Pernak-pernik Menyambut Hari Raya Idul Fitri
Motif Shabby Chic Paling Diburu
Kamis, 07 Juni 2018 - 11:02 WIB > Dibaca 1795 kali Print | Komentar
Motif Shabby Chic Paling Diburu
Pernak-Pernik: Pedagang aneka keramik Eno menyusun berbagai jenis keramik shabby chic yang mendekati Hari Raya Idul Fitri mulai mengalami peningkatan penjualan di Pasar Bawah Pekanbaru, Selasa (5/6/2018). CF1/MIRSHAL/RIAU POS
Jelang Idul Fitri, berbagai perabotan rumah tangga dari keramik dengan motif shabby chic masih menjadi daya tarik para pengunjung di Pasar Wisata Pasar Bawah Pekanbaru. Toples ini diburu pembeli sehingga penjualnya pun meraih omzet yang sangat besar.
--------------------------------------------------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - Pantauan Riau Pos, Selasa (5/6), salah satu toko di lantai dua  Pasar Wisata Pasar Bawah, terlihat ramai didatangi pengunjung khususnya wanita yang asyik melihat dan memegangi berbagai peralatan rumah tangga yang terbuat dari keramik berwarna merah muda dan bermotif bunga mawar atau dikenal dengan shabby chic
.

Warga Jalan Hangtuah, Salsabila mengatakan, ia baru kali ini membeli toples kue dengan motif shabby chic. “Kalau umumnya kan toples kue dengan keramik kaca yang polos biasa saja, jadi saya mau toples kue yang berbeda. Shabby chic ini cantik karena dia dari keramik dengan motif bunga-bunga, cocok untuk pemanis ruang tamu,” ungkap Salsabila.

Enorusmadi, pedagang aneka keramik shabby chic  mengatakan, kalau jelang Idul Fitri ini tempatnya ramai di kunjungi khususnya wanita untuk membeli toples shabby chic yang langsung ia impor dari Cina.

“Di sini cuma saya pusatnya berbagai peralatan rumah tangga dengan motif shabby chic. Kalau jelang Idul Fitri, motif ini yang masih jadi minat ibu-ibu. Terutama untuk toples kue Idul Fitri, rata-rata pembeli ambilnya langsung satu set. Supaya di atas meja bisa satu motif semuanya,” ujarnya.

Dengan berwarna dominan merah muda dengan motif bunga mawar dan rose merupakan ciri yang dimiliki motif shabby chic. Walaupun motif ini sudah dikenal sejak tiga tahun lalu, namun peminat dari pecinta motif ini tidak pernah berkurang. Eno mengaku, dalam sebulan Ramadan ia biasa meraih omzet penjualan sampai Rp100 juta.

“Kalau di Ramadan, peningkatan pembelian sampai 100 persen, itu bisa sampai Rp100 juta lebih. Itu baru dari penjualan offline atau langsung di toko seperti ini. Belum dari penjualan online,” ujarnya.


KOMENTAR
Berita Update
Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu

Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:32 wib
OPD Diminta Segera  Laksanakan Kegiatan

OPD Diminta Segera Laksanakan Kegiatan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:15 wib

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Pembangunan Roro  di Insit Hampir Rampung

Pembangunan Roro di Insit Hampir Rampung
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:15 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Jumat, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dokter Muda Come Unri Bersama Puskesmas Minas Gelar Kegiatan Rabies
Divonis Hakim MA Dua Tahun Penjara, Dirops PT PDB Masih Bebas
Keberadaan DPO Jambret Ditelusuri

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:15 WIB

Dipergoki, Pelaku Curas Ancam Korban

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:10 WIB

BPKAD Sudah Perbaiki APBD Murni

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini