GANTIKAN PILOT GARUDA
YLKI Khawatir Keselamatan Penumpang Garuda Terancam di Tangan TNI AU
Sabtu, 09 Juni 2018 - 19:45 WIB > Dibaca 635 kali Print | Komentar
YLKI Khawatir Keselamatan Penumpang Garuda Terancam di Tangan TNI AU
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rencana penerbang TNI AU menggantikan pilot Garuda harus disikapi dengan hati-hati oleh pemerintah. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.

Dia menyampaikan itu karena memandang pemerintah ibarat bertaruh dengan keselamatan konsumen atas kebijakan tersebut.

"Sebagai contoh, untuk menerbangkan pesawat jenis Boeing 737-800 harus mengantongi lisensi dan rating yang bisa diperoleh tiga bulan. Juga perlu waktu untuk pengenalan rute, jenis bandara dan budaya layanan yang dipersyaratkan. Tidak bisa kami bayangkan kalau pergantian pilot itu dilakukan dalam waktu sekejap," ujarnya, sebagaimana dikutip dari JPNN, Sabtu (9/6/2018).

Dia menerangka, penempatan penerbangan TNI AU sebagai pilot Garuda bisa menjadi ancaman keselamatan penumpang. Pasalnya, dia memastikan, tidak ada pilot TNI AU yang sudah memiliki Sertifikat Pelatihan Boeing 737-800.

"Itu hanya salah satu contoh saja," tegasnya.

Ancaman mogok Serikat Karyawan Garuda (Sekarda) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG), kata dia lagi, masih terus berlangsung. Belum ada titik temu antara Sekarga, APG dengan pihak managemen Garuda dan atau pemerintah. Kecuali mediasi yang dilakukan oleh Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan dengan Sekarga dan APG.

"Itu pun hasilnya tidak jelas seperti apa," jelasnya.

Lebih jauh, dia memandang pemerintah mulai panik dengan ancaman mogok itu. Salah satu bentuk kepanikannya adalah ingin melibatkan pilot TNI AU untuk menggantikan pilot Garuda yang mogok.

"Sebuah tindakan yang main hantam kromo, bahkan antiregulasi, baik regulasi nasional dan atau internasional, ICAO. Sebab antara pilot penerbangan sipil dengan penerbangan militer berbeda aturan, dan berbeda karakter," tuntasnya. (tan)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Praveen/Melati Lolos ke 16 Besar
Rabu, 26 September 2018 - 15:30 wib
Deklarator Go Prabu Tak Sekelas Agus Gumiwang

Deklarator Go Prabu Tak Sekelas Agus Gumiwang
Rabu, 26 September 2018 - 15:19 wib
Semua Daerah Rawan Politik Uang

Semua Daerah Rawan Politik Uang
Rabu, 26 September 2018 - 15:07 wib

Andalkan Semangat dan Kerja Sama Tim
Rabu, 26 September 2018 - 14:30 wib
Peternak Disarankan Buat Pakan Sendiri

Peternak Disarankan Buat Pakan Sendiri
Rabu, 26 September 2018 - 14:00 wib

Program PGN Sayang Ibu Disambut Baik Warga
Rabu, 26 September 2018 - 13:31 wib

Diana Tabrani-Neno Warisman Mengadu ke Komnas HAM
Rabu, 26 September 2018 - 13:10 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Selasa, 25 September 2018 - 18:39 WIB

Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Selasa, 25 September 2018 - 16:56 WIB

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us