Wonderful Indonesia
Minta KPK Konfirmasi Peran Partai
Selasa, 12 Juni 2018 - 11:16 WIB > Dibaca 153 kali Print | Komentar
Minta KPK Konfirmasi Peran Partai
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. (INTERNET)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peristiwa tangkap tangan yang dilakukan terhadap tiga kepala daerah sepanjang menjelang Idulfitri tahun ini menjadi pukulan telak bagi PDI Perjuangan. Sebab, tiga kepala daerah yang terjaring operasi tangkap ta­ngan (OTT) merupakan kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

Peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mengonfirmasi korelasi antara korupsi kepala daerah dan keuangan partai yang mendukungnya. Langkah itu untuk menjawab indikasi bahwa pemimpin daerah tersebut menyalahgunakan kekuasaan atas perintah atau desakan elite partai.

“Hal itu perlu dikonfirmasi,” terangnya kepada Jawa Pos (JPG), Senin (11/6).

Sebagaimana diberitakan, selama Ramadan kali ini, sebanyak tiga kepala daerah terjaring OTT KPK. Mereka pun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, Bupati Purbalingga H Tasdi, Bupati Tulungagung (nonaktif) Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar. Ketiganya merupakan kader PDIP.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan, lembaganya tidak melihat latar belakang pelaku korupsi. Apakah pelaku tersebut pengurus partai ataupun calon kepala daerah (cakada) yang bakal bertarung dalam pilkada serentak tahun ini.


“Kalau kami punya bukti, pasti akan ditindaklanjuti, siapa pun mereka dan apa latar belakangnya,” tegasnya kepada JPG.

Di sisi lain, PDI Perjuangan menyoroti penindakan yang dilakukan KPK. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya mendukung penuh pemberantasan korupsi. Selama ini partainya memberikan sanksi maksimal bagi kader yang terjaring OTT dan menjadi tersangka korupsi.

Partainya geram dan marah terhadap berbagai tindak pidana korupsi yang merupakan kejahatan kemanusian.

“Kami sudah memberikan sanksi tertinggi yang bisa kami lakukan, yaitu pemecatan seketika, tidak mendapat bantuan hukum dan mengakhiri karir politiknya,” kata dia.(tyo/lum/jpg)



KOMENTAR
Berita Update

Siapa Calon Wapres Jokowi? Simak Analisanya di Sini
Selasa, 19 Juni 2018 - 14:58 wib

Hari Pencoblosan sudah Dekat, Waspadai Politik Uang
Selasa, 19 Juni 2018 - 14:56 wib

Opick Disebut-sebut sudah Menikah Lagi
Selasa, 19 Juni 2018 - 10:33 wib
PIALA DUNIA 2018
Meksiko sudah Atur Taktik Enam Bulan Lalu untuk Taklukkan Jerman
Selasa, 18 Juni 2018 - 15:29 wib

Tak Ada Istri, Opick Sendirian Rayakan Lebaran
Selasa, 18 Juni 2018 - 14:19 wib

Komjen Iriawan Dilantik Jadi Pj Gubernur Jawa Barat
Selasa, 18 Juni 2018 - 13:16 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Kapal Terbalik di Danau Toba, Belasan Penumpang Hilang
Komjen Iriawan Dilantik Jadi Pj Gubernur Jawa Barat
Kasus Rizieq dan Sukmawati Dihentikan, Ratna Sarumpaet Protes
Kasus seperti Unri Jangan Terulang, Dosen dan Akun Medsos Harus Diawasi
Selain SP3 Rizieq Shihab, Polisi Juga Hentikan Kasus Puisi Sukmawati
Sagang Online
loading...
Follow Us