Wonderful Indonesia
Ulama Syiah Menang, Gudang Kotak Suara Terbakar Situasi Irak Tetap Panas
Rabu, 13 Juni 2018 - 00:02 WIB > Dibaca 359 kali Print | Komentar
Ulama Syiah Menang, Gudang Kotak Suara Terbakar Situasi Irak Tetap Panas
Berita Terkait



IRAK (RIAUPOS.CO) - Ketegangan di Irak belum reda menyusul ulama Syiah Moqtada Al Sadr dinyatakan sebagai pemenang pemilu Irak. Kemenangan itu makin bertambah panas setelah gudang tempat penyimpanan kotak-kotak berisi balot (surat suara) di Baghdad pada Minggu (10/6/2018), terbakar.

Separo balot pemilih di ibu kota Irak itu tersimpan di gudang tersebut. Perdana Menteri Irak Haider Al Abadi langsung berang mendengar kabar tersebut. "Membakar gudang pemilu adalah plot untuk melukai negeri dan demokrasi di dalamnya. Kami akan mengambil langkah yang dibutuhkan untuk menindak siapa saja yang merongrong keamanan penduduk dan negara," tegas Abadi. Saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki.

Abadi kalah dari ulama Syiah Moqtada Al Sadr dalam pemilu lalu. Berdasar penyelidikan versi Abadi, alat-alat elektronik yang dipakai untuk menghitung balot tidak dicek sebelumnya dan error. Akibatnya, hasil penghitungan tidak sesuai dengan kenyataan.

Mayoritas legislator pun mendukungnya. Parlemen memerintahkan penghitungan ulang balot secara manual. Salah seorang anggota parlemen yang bakal kehilangan kursi, Salim Al Jabouri, malah mengusulkan pemilu ulang. Sebab, pasca kebakaran, penghitungan balot secara manual juga tidak akan akurat. Jabouri meyakini ada kecurangan selama pemilu.

Padahal, otoritas yang bertanggung jawab atas balot itu menegaskan bahwa kebakaran tidak berpengaruh ke penghitungan. Sebab, tidak ada kotak balot yang terbakar. Kotak penentu nasib Abadi tersebut telah diselamatkan dan dipindahkan ke lokasi yang aman.

Miru Systems, perusahaan Korea yang menyediakan alat penghitungan elektronik di Irak, menyatakan bahwa tidak ada yang salah dengan alat mereka.

"Kami telah mengecek alat yang dipakai di Irak setelah tudingan kecurangan mencuat dan mendapati tidak adanya malafungsi di alat maupun sistemnya,’’ ujar juru bicara pihak Miru System sebagaimana dilansir Reuters.(sha/c14/ano)
KOMENTAR
Berita Update
Aksi Rampas  Handphone Terekam CCTV Masjid

Aksi Rampas Handphone Terekam CCTV Masjid
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:24 wib
Dugaan Korban Di­bunuh
Ditemukan Mayat Wanita Tersangkut di Kayu
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:21 wib
CS Mal Bersama Pengunjung Ikut Donor Darah

CS Mal Bersama Pengunjung Ikut Donor Darah
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:17 wib

Kapan Alat Peraga Kampanye Diturunkan?
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:04 wib
Plt Wako: Beri Sanksi
156 ASN Tidak Hadir
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:56 wib
Berhadiah  Satu Unit Rumah dan Dua Tiket Umrah
Launching Pemindahan CFD Bersamaan Gerak Jalan Santai
Berhadiah Satu Unit Rumah dan Dua Tiket Umrah
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:54 wib

Pemudik di Pelabuhan Sungai Duku Mulai Turun
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:52 wib
Jalan Garuda Sakti Tunggu Perbaikan

Jalan Garuda Sakti Tunggu Perbaikan
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:49 wib
Melihat Pedagang Meja Oshin di Pinggir Jalan
Tetap Eksis di Lokasi Pembangunan Flyover
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:45 wib

Bioskop dan Mal Jadi Pilihan Habiskan Liburan
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:43 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Perang saat Lebaran

Senin, 18 Juni 2018 - 10:15 WIB

Korut Lanjutkan Denuklirisasi

Rabu, 13 Juni 2018 - 13:11 WIB

Usai Pertemuan, Donald Trump dan Kim Jong-un Tanda Tangani Dokumen
Indonesia Jadi Anggota DK PBB, Jusuf Kalla Minta Hak Veto Dihilangkan
Nasib Semenanjung Korea Segera Ditentukan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:21 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us