Waspada Gepeng Penggores Mobil di Lampu Merah
Senin, 11 Juni 2018 - 14:20 WIB > Dibaca 356 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kehadiran gelandangan dan pengemis (gepeng) yang menjamur memenuhi trotoar di persimpangan jalan kini menjadi masalah sosial tersendiri. Keberadaan mereka tentu saja dikeluhkan warga. Mereka datang mengganggu dengan meminta-minta. Tak ayal para pengemis terkesan meminta dengan cara memaksa. Bahkan mereka tak segan-segan menggores mobil jika dia tidak diberi uang recehan.

Ulah pengamen, anak jalanan ini biasanya mangkal di lampu merah (traffic light) yang memang rawan tindakan kejahatan. Lampu merah yang rawan aksi gores mobil itu antara lain di Simpang Pasar Pagi Arengka dan Simpang Mal SKA.

Hal ini diakui oleh Sendy, warga Jalan Marsan Panam. Ia mengaku telah dua kali kena aksi penggoresa  mobil ini. Aksi penggoresan ini disebabkan oleh dirinya tidak membeli sesuatu yang dijajakannya.

“Saya baru sadar ketika sampai di rumah. Mobil saya tergores cukup dalam. Kelihatannya seperti digores menggunakan tutup botol,” ujar Sendi.

Peristiwa yang sama dikeluhkan oleh Hardi warga Jalan Delima. Dia biasanya memang menyisihkan uang recehan di kendaraan. Namun pada saat itu uang recehannya habis. “Mobil saya kena gores  hingga 20 centimeter. Saat saya kejar pelakunya sudah lari jauh,” sebutnya.

Dirinya meminta kepada pemerintah meminta tindakan tegas terhadap gepeng ini jangam bertindak anarkis jika mereka tidak mau memberi. ”Masyarakat serba susah, tak dikasih duit dia memaksa. Sementara pemerintah melarang memberi sedekah di pingggir jalan. Oleh sebab itu, pemerintah harus tegas dan jangan seperti ini yang terkesan membiarkan gepeng semakin marak,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Chairani SSTP MSi mengakui setelah mendapat pengaduan ini segera berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Pekanbaru, penyidik PNS dan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

“Karena setelah gepeng yang terjaring akan kami bina dan diberikan pelatihan dan keterampilan,” ujarnya.

Bagi gepeng yang berasal dari luar kota segera dipulangkan. “Mudahan adanya operasi penertiban gepeng di persimpangan jalan agar tidak lagi mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” harapnya.(gem)
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:43 WIB

Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:39 WIB

7 Hektare Lahan Terbakar

Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:00 WIB

Revisi Perda Tempat Hiburan

Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 WIB

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota

Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us