Keenam terdakwa itu terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

“Jumat sore, kami sudah menerima surat pemberitauan pelaksanaan eksekusi cambuk terhadap enam terdakwa pelanggar Qanun Hukum Jinayat dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe,”ucap Kepala Satpol PP dan WH Lhokseumawe, Dr. Muhammad Irsyadi, Ahad  (1/7).

Ia mengatakan, pihaknya akan menyediakan tempat sebagai lokasi eksekusi cambuk di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe. Termasuk melibatkan dari pihak kepolisian sebagai pengamanan di lokasi eksekusi berlangsung.

Irsyadi menyebutkan, keenam terdakwa itu yakni, CSM (35), GM (33), ED (33) dan PH, masing-masing dihukum 40 kali cambuk di depan umum. Kemudian, dua terdakwa lainnya, MA (50) dan FA (28) juga akan dihukum masing-masing 25 kali eksekusi cambuk. Dengan total eksekusi cambuk sebanyak 210 kali.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan dari Polres Lhokseumawe, berhasil membongkar jaringan prostitusi online via WhatsApp di Kota Lhokseumawe, Senin (26/3). Dalam operasi terpadu itu, polisi berhasil meringkus wanita yang diduga sebagai PSK dan mami, serta tiga laki-laki hidung belang.

“Mereka kami tangkap di sebuah rumah di Cunda, dan di kawasan SPBU Cunda serta  di tempat karaoke SGP Lhokseumawe,” ungkap Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta didampingi Wakapolres Kompol Imam Hasfali, Kabag Ops Kompol Ahzan dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha saat itu.

Kapolres menyebutkan, wanita dan pria yang ditangkap itu diduga terlibat dalam prostitusi online dan manual. Bahkan, masing-masing mereka berperan, mulai dari penghubung, PSK, mami, penyedia tempat dan lelaki hidung belang.(arm/mai/das)
KOMENTAR
Berita Update
KASUS SUAP
Kaget Rumahnya Digeledah KPK, Begini Komentar Dirut PLN
Senin, 16 Juli 2018 - 21:00 wib
PASCA-OTT
Anggota DPR Kembali Digarap KPK, Begini Komentar Bamsoet
Senin, 16 Juli 2018 - 20:45 wib
PILPRES 2019
Siap-siap! Ada Kejutan dari Demokrat saat SBY dan Prabowo Bertemu
Senin, 16 Juli 2018 - 20:30 wib
PILPRES 2019
Belum Ada Nama Lain Kecuali Prabowo untuk Jadi Capres Tiga Partai Ini
Senin, 16 Juli 2018 - 20:00 wib
MENJADI 51,2 PERSEN
Soal Divestasi Saham Freeport, Simak Penjelasan Terbaru dari Jokowi Ini
Senin, 16 Juli 2018 - 19:30 wib
PIALA DUNIA 2018
Harry Kane Dihujat karena Raih Sepatu Emas Tanpa "Berkeringat"
Senin, 16 Juli 2018 - 19:15 wib
PILPRES 2019
Soal Cawapres Jokowi, ICW Rekomendasikan Tokoh Hukum Ini
Senin, 16 Juli 2018 - 19:00 wib
KASUS KORUPSI
20 Hari ke Depan, Mantan Dirut PT Jasindo Jadi Tahanan KPK
Senin, 16 Juli 2018 - 18:45 wib
SUDAH DIDAFTARKAN KE KPU
Inilah Para Artis yang Maju Bersama Nasdem di Pemilu 2019
Senin, 16 Juli 2018 - 18:30 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
39 Wanita Seksi Terjaring Razia

Senin, 16 Juli 2018 - 11:48 WIB

Posisi Kadishub Medan Digoyang

Senin, 16 Juli 2018 - 11:10 WIB

Angin Kencang Rusak 25 Rumah

Senin, 16 Juli 2018 - 10:21 WIB

Anak Ditolak Sekolah, Warga Batam Datangi DPRD

Kamis, 12 Juli 2018 - 12:57 WIB

Jual Hutan Lindung, Pegawai BPN Ditahan

Senin, 09 Juli 2018 - 11:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us