Waspada Gepeng Penggores Mobil di Lampu Merah
Senin, 11 Juni 2018 - 14:20 WIB > Dibaca 425 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kehadiran gelandangan dan pengemis (gepeng) yang menjamur memenuhi trotoar di persimpangan jalan kini menjadi masalah sosial tersendiri. Keberadaan mereka tentu saja dikeluhkan warga. Mereka datang mengganggu dengan meminta-minta. Tak ayal para pengemis terkesan meminta dengan cara memaksa. Bahkan mereka tak segan-segan menggores mobil jika dia tidak diberi uang recehan.

Ulah pengamen, anak jalanan ini biasanya mangkal di lampu merah (traffic light) yang memang rawan tindakan kejahatan. Lampu merah yang rawan aksi gores mobil itu antara lain di Simpang Pasar Pagi Arengka dan Simpang Mal SKA.

Hal ini diakui oleh Sendy, warga Jalan Marsan Panam. Ia mengaku telah dua kali kena aksi penggoresa  mobil ini. Aksi penggoresan ini disebabkan oleh dirinya tidak membeli sesuatu yang dijajakannya.

“Saya baru sadar ketika sampai di rumah. Mobil saya tergores cukup dalam. Kelihatannya seperti digores menggunakan tutup botol,” ujar Sendi.

Peristiwa yang sama dikeluhkan oleh Hardi warga Jalan Delima. Dia biasanya memang menyisihkan uang recehan di kendaraan. Namun pada saat itu uang recehannya habis. “Mobil saya kena gores  hingga 20 centimeter. Saat saya kejar pelakunya sudah lari jauh,” sebutnya.

Dirinya meminta kepada pemerintah meminta tindakan tegas terhadap gepeng ini jangam bertindak anarkis jika mereka tidak mau memberi. ”Masyarakat serba susah, tak dikasih duit dia memaksa. Sementara pemerintah melarang memberi sedekah di pingggir jalan. Oleh sebab itu, pemerintah harus tegas dan jangan seperti ini yang terkesan membiarkan gepeng semakin marak,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Chairani SSTP MSi mengakui setelah mendapat pengaduan ini segera berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Pekanbaru, penyidik PNS dan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

“Karena setelah gepeng yang terjaring akan kami bina dan diberikan pelatihan dan keterampilan,” ujarnya.

Bagi gepeng yang berasal dari luar kota segera dipulangkan. “Mudahan adanya operasi penertiban gepeng di persimpangan jalan agar tidak lagi mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” harapnya.(gem)
KOMENTAR
Berita Update
GAMEZ FREE FIRE COMPETITION
Kompetisi eSport Berhadiah Golden Ticket Grand Final Indonesia Master 2019
Kamis, 16 Januari 2019 - 18:02 wib
Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak

Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak
Kamis, 16 Januari 2019 - 17:15 wib

Piala Adipura Diarak di Kota Bangkinang
Kamis, 16 Januari 2019 - 17:00 wib
Dewan Minta Pemkab  Perhatikan Guru Komite

Dewan Minta Pemkab Perhatikan Guru Komite
Kamis, 16 Januari 2019 - 16:30 wib
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
372 Ekor  Sapi  Dihibahkan Tahun Ini

372 Ekor Sapi Dihibahkan Tahun Ini
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
372 Ekor  Sapi  Dihibahkan Tahun Ini

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:00 WIB

Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:50 WIB

APBD Sudah Bisa Dimanfaatkan

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:00 WIB

Pemprov Rebut Lahan di Unri

Rabu, 16 Januari 2019 - 13:20 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini