Pernak-pernik Menyambut Hari Raya Idul Fitri
Motif Shabby Chic Paling Diburu
Kamis, 07 Juni 2018 - 11:02 WIB > Dibaca 1409 kali Print | Komentar
Motif Shabby Chic Paling Diburu
Pernak-Pernik: Pedagang aneka keramik Eno menyusun berbagai jenis keramik shabby chic yang mendekati Hari Raya Idul Fitri mulai mengalami peningkatan penjualan di Pasar Bawah Pekanbaru, Selasa (5/6/2018). CF1/MIRSHAL/RIAU POS
Jelang Idul Fitri, berbagai perabotan rumah tangga dari keramik dengan motif shabby chic masih menjadi daya tarik para pengunjung di Pasar Wisata Pasar Bawah Pekanbaru. Toples ini diburu pembeli sehingga penjualnya pun meraih omzet yang sangat besar.
--------------------------------------------------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - Pantauan Riau Pos, Selasa (5/6), salah satu toko di lantai dua  Pasar Wisata Pasar Bawah, terlihat ramai didatangi pengunjung khususnya wanita yang asyik melihat dan memegangi berbagai peralatan rumah tangga yang terbuat dari keramik berwarna merah muda dan bermotif bunga mawar atau dikenal dengan shabby chic
.

Warga Jalan Hangtuah, Salsabila mengatakan, ia baru kali ini membeli toples kue dengan motif shabby chic. “Kalau umumnya kan toples kue dengan keramik kaca yang polos biasa saja, jadi saya mau toples kue yang berbeda. Shabby chic ini cantik karena dia dari keramik dengan motif bunga-bunga, cocok untuk pemanis ruang tamu,” ungkap Salsabila.

Enorusmadi, pedagang aneka keramik shabby chic  mengatakan, kalau jelang Idul Fitri ini tempatnya ramai di kunjungi khususnya wanita untuk membeli toples shabby chic yang langsung ia impor dari Cina.

“Di sini cuma saya pusatnya berbagai peralatan rumah tangga dengan motif shabby chic. Kalau jelang Idul Fitri, motif ini yang masih jadi minat ibu-ibu. Terutama untuk toples kue Idul Fitri, rata-rata pembeli ambilnya langsung satu set. Supaya di atas meja bisa satu motif semuanya,” ujarnya.

Dengan berwarna dominan merah muda dengan motif bunga mawar dan rose merupakan ciri yang dimiliki motif shabby chic. Walaupun motif ini sudah dikenal sejak tiga tahun lalu, namun peminat dari pecinta motif ini tidak pernah berkurang. Eno mengaku, dalam sebulan Ramadan ia biasa meraih omzet penjualan sampai Rp100 juta.

“Kalau di Ramadan, peningkatan pembelian sampai 100 persen, itu bisa sampai Rp100 juta lebih. Itu baru dari penjualan offline atau langsung di toko seperti ini. Belum dari penjualan online,” ujarnya.


KOMENTAR
Berita Update
SEPAKBOLA ASIAN GAMES 2019
Kalah dari Palestina Tak Menutup Peluang Indonesia, Asal...
Kamis, 16 Agustus 2018 - 01:07 wib
REKRUTAN BARU DI BERNABEU
Vinicius Akan Jadi Bintang Madrid
Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:52 wib
BALAI BAHASA DIGELAR BENGKEL SASTRA DI SIAK
Agar Siswa Paham Dunia Literasi dan Musikalisasi Puisi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:50 wib

KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau
Kamis, 15 Agustus 2018 - 18:30 wib
Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap

Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap
Kamis, 15 Agustus 2018 - 18:00 wib
59 Pejabat Administrator Dilantik

59 Pejabat Administrator Dilantik
Kamis, 15 Agustus 2018 - 17:00 wib

Bupati Apresiasi Peserta Perkemahan
Kamis, 15 Agustus 2018 - 16:30 wib

MMKSI Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018
Kamis, 15 Agustus 2018 - 16:30 wib
September, 2.500 Ha Jagung Ditanam

September, 2.500 Ha Jagung Ditanam
Kamis, 15 Agustus 2018 - 16:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
35.153 Anak Telah Divaksin MR

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:23 WIB

Dishub Batal Mediasi Driver dengan Go-Jek

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:59 WIB

Tolak Murai Batu Jadi Satwa Dilindungi

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:52 WIB

Girder Flyover SKA Beton, Pasar Pagi Arengka Baja

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:46 WIB

Gelar Raker, Angkat Tema Revolusi Industri 4.0

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:27 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us