Wonderful Indonesia
Meningitis Bisa Dicegah
Senin, 11 Juni 2018 - 11:35 WIB > Dibaca 494 kali Print | Komentar
Meningitis Bisa Dicegah
Dokter Nurhayati.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Penyakit satu ini mungkin terbilang familiar di tengah masyarakat. Terlebih bagi para jamaah calon haji. Setiap para jamaah diwajibkan untuk imunisasi meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci Makkah. Seberapa bahayakah penyakit ini hingga perlu pencegahan dengan imunisasi?

Menurut dokter Nurhayati, penyakit tersebut memang berpotensi merenggut nyawa. Namun sebelum membahas lebih jauh, yuk kita simak dulu penjelasan tentang penyebab meningitis.

Menurut dokter berhijab ini, meningitis adalah peradangan yang terjadi pada meninges. “Yaitu selaput yang melapisi otak dan selaput yang melapisi jaringan syaraf yang ada di dalam tulang belakang,” ujarnya.

Adapun penyebab meningitis ialah dapat disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, jamur, dan keadaan non infeksi seperti neoplasma (tumor/kanker). Sedangkan penyebab utama meningitis pada anak adalah Haemophilus influenza tipe B (Hib) dan Streptococcus pneumoniae (Invasive pneumococcal disease/ IPD).

Gejala yang khas pada meningitis adalah demam, sakit kepala dan kaku kuduk. Kaku kuduk bukan hanya terasa sakit. Tetapi penderita tidak dapat menekukkan leher atau merasakan nyeri ketika dagunya di tekuk ke dadanya.

Tanda dan gejala lainya adalah photophobia (takut atau menghindari sorotan cahaya terang, red), phonophobia (takut atau terganggu dengan suara keras), mual, muntah, sering tampak kebingungan, kesusahan untuk bangun dari tidur, bahan tak sadarkan diri.

“Pada anak biasanya gejala sulit dideteksi. Karena anak tidak bisa mengutarakannya. Namun umumnya pada bayi akan tampak lemah dan pendiam (tidak aktif, red), gemetaran, muntah dan enggan menyusui. Pada pemeriksaan fisik, kulit di atas ubun-ubun bayi menjadi tegang dan ubun-ubun bisa menonjol,” sambungnya.

Menurut penelitian Arydina, dan kawan-kawan, kecurigaan meningitis terbanyak pada anak usia 1-5 tahun. Sedangkan meningitis bakteri paling banyak terjadi pada usia kurang dari 1 tahun. Hal ini juga didukung oleh penelitian observasional analitik yang dilakukan oleh Anggraini Alam, pada 2007 sampai dengan 2010 di Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung, bahwa kejadian meningitis bakterialis pada anak usia 6-18 bulan masih cukup tinggi terutama usia 6-12 bulan.

Jika tidak segera ditindak lanjuti, dampak lanjut dari meningitis yang disebabkan oleh virus umumnya tidak berbahaya. Namum meningitis yang disebabkan oleh bakteri, bisa mengakibatkan kondisi serius. Misalnya kerusakan otak, hilangnya pendengaran, kurangnya kemampuan belajar, bahkan bisa menyebabkan kematian.


KOMENTAR
Berita Update
Aksi Rampas  Handphone Terekam CCTV Masjid

Aksi Rampas Handphone Terekam CCTV Masjid
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:24 wib
Dugaan Korban Di­bunuh
Ditemukan Mayat Wanita Tersangkut di Kayu
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:21 wib
CS Mal Bersama Pengunjung Ikut Donor Darah

CS Mal Bersama Pengunjung Ikut Donor Darah
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:17 wib

Kapan Alat Peraga Kampanye Diturunkan?
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:04 wib
Plt Wako: Beri Sanksi
156 ASN Tidak Hadir
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:56 wib
Berhadiah  Satu Unit Rumah dan Dua Tiket Umrah
Launching Pemindahan CFD Bersamaan Gerak Jalan Santai
Berhadiah Satu Unit Rumah dan Dua Tiket Umrah
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:54 wib

Pemudik di Pelabuhan Sungai Duku Mulai Turun
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:52 wib
Jalan Garuda Sakti Tunggu Perbaikan

Jalan Garuda Sakti Tunggu Perbaikan
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:49 wib
Melihat Pedagang Meja Oshin di Pinggir Jalan
Tetap Eksis di Lokasi Pembangunan Flyover
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:45 wib

Bioskop dan Mal Jadi Pilihan Habiskan Liburan
Jumat, 22 Juni 2018 - 09:43 wib
Cari Berita
Ladies Terbaru
Si Healthy Food, Salad Buah

Kamis, 21 Juni 2018 - 11:16 WIB

Sensasi Retro Bercampur Scandinavian

Minggu, 10 Juni 2018 - 12:10 WIB

Bolu Gulung Selai Durian Khas Melayu

Kamis, 07 Juni 2018 - 10:50 WIB

Dandanan Wedding Anti Menor

Rabu, 06 Juni 2018 - 11:43 WIB

Penyakit Jantung Koroner Incar Siapa Saja

Senin, 04 Juni 2018 - 10:08 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us