Wonderful Indonesia
PILPRES 2019
Kata Pengamat, Langkah Demokrat Dimatikan dengan Pertemuan Prabowo-Puan
Jumat, 08 Juni 2018 - 19:50 WIB > Dibaca 1085 kali Print | Komentar
Kata Pengamat, Langkah Demokrat Dimatikan dengan Pertemuan Prabowo-Puan
Prabowo Subianto dan Agus Harimurti Yudhoyono. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Beragam spekulasi lahir dari rencana pertemuan Ketua DPP PDIP nonaktif, Puan Maharani dan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto.

Adapun kalangan pengamat hingga politikus di Indonesia juga angkat bicara terkait rencana pertemuan itu. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, baginya, ada pesan lain dalam pertemuan Puan dan Prabowo.

Dia menyebut, spekulasi tentang Puan yang ingin merayu Prabowo menjadi Cawapres petahana Joko Widodo dirasa terlalu sederhana oleh Pangi.

"Saya pikir bukan membahas merayu Prabowo jadi Cawapres Jokowi, melainkan bagaimana Pak Prabowo bertugas mematikan langkah politik Demokrat yang sedang mengintervensi dan menginisiasi terbentuknya embrio poros ketiga," katanya, sebagaimana dikutip dari RMOL, Jumat (8/6/2018).

Memang, Demokrat memang tengah menyusun strategi membuat poros ketiga yang rencananya akan diberi nama Koalisi Kerakyatan. Sang Ketua Umum, Susilo Bambang Yudhoyono tengah menawarkan konsep kepada parpol lain agar bisa ikut bergabung dalam koalisi yang bakal mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2019.

Namun, sejauh ini belum jelas apakah putra sulung SBY itu akan dipasang sebagai capres atau cawapres. Yang pasti tokoh muda yang pernah terjun sebagai Cagub DKI itu yang "dijual" apabila Koalisi Kerakyatan itu terbentuk.

Pangi menuturkan, menurutnya, PDIP sudah membaca pola-pola SBY ini. Jokowi pun sudah ambil ancang-ancang karena mulai merasa terancam.

"Karena terus terang pak Jokowi enggak suka, sebab bisa jadi ancaman apabila 50 persen plus 1 dalam teori demokrasi enggak tercapai. Sekarang poros ketiga berpotensi mengancam pak Jokowi," terangnya.

"Oleh karena itu boleh jadi Puan minta bagaimana Prabowo tetap maju sebagai capres head to head dengan Jokowi, namun segera closing atau mengakuisisi PKS, PAN dan PKB, sehingga Partai Demokrat mengalami patahan di tengah jalan membentuk poros ketiga," tuntasnya. (sam)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Kabupaten Siak
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Sabtu, 23 Juni 2018 - 15:29 wib
Kabupaten Rokan Hulu
SK 20 Pjs Kades Persiapan Diteken
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:37 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Pjs Bupati Pimpin Rapat Pemantau Pilkada
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:21 wib

Polisi Berhentikan Bus AKAP
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:11 wib
Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T

Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T
Sabtu, 23 Juni 2018 - 13:09 wib
OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan

OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:34 wib
Aktivitas Pasar Perawang  Kembali Normal

Aktivitas Pasar Perawang Kembali Normal
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:27 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Sekda Kukuhkan Pengurus HSNI Pelangiran
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:16 wib
Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas

Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:14 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
’’Infrastruktur” Kata Paling Sering Disebut

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:20 WIB

Perang Gagasan Majukan Riau

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:04 WIB

Wardan di Keritang, Rosman Zona 1, Ramli di Utara
Lusa, Surat Suara Didistribusikan ke TPS

Sabtu, 23 Juni 2018 - 09:39 WIB

Survei Lamda Indonesia, Firdaus-Rusli Tertinggi

Jumat, 22 Juni 2018 - 13:51 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us