Depan >> Berita >> Hukum >>
POLEMIK RKUHP
Polri dan Kejagung Belum Seutuhnya Diandalkan Berantas Korupsi, Alasannya...
Kamis, 07 Juni 2018 - 16:00 WIB > Dibaca 388 kali Print | Komentar
Polri dan Kejagung Belum Seutuhnya Diandalkan Berantas Korupsi, Alasannya...
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polri dan Kejasaan Agung (Kejagung) belum mampu memberantas korupsi di Indonesia. Penilaian itu datang dari Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Manager Nasution.

Karena itu, imbuhnya, jika pembahasan Tipikor masuk ke dalam RKUHP, Manager menilai akan timbul masalah baru dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Kalau dia masuk ke dalam RKUHP maka kehilangan lex spesialis (tindak pidana khusus). Sampai sekarang, kami masih meyakini lembaga kepolisian dan kejaksaan belum seutuhnya kami andalkan membahas korupsi," ujarnya di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).

Dibentuknya lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terangnya, merupakan bentuk khusus terhadap masalah korupsi di Indonesia. Pasalnya, pada 2018 ini sudah banyak kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan KPK.

"Suasana indeks korupsi kami kan masih masif, bulan Ramadan ini saja KPK masih ada OTT," jelasnya.

Dia menilai, jika aturan Tipikor masuk ke dalam RKUHP, unsur tidak pidana khususnya menjadi hal biasa. Sebab, Polri dan Kejagung mempunyai kewenangan penuh untuk turun membersihkan pelaku korupsi.

"Kalau bisa diandalkan ngapain kita buat UU Tipikor, kami buat lembaga KPK. Karena itu kami bikin lembaga khusus yang menangani Tipikor," paparnya.

Karena itu, mantan Komisiner Komnas HAM tersebut menganggap meminta Presiden dan DPR untuk tidak memasukan aturan Tipikor ke dalam RKUHP.

"Kalau dia masuk ke KUHP maka kehilangan lex spesialis," tutupnya. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
GAMEZ FREE FIRE COMPETITION
Kompetisi eSport Berhadiah Golden Ticket Grand Final Indonesia Master 2019
Kamis, 16 Januari 2019 - 18:02 wib
Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak

Masyarakat Keluhkan Banyak Jalan Rusak
Kamis, 16 Januari 2019 - 17:15 wib

Piala Adipura Diarak di Kota Bangkinang
Kamis, 16 Januari 2019 - 17:00 wib
Dewan Minta Pemkab  Perhatikan Guru Komite

Dewan Minta Pemkab Perhatikan Guru Komite
Kamis, 16 Januari 2019 - 16:30 wib
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
372 Ekor  Sapi  Dihibahkan Tahun Ini

372 Ekor Sapi Dihibahkan Tahun Ini
Kamis, 16 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Idrus Didakwa Terima Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:54 WIB

Apa Kabar Pengusutan Dana Hibah Rp120 Miliar Pemko Pekanbaru?
Lima Kades di Rohul Diperiksa Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 18:00 WIB

Bupati Meranti Dituding Penjahat Kelamin

Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:55 WIB

Siapa di Balik BBP, Kreator Hoaks Surat Suara?

Kamis, 10 Januari 2019 - 10:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini