PADA MASA NAJIB RAZAK
Partai Penguasa Malaysia Diduga Kecipratan Uang Korupsi 1MDB
Sabtu, 30 Juni 2018 - 16:15 WIB > Dibaca 405 kali Print | Komentar
Partai Penguasa Malaysia Diduga Kecipratan Uang Korupsi 1MDB
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) - Selama Najib Razak berkuasa sebagai perdana menteri Malaysia, uang 1Malaysia Development Berhad (1MDB) diduga mengalir ke UMNO. Uang itu diduga kuat menjadi bahan bakar mesin partai itu.

Adapun sejak koalisi Pakatan Harapan (PH) berkuasa, pemerintah bergerak cepat untuk mengungkap dan menuntaskan skandal korupsi yang menjadi sorotan dunia tersebut. Kemarin, Jumat (29/6/2018) satuan tugas khusus yang mengurus kasus itu menyatakan bahwa mereka telah membekukan rekening-rekening yang ditengarai menerima aliran dana 1MDB.

Rekening milik Partai United Malays National Organisation (UMNO) menjadi salah satu yang dibekukan. UMNO sendiri merupakan partai besutan Najib Razak sebelum dia mundur 12 Mei lalu usai kalahnya koalisi Barisan Nasional (BN) dalam pemilu.

Di samping UMNO, masih ada beberapa partai lain, perusahaan, organisasi, serta individu yang dibekukan rekeningnya. Menurut laporan New Strait Times, bahkan ada 900 rekening yang dibekukan.

Kabar itu dibenarkan oleh kandidat Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi. Dia diberi tahu soal pembekuan itu sejak Kamis (28/6/2018). Adapun yang sudah dibekukan adalah rekening UMNO pusat dan Selangor. Sangat mungkin cabang di Johor akan menyusul.

’’Sebagai presiden sementara, saya akan melakukan segala cara untuk membuktikan bahwa uang milik UMNO berasal dari sumber yang jelas. UMNO tak pernah coba-coba terlibat pencucian uang,’’ ujarnya.

Sejauh ini, belum diketahui, apakah pembekuan itu akan berpengaruh terhadap pemilihan presiden dan petinggi UMNO lain yang bakal berlangsung hari ini. Yang jelas, kini seluruh anggota partai waswas.

Dikatakan Zahid, ada peluang UMNO tidak akan diperbolehkan mendaftar dalam pemilu mendatang. Partai itu akan dihapuskan oleh pemerintah. Tak hanya itu, sangat mungkin para petinggi partai akan dipanggili Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) untuk ditanyakan terkait 1MDB.

Di antara sejumlah pihak yang pasti segera diproses hukum adalah Najib. Ketika diwawancarai Bernama pada Kamis sore, PM Mahathir Mohamad menyatakan bahwa Najib segera didakwa.

’’Saya rasa dia akan diajukan ke meja hijau,’’ ucapnya.

Dari hasil penyelidikan Departemen Kehakiman AS, jumlah uang 1MDB yang disalahgunakan mencapai USD 4,5 miliar atau setara Rp64,28 triliun. Dari jumlah itu, sekitar USD 700 juta (Rp10 triliun) mengalir ke rekening pribadi Najib.

Suami Rosmah Mansor itu mengaku bahwa uang itu merupakan donasi dari mendiang Raja Abdullah dari Saudi. (sha/c17)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib

Hotel Prime Park Promo Wedding Expo
Sabtu, 21 September 2018 - 16:01 wib

Kondisi Firman Makin Membaik
Sabtu, 21 September 2018 - 16:00 wib
Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru
Sabtu, 21 September 2018 - 15:58 wib

1.601 Warga Ikuti Aksi Donor Darah Eka Hospital
Sabtu, 21 September 2018 - 15:45 wib

Banjir, Pemkab Kurang Tanggap
Sabtu, 21 September 2018 - 15:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Jumat, 21 September 2018 - 15:58 WIB

Korut Segera Tutup Fasilitas Nuklir Utama Tongchang-ri

Jumat, 21 September 2018 - 14:30 WIB

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

Kamis, 20 September 2018 - 18:38 WIB

Ancaman Serius Plastik Mikro

Kamis, 20 September 2018 - 17:37 WIB

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Kamis, 20 September 2018 - 17:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini