Desa Harus Punya Aset Tanah

Riau Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:28 WIB

DURI (RIAUPOS.CO) - Pemuka masyarakat Melayu di Duri Syamsul Kadir berharap Pemkab Bengkalis bersama seluruh unsur terkait bisa membuat kebijakan khusus agar setiap desa di Negeri Junjungan memiliki aset berupa tanah.

“Pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan di negeri ini tidak memiliki aset berupa tanah kecuali hanya secuil kecil lahan. Itupun hanya untuk tapak kantor saja. Ini kenyataan, bukan isapan jempol belaka,” kata Syamsul di Duri, Jumat (22/6).

Kenyataan tersebut, dalam pandangan Syamsul sangat ironis. Apalagi hampir setiap hari pemerintah desa, kelurahan dan atau kecamatan di wilayah ini menerbitkan surat keterangan tanah untuk masyarakat. Sementara pemerintahnya sendiri tidak punya lahan apa-apa.

“Agar ironi ini tidak terus berlangsung, kita berharap Pemkab Bengkalis didukung semua pihak terkait bisa membuat kebijakan khusus. Tujuannya bagaimana agar setiap desa, kelurahan, atau kecamatan memiliki aset tanah dalam jumlah yang memadai,” kata mantan PNS ini.

Lelaki yang akrab disapa Yung Syamsul ini pun menyebut betapa perlunya sebuah desa, kelurahan dan bahkan kecamatan memiliki aset tanah.

Khusus untuk wilayah desa, keberadaan tanah milik desa itu akan sangat banyak manfaatnya. Antara lain bisa sebagai demplot untuk lahan percontohan untuk usaha tani, peternakan dan lain sebagainya.

“Kalau mau, kita bisa mencontoh desa-desa di Pulau Jawa yang memiliki tanah bengkok alias tanah kas desa. Rasanya belum terlalu terlambat kalau pemerintah daerah kita mau membuat kebijakan khusus untuk tujuan itu,” tambahnya.

“Kalau tak punya aset tanah, kewibawaan pemerintahan kita bisa jadi akan lebih rendah dibanding pribadi-pribadi rakyat yang ternyata bisa memiliki lahan puluhan atau bahkan ratusan hektare di negeri ini,’’ ujarnya.(sda)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook