Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Kapan Alat Peraga Kampanye Diturunkan?
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:04 WIB > Dibaca 503 kali Print | Komentar
Kapan Alat Peraga Kampanye Diturunkan?
Berita Terkait



Pak Panwaslu, kapan alat peraga kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau diturunkan. Karena tidak lama lagi, sudah memasuki masa tenang.

WA: 081372440XXX

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Panwaslu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengeluarkan surat perihal penertiban alat peraga kampanye sebelum masa tenang. Surat tersebut ditujukan kepada tim kampanye pasangan calon, partai pengusung dan tim relawan pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.


Demikian disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Inhu Akhmad Khaerudin, Kamis (21/6).

‘’Surat ini mengacu kepada tahapan kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dan akan memasuki masa tenang,’’ ujarnya.

Menurutnya, tahapan kampanye pilgub dan wagub berakhir pada 23 Juni 2018 mendatang. Sehingga sudah menjadi kewenangan bagi Panwaslu untuk mengimbau dan menertibkan alat peraga kampanye yang telah disebar di berbagai tempat selama ini.

Imbauan ini disampaikan kepada tim kampanye, LO pasangan calon, partai pengusung dan tim relawan. ‘’Ketika batas akhir penurunan alat peraga berakhir, jangan ada lagi tim kampanye hingga tim pemenangan tidak mengetahui adanya larangan alat peraga yang terpajang,’’ sebutnya.

 Alat peraga yang harus diturunkan itu sambungnya, baik yang dibuat oleh KPU maupun yang dibuat oleh pasangan calon. Di mana alat peraga yang diturunkan itu yakni di kantor-kantor partai pengusung maupun di tempat-tempat lainnya berupa baliho, umbul-umbul dan spanduk ataupun dalam bentuk yang lainnya tanpa terkecuali. Penurunan alat peraga yang harus diturunkan itu maksimal pada 23 Juli 2018. ‘’Ketika setelah 23 Juli 2018 masih ditemukan, Panwaslu akan menurunkan secara paksa,’’ tegasnya.

Selain itu sebutnya, selama masa tenang tidak melakukan kampanye, baik secara langsung maupun melalui media massa maupun media sosial. Bahkan kepada tim juga dilarang menyebarkan bahan kampanye yakni pada masa tenang mendatang. ‘’Tim juga diminta menutup akun resmi kampanye di media sosial satu hari setelah masa kampanye berakhir,’’ terangnya.(kas)


KOMENTAR
Berita Update
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Minggu, 18 November 2018 - 06:45 wib
Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace
Minggu, 18 November 2018 - 05:34 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Minggu, 18 November 2018 - 05:11 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Minggu, 18 November 2018 - 02:50 wib
Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan
Minggu, 17 November 2018 - 19:06 wib

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang
Minggu, 17 November 2018 - 13:28 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Diberlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan

Jumat, 16 November 2018 - 09:19 WIB

Kerusakan Jalan Datuk Laksamana Semakin Parah

Kamis, 15 November 2018 - 09:38 WIB

Angkat Potensi Kerang Rohil

Selasa, 25 September 2018 - 17:38 WIB

Jalan Rusak, Siswa  Terpaksa Memperbaiki

Selasa, 25 September 2018 - 16:36 WIB

Tahanan Perambah TNBT Dititipkan ke Polres

Selasa, 28 Agustus 2018 - 14:58 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us