Wonderful Indonesia
TERKAIT KASUS E-KTP
Soal Kedatangan Bamsoet, Politikus PPP Ini Minta Jubir KPK Bicara Faktual
Jumat, 08 Juni 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 233 kali Print | Komentar
Soal Kedatangan Bamsoet, Politikus PPP Ini Minta Jubir KPK Bicara Faktual
Juru Bicara KPK Arsul Sani. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pesan penting datang dari Anggota Komisi III DPR Arsul Sani untuk Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah.

Arsul mengingatkan Febri bertindak proporsional dan faktual dalam memberikan keterangan ke media tanpa perlu menyelipkan pesan-pesan tersembunyi untuk menunjukkan superiotas KPK.

Hal itu dikatakannya sebagai respons keterangan Febri soal kedatangan Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet ke KPK, Jumat (8/6/2018), dalam rangka memberikan keterangan terkait kasus e-KTP.

Menurutnya, Bamsoet mendatangi KPK atas inisiatif sendiri, bukan karena adanya panggilan ulang dari penyidik.

"Hasil tabayun saya, ternyata tidak ada itu panggilan baru dari KPK. Yang ada pihak Mas Bamsoet berkomunikasi dengan penyidik KPK dan memberitahukan bisa datang Jumat pagi tadi untuk memberi keterangan mengingat kegiatan di DPR sudah mulai berkurang," ujarnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menerangkan, Bamsoet tiba di KPK pukul 08.00 dan selesai memberikan keterangan pukul 09.30. Kemudian, Bamsoet memberikan keterangan pers kepada wartawan di lobi gedung KPK.

Dia menegaskan, jika faktualnya seperti itu, seharusnya Febri sebagai juru bicara KPK menyampaikan ke publik bahwa Bamsoet sudah berkomunikasi dengan penyidik dan datang atas inisiatif sendiri untuk memberi keterangan tanpa ada panggilan ulang.

“Jadi, tidak ada kesan konten penyesatan informasi dalam penjelasan yang mengarah pada pembunuhan karakter,” tuturnya.

Lebih jauh dikatakannya, dirinya sebagai anggota DPR mendukung KPK untuk tetap terus melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi terhadap siapa saja. Akan tetapi, tidak perlu kemudian ada kontroversi atau perseteruan kelembagaan akibat komunikasi publik yang tidak faktual dari lembaga penegak hukum.(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
PIALA DUNIA 2018
Meksiko sudah Atur Taktik Enam Bulan Lalu untuk Taklukkan Jerman
Senin, 18 Juni 2018 - 15:29 wib

Tak Ada Istri, Opick Sendirian Rayakan Lebaran
Senin, 18 Juni 2018 - 14:19 wib

Komjen Iriawan Dilantik Jadi Pj Gubernur Jawa Barat
Senin, 18 Juni 2018 - 13:16 wib

Mitsubishi Delica Bakal Tiru Wajah Expander?
Senin, 18 Juni 2018 - 11:17 wib
KATA MENRISTEK DIKTI
Kasus seperti Unri Jangan Terulang, Dosen dan Akun Medsos Harus Diawasi
Senin, 18 Juni 2018 - 10:47 wib
CATATAN DAHLAN ISKAN
Perang saat Lebaran
Senin, 18 Juni 2018 - 10:15 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Bos CT Corp Chairul Tanjung Jadi Incaran sebagai Cawapres
Elite PKS Ini Tak Setuju Istilah Ulama Non-MUI

Senin, 18 Juni 2018 - 00:52 WIB

Yoyok :  Mantapkan Konsolidasi dan Sosialisasi Pasangan AYO
Gerindra Sebut SBY-Prabowo Bakal Bertemu, Demokrat Membantah
Jangan Sekarang, Bikin Kacau

Sabtu, 16 Juni 2018 - 16:21 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us