JUGA LAKUKAN PENDATAAN
Polri Sebut Kemristekdikti Boleh Saja Pantau Medsos Mahasiswa, tetapi...
Senin, 11 Juni 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 443 kali Print | Komentar
Polri Sebut Kemristekdikti Boleh Saja Pantau Medsos Mahasiswa, tetapi...
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rencana untuk mendata dan memantau media sosial para mahasiwa di Indonesia akan dilakukan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Tujuannya untuk mendeteksi mahasiswa yang terpapar paham radikal. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menilai, yang dilakukan Kemenristekdikti itu sah-sah saja. Meski begitu, pengawasan hanya dalam lingkup mahasiswa. Lain halnya dengan Polri yang mengawasi secara keseluruhan.

“Kami tidak memantau spesifik mahasiswa seperti itu. Kami memantau seluruh pengguna media sosial. Enggak tahu apakah itu mahasiswa itu atau pekerja atau siapa, tapi secara umum,” katanya.

Menurutnya, di Polri sangat banyak satuan kerja yang khusus melakukan pemantauan seperti itu, di antaranya ada Baintelkam, kemudian di Divhumas ada Cyber Troops dan di Bareskrim ada Direktorat Tindak Pidana Siber yang rutin melakukan patroli.

Menristekdikti Mohammad Nasir sebelumnya meminta rektor untuk mulai mendata nomor telepon seluler dan akun media sosial (medsos) mahasiswa sejak penerimaan mahasiswa baru.

Ditegaskannya, pendataan itu diberlakukan untuk semua kampus tanpa terkecuali. Nasir menerangkan, hal itu bertujuan sebagai bentuk pemantauan, menyusul adanya indikasi radikalisme di kampus.

Pendataan itu pun diklaim akan mempermudah monitoring yang dilakukan oleh Kemenristekdikti bersama BNPT dan BIN. Disebutkannya, pendataan melalui nomor HP dan akun medsos dilatarbelakangi oleh kasus di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung, yaitu ada beberapa mahasiswa di PTN tersebut telah terpapar radikalisme karena terpengaruh media sosial.(mg1)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk

Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:25 wib
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Diminta Mundur
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:06 wib
Fisik RSD Madani Hampir 90 Persen
Perlu Rp140 M Pengadaan Alkes
Fisik RSD Madani Hampir 90 Persen
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:00 wib

Pekerja Berhak Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Selasa, 10 Desember 2018 - 20:23 wib
KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit
Selasa, 10 Desember 2018 - 15:02 wib

1.019 Nelayan Diasuransikan
Selasa, 10 Desember 2018 - 14:00 wib

Prabowo-Sandiaga Bidik Suara Jateng
Selasa, 10 Desember 2018 - 13:50 wib
Gali Potensi  Daerah

Gali Potensi Daerah
Selasa, 10 Desember 2018 - 13:30 wib
463 Pelamar CPNS Meranti Jalani SKB

463 Pelamar CPNS Meranti Jalani SKB
Selasa, 10 Desember 2018 - 13:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

Senin, 10 Desember 2018 - 15:02 WIB

Penjagaan Pengadaan Kartu KTP-el Tak Konsisten

Sabtu, 08 Desember 2018 - 15:06 WIB

16 Jenazah Penembakan Nduga Langsung Dikirim ke Rumah Duka
Jokowi: Adanya KKB Tak Menyurutkan Membangun Infrsatruktur Papua
KSHUMI Sentil Pemerintah soal Penyebutan untuk KKB

Kamis, 06 Desember 2018 - 21:48 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us