Depan >> Berita >> Hukum >>
POLEMIK RKUHP
Polri dan Kejagung Belum Seutuhnya Diandalkan Berantas Korupsi, Alasannya...
Kamis, 07 Juni 2018 - 16:00 WIB > Dibaca 307 kali Print | Komentar
Polri dan Kejagung Belum Seutuhnya Diandalkan Berantas Korupsi, Alasannya...
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polri dan Kejasaan Agung (Kejagung) belum mampu memberantas korupsi di Indonesia. Penilaian itu datang dari Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Manager Nasution.

Karena itu, imbuhnya, jika pembahasan Tipikor masuk ke dalam RKUHP, Manager menilai akan timbul masalah baru dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Kalau dia masuk ke dalam RKUHP maka kehilangan lex spesialis (tindak pidana khusus). Sampai sekarang, kami masih meyakini lembaga kepolisian dan kejaksaan belum seutuhnya kami andalkan membahas korupsi," ujarnya di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).

Dibentuknya lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terangnya, merupakan bentuk khusus terhadap masalah korupsi di Indonesia. Pasalnya, pada 2018 ini sudah banyak kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan KPK.

"Suasana indeks korupsi kami kan masih masif, bulan Ramadan ini saja KPK masih ada OTT," jelasnya.

Dia menilai, jika aturan Tipikor masuk ke dalam RKUHP, unsur tidak pidana khususnya menjadi hal biasa. Sebab, Polri dan Kejagung mempunyai kewenangan penuh untuk turun membersihkan pelaku korupsi.

"Kalau bisa diandalkan ngapain kita buat UU Tipikor, kami buat lembaga KPK. Karena itu kami bikin lembaga khusus yang menangani Tipikor," paparnya.

Karena itu, mantan Komisiner Komnas HAM tersebut menganggap meminta Presiden dan DPR untuk tidak memasukan aturan Tipikor ke dalam RKUHP.

"Kalau dia masuk ke KUHP maka kehilangan lex spesialis," tutupnya. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Terjatuh, Korban Jambret Koma

Terjatuh, Korban Jambret Koma
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:59 wib
Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua  Kecamatan Dimatikan

Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua Kecamatan Dimatikan
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:48 wib
Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan

Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:47 wib
Deadline Tinggal Sepekan,  Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Pekanbaru Job Expo
Deadline Tinggal Sepekan, Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:38 wib
Belasan Pelajar  Rebut  Beasiswa S1 ke Maroko

Belasan Pelajar Rebut Beasiswa S1 ke Maroko
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:20 wib
Oknum Satpam Dipolisikan Usai Lecehkan Bocah 12 Tahun

Oknum Satpam Dipolisikan Usai Lecehkan Bocah 12 Tahun
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:15 wib
Dinas Diminta Bertanggungjawab
Sabtu dan Ahad Sampah Menumpuk di Mana-mana
Senin, 20 Agustus 2018 - 08:48 wib
Vinculos Indonesia 2018
Tontonan Bergizi
Senin, 19 Agustus 2018 - 20:58 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Luna Maya dan Cut Tari Tetap Tersangka

Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:12 WIB

Zulkifli Tertawa Ditanya Emas Batangan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:33 WIB

Pelaku Aborsi Dipindahkan ke Polresta

Senin, 30 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tim Khusus Dibentuk Polri untuk Usut Laporan Eks Danjen Kopassus
Adik Kandung Ketua MPR Membisu saat Tiba di Gedung KPK
Sagang Online
loading...
Follow Us