RESMI PINDAH KEMARIN
Golkar Tak Dengar Jeritan Hati Rakyat, Titiek Merapat ke Partai Berkarya
Selasa, 12 Juni 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 377 kali Print | Komentar
Golkar Tak Dengar Jeritan Hati Rakyat, Titiek Merapat ke Partai Berkarya
Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada Senin (11/6/2018), politikus senior Partai Golkar Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto, yang merupakan putri dari Presiden ke-2 Indonesia Soeharto, telah resmi pindah ke Partai Berkarya.

Dia tak kuasa berada di partai besutan Airlangga Hartarto karena tak bisa mengkritik permasalahan bangsa, khususnya mengenai ekonomi. Sejumlah partai politik lain lantas merespons mundurnya Titiek dari partai Golkar.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade, kepindahan wanita kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu ke partai besutan Tommy Soeharto patut dihargai.

"Itu hak konstitusinya Bu Titiek, pilihan beliau. Siapapun berhak berganti pilihan, termasuk hak beliau untuk pindah partai," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (12/6/2018).

Kepindahan Titiek, terangnya, menandakan bahwa partai Golkar tak dapat mengakomodasi keinginan kadernya untuk tetap mengkritik pemerintahan Jokowi. Terlebih, saat ini Golkar telah berada di gerbong pendukung pemerintahan Jokowi.

"Mba Titiek merasa Golkar tutup mata dari jeritan hati rakyat, demi mendukung Presiden Jokowi," tuturnya.

Pindahnya Titiek ke Partai Berkarya, sambungnya, sekaligus menandakan bahwa permasalahan ekonomi merupakan isu penting dari bangsa ini. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan, penyerapan lapangan pekerjaan sampai serbuan tenaga asing masih terus menjadi keprihatinan masyarakat.

"Coba tanya orang tuakalian, harga kebutuhan pokok gimana, pasti kebutuhan pokok menjerit sekarang, harga harga naik, semua naik, daya beli kami lemah, kan itu sekarang yang terjadi," sebutnya.

"Karena itu, Mba Titiek keluar dari partai Golkar pindah ke Berkarya, ya, alasannya itu, tidak bisa menyuarakan jeritan hati rakyat, bahwa Mba Titiek merasa bergabung dari Partai Golkar beliau tersandera dengan koalisi pendukung pemerintah sehingga beliau tidak bebas menyuarakan aspirasi rakyat," jelasnya.

Untuk diketahui, alasan kepindahan Titiek Soeharto disebutkannya karena dirinya gelisah mengenai permasalahan ekonomi bangsa. Dengan masih berada di partai Golkar, dia mengaku tak bisa menyuarakan permasalahan itu kepada seluruh masyarakat Indonesia. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:00 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib

Imunisasi MR Diperpanjang Hingga Bulan Oktober
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:00 wib

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Perjuangkan Kader Jadi Wakil Rakyat
FSPTI Riau Gelar Rapimda
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:26 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Formappi Sebut Pengelolaan Parpol Amburadul

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:42 WIB

Dua Kubu Sepakat Anggaran Saksi  Ditanggung APBN

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:31 WIB

Sandi Janjikan UKM  Go International

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:26 WIB

Bawaslu Masuk Pasar Kawal Hak Pilih

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:23 WIB

Kemendagri Bantah 31 Juta  Nama Tambahan untuk DPT

Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:15 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini