Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
70 Personel Masih Disiagakan sampai 24 Juni
Sabtu, 23 Juni 2018 - 10:42 WIB > Print | Komentar
70 Personel Masih Disiagakan sampai 24 Juni
PERIKSA SUPIR: Tim gabungan saat akan me­me­­riksa supir bus yang melintas di Tugu Carano, Telukkuantan, pekan lalu. (CR7/MIRSHAL/RIAU POS)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Polresta Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) jelang Idulfitri lalu sudah menyiagakan sebanyak 70 personel sampai arus balik Idulfitri.   

Pengamanan itu berupa pelaksanaan operasi ketupat yang dimulai 7-24 Juni 2018. Operasi tersebut masuk dalam tim gabungan. Tim ini sudah terpencar di tiga titik yang sudah ditentukan sebelumnya. Tiga titik tersebut masing-masing pos pengamanan Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir, Tugu Cerano Kecamatan Kuantan Tengah dan Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik.

Ada ratusan personel yang tergabung. Untuk Polres Kuansing menurunkan 70 personel. Tim tersebut melibatkan beberapa instansi seperti Dishub, TNI, Satpol PP, Jasa Raharja, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Senkom (Rapi).

Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SH SIK melalui Kasubbag Humas AKP Lumban G T Toruan mengatakan bahwa pengamanan tersebut sudah dilakukan. Bahkan, tim gabungan sudah mengamankan beberapa sopir bus yang terindikasi menggunakan narkoba jelang Idulfitri lalu. ‘’Ada beberapa sopir truk yang kami periksa melalui tes urine. Hasilnya positif. Salah satunya sopir bus PO dari Medan menuju Bengkulu dengan penumpang 35 orang. Dari pengakuan sopir, dirinya menggunakan narkotika jenis ganja,’’ ujar Lumban.

Tim gabungan meminta kepada pengelola bus untuk mengirimkan sopir lain supaya penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke Bengkulu. Supaya tidak ada salah paham, tim memberikan pengertian kepada 35 penumpang tentang bahaya pengemudi yang menggunakan narkoba.(cr6)
KOMENTAR
Berita Update
BERPULANGNYA KHAIRUNNAS AFRIZAL, MANTAN PEMAIN PSPS
Anak yang Santun dan Rajin Puasa Sunah
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:21 wib

Plt Ketua Umum PSSI Tersangka
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:19 wib

PLN Turunkan Tarif 900 VA
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:15 wib

Korban 100 Orang, Pelaku Raup Rp3 Miliar
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:06 wib

Lokasi Debat Mulai Ditata
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:00 wib

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Soal Rekrutmen PPPK, Tunggu Instruksi Bupati

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:12 WIB

Valentine Days Bisa Dorong Generasi Berbuat Maksiat

Kamis, 14 Februari 2019 - 15:25 WIB

Empat Plt OPD Diganti

Rabu, 13 Februari 2019 - 10:47 WIB

Akibat Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat

Selasa, 12 Februari 2019 - 14:56 WIB

Serahkan Program Bantuan Sosial kepada yang Berhak

Sabtu, 09 Februari 2019 - 11:57 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us