Menang atau Pulang
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:49 WIB > Dibaca 369 kali Print | Komentar
Menang atau Pulang
Mile Jedinak
Berita Terkait
SAMARA (RIAUPOS.CO)----Ini baru partai kedua Australia di babak penyisihan Grup C. Namun, bagi tim asuhan Bert van Marwijk duel kontra Denmark malam nanti di Samara Arena sudah seperti final. Jika mereka gagal lagi mencuri poin, Mile Jedinak dkk harus angkat koper dari Rusia.


Pasalnya, Socceroos, julukan timnas Australia kini masih terlunta-lunta di peringkat tiga Grup C dengan poin nol. Hasil itu mereka raih pasca takluk 1-2 di tangan Prancis pada game pertama (16/6). Prancis dan Denmark kini masing-masing berada di posisi 1 dan 2 dengan sama-sama mengumpulkan poin 3.


Gelandang Australia Aaron Moy menyatakan seluruh punggawa Australia sadar pentingnya duel kontra Denmark malam nanti. Menurutnya, tidak ada pilihan bagi negaranya selain tampil lebih terbuka dan agresif untuk membuka jalan mencuri kemenangan.


“Semua game plan sebenarnya berjalan dengan baik saat pertandingan melawan Prancis,” ucap Moy dilansir Sydney Morning Herald.


“Kami hanya perlu menyerang lebih sering. Karena itulah yang menentukan hasil akhir pertandingan. Semoga kami bisa menciptakan sebanyak mungkin peluang,” tambah pemain yang merumput di Premier League bersama Huddersfied Town tersebut.


Selain mempertajam serangan, Moy menyebut timnya punya PR besar yakni menghentikan pergerakan gelandang Denmark Christian Eriksen. Menurutnya, pemain Tottenham Hotspur tersebut adalah otak utama serangan Danish Dynamite, julukan Denmark.


Eriksen memang tidak mencetak gol dalam kemenangan 1-0 Dermark atas Peru (16/6). Namun, gol sematang wayang Denmark yang dicetak Yussuf Poulsen tidak lain adalah hasil dari assit Eriksen.


Pemain 26 tahun tersebut menjadi pemain Denmark yang paling sering melakukan sentuhan ke bola mencapai 68 kali di laga kontra Peru. Dia juga tercatat menjadi pengumpan terbanyak kedua di laga itu dengan melakukannya sampai 40 kali.


“Mungkin dia (Eriksen) memang pemain yang paling berbahaya di Denmark. Kami akan mencoba menghentikan supply bola untuknya. Kami akan melakukan itu secara kolektif,” jelas Moy.


Mantan pemain timnas Denmark, Michael Jakobsen memperingatkan Simon Kjaer dkk untuk tidak terlalu berpangku tangan kepada seorang Eriksen. Pasalnya, permainan Denmark yang terlalu berpusat ke Eriksen terlalu mudah dibaca lawan.(irr/eca)

KOMENTAR
Berita Update

Api Menggila Sejak Dinihari Ulu Kasok Terbakar
Jumat, 20 Juli 2018 - 09:50 wib

Barang Bukti Sabu-Sabu 62,39 Gram Dimusnahkan
Jumat, 20 Juli 2018 - 09:49 wib
6 Bocah Korban Pencabulan Masih Trauma
Diduga Pelaku, Oknum Ketua RW Belum Diamankan
6 Bocah Korban Pencabulan Masih Trauma
Jumat, 20 Juli 2018 - 09:48 wib
Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi

Keberadaan BUMDes Tanjung Raya Diapresiasi
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:40 wib
PILPRES 2019
Elite PKS Protes Manuver Prabowo, Begini Komentar Gerindra
Jumat, 19 Juli 2018 - 20:00 wib

Bupati Buka Rakor Kampanye Imunisasi Campak Rubella
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:40 wib
KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Tio Pakusadewo Kecewa Sidang Putusan Ditunda Pekan Depan
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:30 wib

Diskes Siagakan Tim Medis di MTQ
Jumat, 19 Juli 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Waspadai Aceh United

Kamis, 19 Juli 2018 - 18:00 WIB

Menpora kepada Zohri: Tetap Rendah Hati dan Jangan Tergoda Perempuan
Rumah di Taman Bangsal Residence, Bonus dari Mendagri untuk Zohri
Pemenang Pacu Rayon I Tak Kunjung Terima Hadiah

Kamis, 19 Juli 2018 - 17:50 WIB

Bagaimana Perbedaan Latihan di Polandia dengan Indonesia? Ini Kata Egy
Sagang Online
loading...
Follow Us