Terkait Guru Bahasa Inggris SD
Masih Dicarikan Solusi
Jumat, 29 Juni 2018 - 11:12 WIB > Dibaca 297 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Meski sudah mendatangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), hingga saat ini Komisi III DPRD Kota Pekanbaru belum menemukan solusi karena ditiadakannya mata pelajaran (mapel) bahasa Inggis di tingkat SD  2018/2019 ditiadakan. Bahkan guru mata pelajaran bahasa Inggris masih enggan dipindahkan ke SMP.

“Hingga saat ini kami masih mencari solusi terhadap mapel Bahasa Inggris dan para guru ini. Kami juga telah melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Bahkan juga sudah konsultasi ke pemerintah pusat perihal mapel bahasa Inggris dijadikan muatan lokal,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Dian Sukheri kepada Riau Pos.

Ia mengatakan, pertemuan antara perwakilan guru dan Kementerian Pendidikan belum ada hasilnya. Politisi Partai PKS ini mengatakan, yang menjadi permasalahan saat ini kondisi SMP di Kota Pekanbaru sudah memiliki guru bahasa Inggris.

 “Para guru sudah kami bawa bertemu Dirjen Bagian SD. Akan tetapi belum ditemukan solusinya. Nanti solusinya bagaimana mereka diarahkan ke SMP,” katanya.

Lebih lanjut  Dian juga menyebutkan, perihal guru bahasa Inggris tingkat yang dipindahkan ke SMP juga tidak tertampung secara keseluruhan. “Mereka semuanya ada 300 orang guru, inilah yang masih kami carikan solusinya. Harapan kita bisa diselesaikan di APBD Perubahan nantinya,” sebutnya.

Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal menyebutkan, penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris merupakan konsekuensi perubahan kurikulum. Hingga saat ini pihaknya telah memindahkan 20 guru bahasa Inggris SD dari 60 guru dengan status guru bantu, guru tidak tetap dan PNS yang diperjuangkan Disdik pindah ke SMPN.

‘’Kini masih ada 40 orang guru bahasa Inggris lagi yang tengah kami perjuangkan untuk dipindahkan ke SMP. Karena guru ini masih menggunakan kurikulum KTSP,’’ kata Jamal.

Sementara guru yang berstatus GTT atau honorer sekolah akan dipindahkan sesuai instruksi Disdik Pekanbaru. Karena, guru berstatus GTT dan honorer adalah tanggung jawab Disdik. Dalam artian guru itu tetap akan dipertahankan untuk terus menjadi tenaga pendidik di Pekanbaru.

Jamal mengakui, keputusan penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris adalah keputusan pemerintah pusat. Sementara seluruh daerah harus mengikutinya.

 “Guru yang dipindahkan ke SLTP harus bisa menyesuaikan proses belajar mengajar dengan tingkatan sekolah. Sehingga bisa menghasilkan lulusan bermutu nantinya,” jelas Jamal.

Jamal juga menyebutkan jika guru ini dipindahkan tidak akan rugi. Akan tetapi jumlah jam mata pelajaran dalam sepekan tidak akan mencapai 24 jam sesuai dengan keperluan sertifikasi.

Lebih lanjut Jamal menyebutkan untuk guru bahasa Inggris di sekolah yayasan dan swasta tergantung kebijakan sekolah tersebut.(gem)

Laporan DEBSY MEDYA SEPTIANI, Kota

KOMENTAR
Berita Update

Belanja Hemat hingga 50 Persen di Informa WOW Sale
Jumat, 21 September 2018 - 14:45 wib
Berkas Korupsi Kredit Fiktif Dinyatakan Lengkap

Berkas Korupsi Kredit Fiktif Dinyatakan Lengkap
Jumat, 21 September 2018 - 14:30 wib

Korut Segera Tutup Fasilitas Nuklir Utama Tongchang-ri
Jumat, 21 September 2018 - 14:30 wib

Lanud Lahirkan Tiga Penerbang Tempur
Jumat, 21 September 2018 - 14:00 wib

Jadi Timses, Ketum Pemuda Muhammadiyah Mundur dari PNS
Jumat, 21 September 2018 - 13:55 wib
Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak

Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak
Jumat, 21 September 2018 - 12:53 wib

Kesbangpol Gelar Penyuluhan Narkoba di Rupat
Jumat, 21 September 2018 - 12:30 wib
ASN Tersangkut Narkoba Terancam Dipecat

ASN Tersangkut Narkoba Terancam Dipecat
Jumat, 21 September 2018 - 12:00 wib

Bupati Hadiri Rakornas APKP
Jumat, 21 September 2018 - 11:40 wib
Terima 278 Formasi CPNS

Terima 278 Formasi CPNS
Jumat, 21 September 2018 - 11:20 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Sekolah Santa Maria: Pendidikan Berasaskan Tri Nga oleh Ki Hadjar Dewantara
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Selasa, 18 September 2018 - 17:00 WIB

Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Lantik 781 Mahasiswa Baru LP3I
HUT Wahidin Diperingati Secara Sederhana

Selasa, 11 September 2018 - 11:33 WIB

SMAN 12 Pekanbaru Gelar Kegiatan Literasi Puisi Spontan
Sagang Online
loading...
Follow Us