Melihat Pedagang Meja Oshin di Pinggir Jalan
Tetap Eksis di Lokasi Pembangunan Flyover
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:45 WIB > Dibaca 319 kali Print | Komentar
 Tetap Eksis di Lokasi Pembangunan Flyover
MEWARNAI: Evi pedagang meja oshin yang berjualan di sekitar pembangunan flyover Jalan HR Soebrantas saat mewarnai meja yang dijualnya, Kamis (21/6/2018). (cr4/mirshal/Riau Pos)
Deretan meja dengan paduan warna warni masih tetap eksis di antara pembangunan flyover. Lokasi yang ditandai dengan tempat pedagang meja rendah atau yang dikenal dengan sebutan meja oshin, di Jalan HR Soebrantas tetap eksis berjualan meski harus rela digusur oleh Satpol PP.
-------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - Meja-meja rendah terhampar di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan HR Soebrantas. Selama ini di persimpangan itu menjadi pusat penjualan meja rendah yang lebih dikenal dengan nama meja oshin.

Dampak dari pembangunan jembatan layang (flyover) pedagang diharuskan pindah ke kawasan lain, namun para pedagang masih bingung harus pindah ke mana

“Saya tidak tahu harus ke mana jika digusur,” ujar Evi salah satu pedagang meja oshin kepada Riau Pos, Kamis (21/6).

Evi, salah satu pedagang yang  menggantungkan hidupnya  berjualan meja oshin mengaku, hingga kini dirinya tidak yakin jika dagangannya laris terjual jika pindah dari lokasi saat ini.

“Di sini jadi ikon tempat penjualan meja oshin,” ujarnya.

Penggusuran menjadi hal biasa yang dihadapi Evi, begitu juga pedagang lain yang menjajakan dagangannya. Pernah  Evi membuka toko berjualan meja oshin. Namun pendapatannya jauh berkurang dibandingkan jika berjualan di lokasi sebelumnya.

Saat membuka toko, Evi hanya bisa menjual satu hingga tiga meja sehari, terkadang tidak satupun meja laku terjual. Berbeda jika berjualan di bahu Jalan HR Soebrantas, dirinya mengaku para pengendara yang melintas bisa melihat meja meja oshin dengan jelas. Tak ayal mereka berhenti dan membeli.

Tahun ini, pendapatan yang diterima Evi saat Ramadan dan menjelang Idulfitri mengalami peningkatan dibandingkan hari hari biasa. “10-20 meja terjual setiap hari,” ujarnya.  

Evi mengaku belajar membuat meja ini, sebelumnya melihat pedagang dari Jambi berjualan meja meja rendah tersebut. Secara mandiri, Evi bersama suami mulai belajar membuat meja, proses belajar tidak mengalami kesulitan, karena sebelumnya dia sudah membuat tangga dari kayu sebagai mata pencariannya sebelum beralih ke meja oshin.(cr4/gem)



Laporan TIM RIAU POS, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Minggu, 18 November 2018 - 06:45 wib
Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace
Minggu, 18 November 2018 - 05:34 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Minggu, 18 November 2018 - 05:11 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Minggu, 18 November 2018 - 02:50 wib
Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan
Minggu, 17 November 2018 - 19:06 wib

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang
Minggu, 17 November 2018 - 13:28 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban

Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us