Minta KPK Konfirmasi Peran Partai
Selasa, 12 Juni 2018 - 11:16 WIB > Dibaca 256 kali Print | Komentar
Minta KPK Konfirmasi Peran Partai
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. (INTERNET)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peristiwa tangkap tangan yang dilakukan terhadap tiga kepala daerah sepanjang menjelang Idulfitri tahun ini menjadi pukulan telak bagi PDI Perjuangan. Sebab, tiga kepala daerah yang terjaring operasi tangkap ta­ngan (OTT) merupakan kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

Peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mengonfirmasi korelasi antara korupsi kepala daerah dan keuangan partai yang mendukungnya. Langkah itu untuk menjawab indikasi bahwa pemimpin daerah tersebut menyalahgunakan kekuasaan atas perintah atau desakan elite partai.

“Hal itu perlu dikonfirmasi,” terangnya kepada Jawa Pos (JPG), Senin (11/6).

Sebagaimana diberitakan, selama Ramadan kali ini, sebanyak tiga kepala daerah terjaring OTT KPK. Mereka pun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, Bupati Purbalingga H Tasdi, Bupati Tulungagung (nonaktif) Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar. Ketiganya merupakan kader PDIP.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan, lembaganya tidak melihat latar belakang pelaku korupsi. Apakah pelaku tersebut pengurus partai ataupun calon kepala daerah (cakada) yang bakal bertarung dalam pilkada serentak tahun ini.


“Kalau kami punya bukti, pasti akan ditindaklanjuti, siapa pun mereka dan apa latar belakangnya,” tegasnya kepada JPG.

Di sisi lain, PDI Perjuangan menyoroti penindakan yang dilakukan KPK. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya mendukung penuh pemberantasan korupsi. Selama ini partainya memberikan sanksi maksimal bagi kader yang terjaring OTT dan menjadi tersangka korupsi.

Partainya geram dan marah terhadap berbagai tindak pidana korupsi yang merupakan kejahatan kemanusian.

“Kami sudah memberikan sanksi tertinggi yang bisa kami lakukan, yaitu pemecatan seketika, tidak mendapat bantuan hukum dan mengakhiri karir politiknya,” kata dia.(tyo/lum/jpg)



KOMENTAR
Berita Update

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:00 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib

Imunisasi MR Diperpanjang Hingga Bulan Oktober
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:00 wib

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Perjuangkan Kader Jadi Wakil Rakyat
FSPTI Riau Gelar Rapimda
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:26 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Cari Solusi tanpa Elga

Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Anies Pilih Jalankan Masalah Dasar, Ketimbang Jawab Kritik di Medsos
Denda Pajak  Kendaraan  Diputihkan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:43 WIB

Penting, Imunisasi MR Fase Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Oktober
 Tentang Pentingnya Soliditas Polri di Masa Kampanye Pileg dan Pilpres
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini