Depan >> Berita >> Hukum >>
DINILAI ADA KEJANGGALAN
Kasus Korupsi Haji, Eks Ketum PPP Jalani Sidang PK
Senin, 25 Juni 2018 - 16:20 WIB > Print | Komentar
Kasus Korupsi Haji, Eks Ketum PPP Jalani Sidang PK
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (DOK. JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali terus berupaya melakukan pencarian keadilan terhadap kasus yang menjeratnya meski telah diputus hukumnya oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Eks ketum PPP itu menempuh jalur peninjauan kembali (PK) atas kasus korupsi penyelengaraan ibadah haji pada 2010-2013 dan penggunaan dana operasional menteri. Adapun sidang PK itu berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Pengacara Suryadharma Ali, Muhammad Rullyandi, kliennya telah siap untuk menjalani sidang PK di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Sudah ada di lantai dua, nanti kami lihat hasilnya gimana, ya," ujarnya di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).

Menurutnya, ada kejanggalan atas perkara hukum yang menjerat kliennya itu. Menyikapi itu, tim kuasa hukum dan Suryadharma Ali akan membacakan novum di hadapan majelis hakim.

"Karena kami datang dengan alasan PK, nanti kita akan bacakan novum-nya," terangnya.

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta sebelumnya menolak permohonan banding yang diajukan Suryadharma Ali. Namun, hakim justru memperberat hukuman bagi Suryadharma.

Adapun majelis hakim justru menambah hukuman bagi Suryadharma menjadi 10 tahun penjara. Di samping itu, PT juga menambah hukuman berupa pencabutan hak politik Suryadharma selama lima tahun setelah pidana penjara selesai dijalani.

Diketahui, di pengadilan tingkat pertama, Suryadharma divonis 6 tahun penjara karena dinilai terbukti menyalahgunakan jabatannya selaku menteri dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan dalam penggunaan dana operasional menteri.

Akibat penyalahgunaan wewenangnya, dia dianggap merugikan keuangan negara sebesar Rp27.283.090.068 dan Rp17.967.405 riyal Saudi. Dia pun dianggap menggunakan dana operasional menteri (DOM) untuk kepentingan pribadinya.

Untuk diketahui, selama menjadi menteri, DOM yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang diterima Suryadharma berjumlah Rp100 juta per bulan.

Suryadharma menggunakan DOM untuk biaya pengobatan anaknya sebesar Rp12,4 juta. Di samping itu, dia pun membayar ongkos transportasinya beserta keluarga dan ajudan ke Singapura untuk liburan sebesar Rp95.375.830.

Dia dinilai menggunakan dana tersebut untuk membayar biaya pengurusan visa, membeli tiket pesawat, pelayanan di bandara, transportasi, dan akomodasi untuk dia beserta keluarga dan ajudan ke Australia sebesar Rp226.833.050. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
BERPULANGNYA KHAIRUNNAS AFRIZAL, MANTAN PEMAIN PSPS
Anak yang Santun dan Rajin Puasa Sunah
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:21 wib

Plt Ketua Umum PSSI Tersangka
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:19 wib

PLN Turunkan Tarif 900 VA
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:15 wib

Korban 100 Orang, Pelaku Raup Rp3 Miliar
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:06 wib

Lokasi Debat Mulai Ditata
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:00 wib

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Plt Ketua Umum PSSI Tersangka

Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:19 WIB

Ahmad Dhani Minta Keleluasaan Bicara ke Media

Rabu, 13 Februari 2019 - 09:21 WIB

Setelah Dua Tahun, 13 Taruna Diberhentikan

Rabu, 13 Februari 2019 - 09:12 WIB

Sofyan dan Idrus Bantah Dugaan Aliran Fee Proyek

Rabu, 13 Februari 2019 - 09:05 WIB

 Umur 23 Tahun, Sudah Lincah Mencuri Motor Puluhan Kali

Selasa, 12 Februari 2019 - 20:57 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us