Depan >> Berita >> Hukum >>
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
Senin, 18 Juni 2018 - 02:28 WIB > Dibaca 641 kali Print | Komentar
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus penyiraman air keras ke wajah penyidik senior KPK, Novel Baswedan hingga kini belum terungkap. Kondisi ini membuat para pegawai instansi pemberantas korupsi itu cemas.

Padahal, hari raya Idulfitri 2018 kali ini merupakan yang ketiga bagi Novel dalam kondisi mata cedera. Untuk memberikan semangat bagi Novel, Wadah Pegawai (WP) KPK datang ke kediaman Novel Baswedan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).

Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap mengatakan, kunjungannya ke Kelapa Gading sebagai bentuk dukungan ke Novel. Yudi ingin menunjukkan bahwa Novel tidak sendirian dalam proses penyembuhan matanya.

"Wadah Pegawai KPK mengunjungi Novel Baswedan sebagai wujud komitmen bahwa Novel tidak akan pernah sendirian dalam proses penyembuhan matanya dan dalam menuntut haknya sebagai korban," ujar Yudi

Berlarut-larutnya pengungkapan dalang di balik penyiraman air keras terhadap Novel merupakan simbol titik rentan perlindungan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebab pekerja KPK masih terus dibayang-bayangi kecemasan serangan balik dari para koruptor.

Selain itu tak kunjung tuntasnya kasus Novel menjadi pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum. Sebab, pelaku teror ini masih dengan enak menghirup udara bebas. "Terlepas dari fakta bahwa tahun terus berganti dan pelaku teror masih bebas di luar sana yang menjadi pekerjaan rumah yang tidak kunjung selesai," tegas Yudi.

Lebih jauh Yudi mengatakan, pengungkapan kasus penyerangan terhadap pegiat anti korupsi sangat penting dilakukan. Bahkan meninggalnya wartawan antikorupsi, Daphne Caruana Galizia saat ini tengah diawasi oleh dunia internasional supaya segera terungkap.

"Hal tersebut memberikan pelajaran bahwa upaya pengungkapan secara serius, transparan dan akuntabel perlu dilakukan atas teror terhadap penyidik KPK yang diduga berdasarkan fakta-fakta sebagai upaya untuk menghilangkan nyawa Novel Baswedan," imbuh Yudi.

"Pada akhirnya tersisa pertanyaan, sampai lebaran ke berapa lagi kasus Novel akan tuntas?" tukasnya.(sat)

Sumber: JPC
Editor: Fopin A Sinaga

KOMENTAR
Berita Update
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Minggu, 18 November 2018 - 06:45 wib
Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace
Minggu, 18 November 2018 - 05:34 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Minggu, 18 November 2018 - 05:11 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Minggu, 18 November 2018 - 02:50 wib
Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan
Minggu, 17 November 2018 - 19:06 wib

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang
Minggu, 17 November 2018 - 13:28 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Tak Langgar Hukum

Rabu, 14 November 2018 - 13:51 WIB

Murid SD Tewas Ditabrak Bus Sekolah

Rabu, 14 November 2018 - 12:06 WIB

Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK

Selasa, 13 November 2018 - 20:47 WIB

KPK Dalami Motif Pertemuan James Riady dengan Neneng Hassanah
Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK

Selasa, 13 November 2018 - 16:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us