Menang atau Pulang
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:49 WIB > Dibaca 482 kali Print | Komentar
Menang atau Pulang
Mile Jedinak
SAMARA (RIAUPOS.CO)----Ini baru partai kedua Australia di babak penyisihan Grup C. Namun, bagi tim asuhan Bert van Marwijk duel kontra Denmark malam nanti di Samara Arena sudah seperti final. Jika mereka gagal lagi mencuri poin, Mile Jedinak dkk harus angkat koper dari Rusia.


Pasalnya, Socceroos, julukan timnas Australia kini masih terlunta-lunta di peringkat tiga Grup C dengan poin nol. Hasil itu mereka raih pasca takluk 1-2 di tangan Prancis pada game pertama (16/6). Prancis dan Denmark kini masing-masing berada di posisi 1 dan 2 dengan sama-sama mengumpulkan poin 3.


Gelandang Australia Aaron Moy menyatakan seluruh punggawa Australia sadar pentingnya duel kontra Denmark malam nanti. Menurutnya, tidak ada pilihan bagi negaranya selain tampil lebih terbuka dan agresif untuk membuka jalan mencuri kemenangan.


“Semua game plan sebenarnya berjalan dengan baik saat pertandingan melawan Prancis,” ucap Moy dilansir Sydney Morning Herald.


“Kami hanya perlu menyerang lebih sering. Karena itulah yang menentukan hasil akhir pertandingan. Semoga kami bisa menciptakan sebanyak mungkin peluang,” tambah pemain yang merumput di Premier League bersama Huddersfied Town tersebut.


Selain mempertajam serangan, Moy menyebut timnya punya PR besar yakni menghentikan pergerakan gelandang Denmark Christian Eriksen. Menurutnya, pemain Tottenham Hotspur tersebut adalah otak utama serangan Danish Dynamite, julukan Denmark.


Eriksen memang tidak mencetak gol dalam kemenangan 1-0 Dermark atas Peru (16/6). Namun, gol sematang wayang Denmark yang dicetak Yussuf Poulsen tidak lain adalah hasil dari assit Eriksen.


Pemain 26 tahun tersebut menjadi pemain Denmark yang paling sering melakukan sentuhan ke bola mencapai 68 kali di laga kontra Peru. Dia juga tercatat menjadi pengumpan terbanyak kedua di laga itu dengan melakukannya sampai 40 kali.


“Mungkin dia (Eriksen) memang pemain yang paling berbahaya di Denmark. Kami akan mencoba menghentikan supply bola untuknya. Kami akan melakukan itu secara kolektif,” jelas Moy.


Mantan pemain timnas Denmark, Michael Jakobsen memperingatkan Simon Kjaer dkk untuk tidak terlalu berpangku tangan kepada seorang Eriksen. Pasalnya, permainan Denmark yang terlalu berpusat ke Eriksen terlalu mudah dibaca lawan.(irr/eca)

KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Sabtu, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Sabtu, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Sabtu, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Sabtu, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Jojo Tumbangkan Ginting

Jumat, 16 November 2018 - 11:15 WIB

3 Pemain Timnas Dapat Tawaran dari Klub Luar Negeri

Kamis, 15 November 2018 - 17:00 WIB

Greysia/Apriyani Lolos ke 16 Besar

Kamis, 15 November 2018 - 13:49 WIB

Kirim 12 Atlet Ikuti Kejurnas Ski Air

Kamis, 15 November 2018 - 12:00 WIB

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu

Rabu, 14 November 2018 - 14:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini