Depan >> Berita >> Hukum >>
DARI DUA KASUS KORUPSI
Keuangan Negara Sebesar Rp221 Miliar Berhasil Dipulihkan KPK
Jumat, 08 Juni 2018 - 17:50 WIB > Dibaca 325 kali Print | Komentar
Keuangan Negara Sebesar Rp221 Miliar Berhasil Dipulihkan KPK
Juru Bicara KPK Febri Diansyah.(JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Uang negara sebesar Rp221 miliar dari dua kasus yang telah berkekuatan hukum tetap telah dikembalikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedua perkara itu, yakni perkara korupsi e-KTP dan suap mantan Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono.

"Unit kerja labuksi telah melaksanakan penyetoran ke kas negara melalui Biro Renkeu KPK sebagai bagian usaha besar melakukan asset recovery (pemulihan asset) dari dua perkara yang telah berkekuatan hukum tetap," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (8/6/2018).

Pemulihan aset itu, terangnya, merupakan bagian dari pemasukan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dari hasil kejahatan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Adapun aset yang telah dikembalikan itu berupa uang rampasan negara, uang denda, dan uang pengganti. Diterangkannya, pemulihan itu berasal dari perkara korupsi e-KTP dengan terpidana Irman dan Sugiharto yang diputus berdasarkan putusan MA Nomor 430 K/Pid.Sus/2018 tanggal 30 April 2018.

Kata dia, Irman telah melunasi kewajiban membayar uang denda sebesar Rp500.000.000 serta uang pengganti sebesar USD 500.000 dan Rp1.000.000.000. Seluruhnya telah disetorkan ke kas negara.

Di sisi lain, untuk uang rampasan yang disetor dari perkara kedua mantan pejabat Kemendagri itu adalah Rp206.667.361.241,10. Nominal itu masih belum keseluruhan sebab Sugiharto baru menyetor uang pengganti USD 400.000 dan Rp310.000.000.

Dia menyebut, Sugiharto masih dalam proses pelunasan. Di samping itu, perkara berikutnya adalah eks Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono yang diputus berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat Nomor 2/Pid.Sus/TPK/2018/PN.Jkt.Pst tanggal 16 Mei 2018, telah dibayar pula denda sebesar Rp300.000.000. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Pelaku Gembos Ban Diringkus Usai Curi Tas Guru
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:35 wib
Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi

Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:32 wib
Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019

Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:26 wib

Masyarakat Diminta Sukseskan TMMD
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:23 wib
Plaza Sukaramai Dijanjikan Beroperasi Mei 2019
Sebelum Beroperasi, Semua Masalah Harus Selesai
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:14 wib
Personel Lanud  RSN Dites Urine

Personel Lanud RSN Dites Urine
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:07 wib
Lima Puskesmas Belum Terakreditasi

Lima Puskesmas Belum Terakreditasi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:06 wib
Polsek Payung Sekaki
Lagi, Barang Bukti Sabu 22,27 Gram Dimusnahkan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:03 wib
Omzet Penjual Ayam Turun

Omzet Penjual Ayam Turun
Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:11 wib

Program Ikkon Kembangkan 4 Sektor
Selasa, 15 Oktober 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sebar Hoaks, Ratna Terancam 10 Tahun Penjara

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 13:41 WIB

Wali Kota Pa­suruan Diduga Terima Fee Rp230 Juta

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 13:29 WIB

OTT KPK Terancam Terhambat

Minggu, 30 September 2018 - 14:14 WIB

Diana Tabrani-Neno Warisman Mengadu ke Komnas HAM

Rabu, 26 September 2018 - 13:10 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us